Angkie Yudistia, Sosok Anak Muda Inspiratif Pejuang Kaum Disabilitas

M. Reza Sulaiman | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 21 Maret 2019 | 18:21 WIB
Angkie Yudistia, Sosok Anak Muda Inspiratif Pejuang Kaum Disabilitas
Penyandang tunarungu Angkie Yudistia berjuang untuk kaum disabilitas. (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Angkie Yudistia, Sosok Anak Muda Inspiratif Pejuang Kaum Disabilitas

Sosok Angkie Yudistia mungkin sudah tak asing lagi di telinga Anda. Apalagi wajahnya kini sudah sering menghiasi media massa sebagai sosok yang inspiratif.

Dalam acara Youth Town Hall Nasional yang dihelat Kementerian Kesehatan RI bersama Badan Kesehatan Dunia (WHO) Angkie kembali menyemangati kaum disabilitas agar tak menyerah dengan keterbatasan yang ada.

Sejak kecil Angkie sudah mengalami gangguan pendengaran atau tunarungu karena terserang malaria. Tak terhitung hinaan dari teman-teman atau orang yang mengetahui kekurangannya ini. Perasaan minder ada di benaknya, namun Angkie memutuskan untuk menembus batas.

"Teman disabilitas mungkin bingung mengenali potensinya karena selama ini fokus pada masalah kesehatannya. Tapi kita juga menentukan hidup kita. Kalau kita ingin biasa-biasa saja ya seperti ini. Tapi kalau mau jadi leader kita juga harus berupaya karena setiap orang terlahir jadi leader," ujar Angkie dalam pemaparannya di Youth Town Hall, Kamis (21/3/2019).

Angkie menambahkan bahwa siapapun, termasuk penyandang disabilitas berhak memiliki cita-cita yang tinggi. Ia mengimbau agar teman-teman disabilitas tidak membandingkan dirinya dengan orang lain karena setiap orang sebenarnya diciptakan berbeda.

Ia pun mencontohkan bahwa meski tuli, tidak menyurutkan keinginannya mengambil jurusan komunikasi saat kuliah. Angkie menunjukkan bahwa tidak ada hal yang tidak mungkin selama kita yakin dan mau berusaha.

"Semua 'possible' selama kita yakin. Saya tidak bisa mendengar, tapi saya bisa lulus S1 dan S2 dengan cumlaude. Saya memang nggak bisa mendengar tapi saya bisa melihat. Saya berusaha menggunakan mata untuk mengakses informasi," imbuhnya.

Begitu juga saat memasuki dunia kerja, Angkie mengatakan bahwa tidak semua perusahaan percaya dengan kemampuan disabilitas. Ini menjadi tantangan tersendiri yang membuat Angkie melepaskan pekerjaannya dan memulai bisnis baru untuk menciptakan lapangan kerja bagi para disabilitas.

Angkie Yudistia berjuang agar kaum disabilitas tak menyerah dengan keterbatasan yang ada. (Suara.com/Firsta Nodia)
Angkie Yudistia berjuang agar kaum disabilitas tak menyerah dengan keterbatasan yang ada. (Suara.com/Firsta Nodia)

Saya sempet bekerja tapi saya merasa banyak komunitas disabilitas yang susah dapat pekerjaan. Hingga akhirnya saya merasa harus membuat perubahan. Kalau mau bergantung dengan pemerintah kita sebagai rakyat harus lebih banyak solusi daripada komplain," ujarnya.

Lewat usahanya yang bernama Thisable Enterprise, Angkie berusaha membuat program pengembangan skill bagi penyandang disabilitas.

"Aku percaya kita memiliki kesamaan hak untuk mendapatkan pekerjaan. Banyak teman-teman sesama disabilitas yang butuh kerjaan agar bisa mandiri dan tidak bergantung pada orang lain," ujar dia.

Melalui program ini, Angkie ingin penyandang disabilitas tidak lagi dikasihani saat menjual produk atau jasa mereka, namun karena keberadaan mereka sangat dibutuhkan masyarakat.

"Selama lima tahun berdiri kita sudah memberi akses pada 3.000 disabilitas. Bahkan di tahun keenam siapa sangka dari yayasan sekarang bisa jadi perusahaan," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Youth Town Hall Libatkan Anak Muda dalam Pembangunan Kesehatan

Youth Town Hall Libatkan Anak Muda dalam Pembangunan Kesehatan

Health | Kamis, 21 Maret 2019 | 14:42 WIB

Banyak Anak Muda Merokok, Menkes Sebut Taktik Industri Rokok Berhasil

Banyak Anak Muda Merokok, Menkes Sebut Taktik Industri Rokok Berhasil

Health | Kamis, 21 Maret 2019 | 13:05 WIB

Ada Bonus Demografi, Menkes Ingin Anak Muda Jadi Agent of Change

Ada Bonus Demografi, Menkes Ingin Anak Muda Jadi Agent of Change

Health | Rabu, 20 Maret 2019 | 18:20 WIB

Gaet Anak Muda, PLN Cari Bibit Unggul di Kampus Terkemuka

Gaet Anak Muda, PLN Cari Bibit Unggul di Kampus Terkemuka

Press Release | Minggu, 10 Maret 2019 | 10:00 WIB

Kejadian Lagi, Anak Muda Protes Jalan Rusak Pakai Pemotretan Model Cantik

Kejadian Lagi, Anak Muda Protes Jalan Rusak Pakai Pemotretan Model Cantik

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 08:09 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB