Kasus Kanker Tinggi di Yogyakarta dan Sumatera, Pengaruh Makanan Enak?

M. Reza Sulaiman, Firsta Nodia

Kamis, 31 Januari 2019 | 19:13 WIB
Kasus Kanker Tinggi di Yogyakarta dan Sumatera, Pengaruh Makanan Enak?
Yogyakarta dan Sumatera tinggi kasus kanker, pengaruh makanan enak? (Pixabay/PDPics)

Suara.com - Kasus Kanker Tertinggi di Yogyakarta dan Sumatera, Pengaruh Makanan Enak?

Berdasarkan data Riskesdas, prevalensi kanker di Indonesia mengalami peningkatan dari 1,4 kasus per 1.000 penduduk di tahun 2013 menjadi 1,79 kasus per 1.000 penduduk pada tahun 2018.

Prevalensi kanker tertinggi menurut Riskesdas 2018 adalah provinsi DI Yogyakarta dengan 4,5 kasus per 1.000 penduduk, diikuti Sumatera Barat 2,47 per 1.000 penduduk dan Gorontalo dengan 2,44 kasus per 1.000 penduduk.

Disampaikan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan, dr. Anung Sugihantono, ada beberapa alasan yang menyebabkan ketiga provinsi tersebut memiliki prevalensi tertinggi.

Salah satunya, kata Anung, meningkatnya akses terhadap pelayanan kesehatan membuat penderita kanker lebih mudah terdeteksi dan mendapat tata laksana pengobatan sesuai indikasi.

"Ini data dari fasilitas kesehatan, sehingga mungkin aksesibilitas bisa jadi alasan kenapa kasus kanker semakin banyak yang terdeteksi. Apalagi di era JKN orang lebih mudah berobat ke fasilitas kesehatan, ketika terdeteksi pun biaya ditanggung BPJS Kesehatan," ujar Anung dalam temu media di Kementerian Kesehatan, Kamis (31/1/2019).

Alasan lainnya, kata Anung, bisa jadi karena pola makan masyarakat di daerah tersebut cenderung memicu masalah kesehatan. Seperti kita ketahui Yogyakarta terkenal dengan kulinernya yang lezat seperti gudeg dan Sumatera Barat terkenal dengan makanan khasnya berupa rendang yang kaya lemak.

Kemenkes sebut faktor makanan sebuah daerah turut berperan dalam peningkatan risiko kanker. (Suara.com/Firsta Nodia)
Kemenkes sebut faktor makanan sebuah daerah turut berperan dalam peningkatan risiko kanker. (Suara.com/Firsta Nodia)

"Sumatera Barat, Yogyakarta, Gorontalo itu tempat yang makanannya enak. Di Padang cari sayur susah. Ini jadi faktor pelengkap satu sama lain. Tidak bisa dikatakan makanan enak berisiko kanker, bukan. Tapi makanan enak dan pola hidup tidak seimbang itu bisa memicu kanker kolorektal. Makanan enak kan dimasaknya belum tentu sehat," ujar dia.

Mengenai jenis kanker yang paling banyak diidap masyarakat Indonesia, Anung menjelaskan bahwa pada laki-laki kasusnya berbeda. Pada laki-laki misalnya kanker paru menempati urutan pertama disusul kanker hati. Sementara pada kaum hawa kanker payudara masih menempati urutan tertinggi disusul kanker rahim.

baca juga

Untuk pencegahan dan pengendalian kanker di Indonesia, khususnya kanker payudara dan Ieher rahim, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan kata Anung, telah meIakukan berbagai upaya antara lain deteksi dini kanker payudara dan kanker Ieher rahim pada perempuan usia 30-50 tahun dengan menggunakan metode Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS) untuk payudara dan lnspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) untuk Ieher rahim.

"Selain upaya diatas, Kementerian Kesehatan juga mengembangkan program penemuan dini kanker pada anak, pelayanan paliatif kanker, deteksi dini faktor risiko kanker paru, dan sistem registrasi kanker nasional," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Idap Kanker Paru, Sutopo BNPB Punya Pesan Menohok untuk Para Perokok

Idap Kanker Paru, Sutopo BNPB Punya Pesan Menohok untuk Para Perokok

Health | Kamis, 31 Januari 2019 | 18:46 WIB

Dokter Sebut Tak Semua Kanker Prostat Harus Dioperasi, Ini Alasannya

Dokter Sebut Tak Semua Kanker Prostat Harus Dioperasi, Ini Alasannya

Health | Kamis, 31 Januari 2019 | 19:00 WIB

Kena Kanker Penis, Apakah Mr P Pria Harus Diamputasi?

Kena Kanker Penis, Apakah Mr P Pria Harus Diamputasi?

Health | Kamis, 31 Januari 2019 | 16:02 WIB

Stigma Soal Kejantanan Bikin Penyakit Kanker Pria Semakin Parah

Stigma Soal Kejantanan Bikin Penyakit Kanker Pria Semakin Parah

Health | Kamis, 31 Januari 2019 | 15:07 WIB

Dukung Pengembangan Pendidikan, Indosat Ooredoo Donasikan Komputer

Dukung Pengembangan Pendidikan, Indosat Ooredoo Donasikan Komputer

Tekno | Rabu, 30 Januari 2019 | 12:03 WIB

Terkini

Kebakaran Hebat di Kalimalang Bekasi: Lapak Palet Ludes, Api Merembet ke Bangunan Warga

Kebakaran Hebat di Kalimalang Bekasi: Lapak Palet Ludes, Api Merembet ke Bangunan Warga

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:52 WIB

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:45 WIB

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 16:41 WIB

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:38 WIB

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:36 WIB

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:32 WIB

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:30 WIB

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 16:27 WIB

Pasar Otomotif China Diprediksi Minus pada 2027 Bos Geely Fokus Genjot Ekspor

Pasar Otomotif China Diprediksi Minus pada 2027 Bos Geely Fokus Genjot Ekspor

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 16:25 WIB

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:16 WIB

×