Sering Stres di Usia Dini, Bisa Picu Risiko Depresi

Dythia Novianty | Dinda Rachmawati | Suara.com

Minggu, 12 Mei 2019 | 11:25 WIB
Sering Stres di Usia Dini, Bisa Picu Risiko Depresi
Ilustrasi: hati-hati, sering stres di usia dini bisa berisiko depresi. [Pixabay]

Suara.com - Sebuah penelitian mengungkap, orang yang mengalami stres di usia dini atau pada awal kehidupannya, berisiko mengembangkan pemikiran negatif yang dapat mengarah pada gangguan depresi mayor (major depressive disorder).

"Studi ini mendukung kumpulan literatur yang lebih luas yang menunjukkan bahwa depresi dapat berkembang dari interaksi yang menarik namun kompleks antara proses biologis dan psikologis," kata pemimpin penelitian Emma Robinson, Profesor di University of Bristol, Inggris.

"Ketika kita memahami hal ini dengan lebih baik, kita berharap bahwa pengetahuan yang kita hasilkan (lewat penelitian) dapat berguna untuk merawat kondisi tersebut lebih baik, saat ini dan di masa depan," kata Robinson.

Menggunakan model tikus yang memiliki kesulitan di awal kehidupannya, penelitian ini menunjukkan bahwa hal tersebut lebih sensitif terhadap bias negatif dalam kognisi mereka, ketika diobati dengan hormon stres, kortikosteron.

Diterbitkan dalam jurnal Neuropsychopharmacology, penelitian menunjukkan bahwa dosis kortikosteron tidak berpengaruh pada tikus normal tetapi menyebabkan bias negatif pada hewan yang menghadapi kesulitan pada masa awal kehidupannya.

Ilustrasi perempuan stres atau depresi. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan stres atau depresi. (Shutterstock)

Studi ini juga menemukan bahwa tikus-tikus yang mengalami kesulitan di awal kehidupannya, lebih kecil kemungkinannya mengantisipasi kejadian-kejadian positif dan gagal mempelajari dengan benar tentang hal menyenangkan.

Gangguan dalam kognisi yang berhubungan dengan kesenangan ini sangat menarik, karena salah satu fitur utama dari depresi adalah hilangnya minat pada aktivitas yang sebelumnya menyenangkan.

Para peneliti menyarankan bahwa efek neuropsikologis ini mungkin menjelaskan mengapa kesulitan kehidupan sejak dini, dapat membuat orang lebih mungkin untuk mengalami depresi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Remaja Korban Bullying Rentan Alami Depresi dan Kurang Tidur

Remaja Korban Bullying Rentan Alami Depresi dan Kurang Tidur

Health | Jum'at, 10 Mei 2019 | 18:05 WIB

Waspada! Stres pada Ibu Hamil Bisa Picu Kelahiran Prematur hingga Keguguran

Waspada! Stres pada Ibu Hamil Bisa Picu Kelahiran Prematur hingga Keguguran

Health | Jum'at, 10 Mei 2019 | 06:25 WIB

Ilmuwan Temukan Manfaat Transplantasi Tinja untuk Atasi Depresi

Ilmuwan Temukan Manfaat Transplantasi Tinja untuk Atasi Depresi

Health | Rabu, 08 Mei 2019 | 14:00 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB