Banyak Nyamuk, Ini Tips untuk Menggunakan Penolak Serangga Pada Anak

M. Reza Sulaiman

Selasa, 19 Februari 2019 | 19:00 WIB
Banyak Nyamuk, Ini Tips untuk Menggunakan Penolak Serangga Pada Anak
Gunakan obat penolak serangga anti nyamuk, ini tipsnya. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak Nyamuk, Ini Tips untuk Menggunakan Penolak Serangga Pada Anak

Musim hujan ditandai dengan banyaknya nyamuk yang berkeliaran. Agar anak tak digigit nyamuk, orang tua sering menggunakan penolak serangga berupa spray atau lotion.

Demi keamanan, anak sebaiknya tidak mengoleskan sendiri penolak serangga yang digunakannya. Hal ini dikarenakan untuk menghindari anak memasukkan penolak serangga ke mulut, mata, atau bagian tubuh lain yang tidak seharusnya.

Dikutip dari Himedik dari WebMD, sebaiknya penolak serangga ini dioleskan terlebih dahulu ke tangan orang tua, baru kemudian digosokkan ke anak. Hindari area mata dan mulut si kecil dan gunakan dengan hati-hati di sekitar telinganya.

Begitu pula dengan obat penolak serangga berbentuk spray. Hindari si kecil menggunakan spray sendiri, lebih baik orang tua yang menyemprotkan spray ke tangan dan kaki anak yang tak tertutup pakaian.

Orang tua juga harus memerhatikan bahan yang digunakan dalam obat penolak serangga. Salah satunya, minyak lemon eucalyptus yang tidak boleh digunakan pada anak-anak yang usinya kurang dari 3 tahun.

Begitu pula dengan repetisi DEET. American Academy of Pediatrics dan pakar lainnya merekomendasikan agar senyawa tersebut tidak digunakan pada bayi yang berusia kurang dari 2 bulan.

DEET yang juga dikenal sebagai N, N-dietil-m-toluamide, adalah bahan aktif dalam banyak penolak serangga dan semprotan serangga. Produk yang mengandung DEET sangat aman bila digunakan sesuai petunjuk.

Spray anti nyamuk. (Shutterstock)
Spray anti nyamuk. (Shutterstock)

Selain DEET, picaridin atau KBR 3023, dan minyak lemon eucalyptus, atau p-menthane 3, 8-diol, adalah bahan kimia terdaftar EPA (U.S. Environmental Protection Agency) lainnya dalam penolak serangga.

baca juga

Tak ingin menggunakan obat penolak serangga? Ada cara lain yang juga bisa dilakukan untuk menghindari gigitan nyamuk.

Yaitu dengan mengenakan atasan lengan panjang dan celana panjang saat berada di luar rumah, membuang barang-barang di luar ruangan yang mengandung genangan air, dan menggunakan kelambu jika memiliki bayi. (Himedik/Dwi Citra Permatasari Sunoto

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Ciri-ciri Nyamuk Penular Penyakit DBD dan Kaki Gajah

Kenali Ciri-ciri Nyamuk Penular Penyakit DBD dan Kaki Gajah

Health | Selasa, 19 Februari 2019 | 17:26 WIB

Jangan Sampai Salah, Begini Cara Aman Menggunakan Obat Nyamuk Bakar

Jangan Sampai Salah, Begini Cara Aman Menggunakan Obat Nyamuk Bakar

Health | Selasa, 19 Februari 2019 | 07:46 WIB

Anda Harus Tahu, Begini Cara Nyamuk DBD Pilih Tempat Berkembang Biak

Anda Harus Tahu, Begini Cara Nyamuk DBD Pilih Tempat Berkembang Biak

Health | Rabu, 13 Februari 2019 | 21:56 WIB

Cegah Infeksi Penyakit dari Nyamuk, Peneliti AS Akan Gunakan Obat Diet

Cegah Infeksi Penyakit dari Nyamuk, Peneliti AS Akan Gunakan Obat Diet

Health | Minggu, 10 Februari 2019 | 20:29 WIB

Cegah DBD Menyerang Keluarga, Jangan Gantung Pakaian di Kamar Ya!

Cegah DBD Menyerang Keluarga, Jangan Gantung Pakaian di Kamar Ya!

Health | Rabu, 30 Januari 2019 | 18:48 WIB

Terkini

Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa

Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 10:20 WIB

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Health | Selasa, 22 September 2026 | 10:16 WIB

Bus Transjakarta Jadi Tempat 'Nginep' Tunawisma: Penumpang Keluhkan Bau Pesing

Bus Transjakarta Jadi Tempat 'Nginep' Tunawisma: Penumpang Keluhkan Bau Pesing

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:11 WIB

Houthi Tuduh Arab Saudi Nodai Kesucian Makkah: Dari Konser Hiburan hingga Corong Zionis

Houthi Tuduh Arab Saudi Nodai Kesucian Makkah: Dari Konser Hiburan hingga Corong Zionis

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:04 WIB

5 Sunscreen Mengandung Vitamin C dan Niacinamide, Ampuh Atasi Wajah Kusam dan Cegah Flek

5 Sunscreen Mengandung Vitamin C dan Niacinamide, Ampuh Atasi Wajah Kusam dan Cegah Flek

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 10:03 WIB

Banjir Bandang Solok: 4 Warga Luka, 11 Kantor Pemerintahan dan Puluhan Kendaraan Rusak Parah

Banjir Bandang Solok: 4 Warga Luka, 11 Kantor Pemerintahan dan Puluhan Kendaraan Rusak Parah

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:00 WIB

Review Film Heart of the Beast: Drama Survival yang Sangat Menyentuh Hati

Review Film Heart of the Beast: Drama Survival yang Sangat Menyentuh Hati

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 10:00 WIB

Jadi Rekan Setim, Marc Marquez Prediksi Bakal Dikalahkan oleh Pedro Acosta

Jadi Rekan Setim, Marc Marquez Prediksi Bakal Dikalahkan oleh Pedro Acosta

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 09:59 WIB

Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2.627.000/Gram

Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2.627.000/Gram

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 09:58 WIB

Bukan Cuma Jual TBS, Petani Sawit Didorong Punya Pabrik CPO Sendiri

Bukan Cuma Jual TBS, Petani Sawit Didorong Punya Pabrik CPO Sendiri

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 09:51 WIB

×