Gara-gara Manicure, Jari Wanita Ini Alami Infeksi hingga Diamputasi

Vika Widiastuti | Suara.com

Selasa, 12 Februari 2019 | 19:25 WIB
Gara-gara Manicure, Jari Wanita Ini Alami Infeksi hingga Diamputasi
Ilustrasi perawatan kuku. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Bukannya mendapatkan kuku yang cantik, wanita ini justru harus kehilangan ujung jarinya karena diamputasi

Wanita bernama Stella Falcone itu mengatakan, tangannya terinfeksi bakteri karena terluka kecil ketika dia melakukan manicure di Melbourne.

Ia lantas pergi ke rumah sakit dan harus menjalani beberapa hari operasi yang mengakibatkan bagian atas jarinya diamputasi untuk menghentikan penyebaran infeksi.

"Aku menjalani lima kali operasi dalam enam hari, dan akhirnya aku kehilangan bagian atas jariku," ungkapnya kepada A Current Affair dilansir HiMedik dari The Sun.

"Peralatan di salon kuku itu tidak disterilkan," imbuhnya.

Dia sekarang menggugat salon kuku, dan telah muncul bahwa sejumlah wanita lain juga memiliki pengalaman serupa usai merawat kuku mereka.

Salah satunya adalah seorang wartawan Current Affair Alex Bernhardt yang menderita infeksi di sikunya setelah mendapatkan luka saat manicure.

Alex didiagnosis menderita sepsis radang kandung lendir dan harus menghabiskan tiga hari di rumah sakit dengan antibiotik intravena.

Dia nyaris menghindari operasi, dan mengatakan infeksi awalnya terlihat ketika dia mewawancarai mantan bos Asosiasi Medis Australia, Wentworth MP Profesor Kerryn Phelp.

Profesor Phelps melihat luka di jari Alex setelah ia manicure dan berkata dia harus mencari bantuan medis. Yang mengejutkan adalah tenaga medis itu juga mengkonfirmasi bahwa infeksi tersebut kemungkinan disebabkan oleh salon kuku.

"Tidak ada yang menyarankan salon kuku dapat menyamai tingkat sterilisasi yang sama dengan rumah sakit besar," kata Alex.

"Tapi tentu saja ada peningkatan permintaan untuk tingkat kebersihan yang lebih tinggi di industri ini."

Setelah ia membagikan kisahnya, banyak wanita datang dengan pengalaman menyakitkan mereka. Rita Pavlis yang berbasis di Melbourne mengatakan sebagian jarinya harus dibuang setelah manicure.

"Aku kehilangan kukuku dan mereka mengiris jariku, beruntung ada ahli bedah plastik, dan mereka harus mengeluarkan semua racun yang ada di sana," katanya.

Namun, pemilik salon menuduh Alex mengarang cerita dan menyatakan bahwa salon kukunya bersih.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hii, Kaki Bocah Ini Terancam Diamputasi karena Gigitan Serangga!

Hii, Kaki Bocah Ini Terancam Diamputasi karena Gigitan Serangga!

Health | Selasa, 29 Januari 2019 | 18:10 WIB

Perhatikan Nutrisi pada Makanan untuk Dapatkan Rambut dan Kuku Indah

Perhatikan Nutrisi pada Makanan untuk Dapatkan Rambut dan Kuku Indah

Lifestyle | Senin, 14 Januari 2019 | 18:20 WIB

Mobile Nail Art Printer, Mesin yang Bikin Kuku Cantik dalam Waktu Singkat

Mobile Nail Art Printer, Mesin yang Bikin Kuku Cantik dalam Waktu Singkat

Health | Rabu, 09 Januari 2019 | 09:18 WIB

Cek Kesehatan dan Risiko Penyakit Lewat Kuku, Begini Caranya

Cek Kesehatan dan Risiko Penyakit Lewat Kuku, Begini Caranya

Health | Jum'at, 28 Desember 2018 | 11:09 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB