China Laporkan Kasus Flu Burung H5N6

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Senin, 03 Juni 2019 | 17:01 WIB
China Laporkan Kasus Flu Burung H5N6
Ilustrasi flu burung. (Shutterstocks)

Suara.com - China Laporkan Kasus Flu Burung H5N6

Memasuki musim panas, China kembali menghadapi serbuan infeksi penyakit menular. Setelah sebelumnya dihebohkan dengan wabah flu babi, China melaporkan adanya wabah flu burung H5N6.

Dilansir Reuters, kasus flu burung H5N6 dilaporkan terjadi daerah Xinjiang. Laporan ini menjadi perhatian, mengingat flu burung H5N6 tergolong virus yang sangat mudah menular.

Dilaporna, sekitar 1.015 unggas di peternahakan Horgos, Xinjiang, mati karena virus ini.

Untuk mencegah penyebaran virus meluas, pemerintah setempat pun memutuskan untuk memusnahkan seluruh unggas yang ada. Total ada 11.910 unggas yang dimusnahkan, berdasarkan laporan dari Ministry of Agriculture and Rural Affairs.

Di Indonesia, flu burung sempat naik sebab ditenggarai sebagai pemicu jatuhnya korban jiwa di beberapa daerah.

Inilah yang menyebabkan pasar unggas beberapa waktu lalu lesu, karena rendahnya daya beli masyarakat. Padahal, ada beberapa cara yang dapat Anda praktikkan agar terhindar dari flu burung, lho! Tidak percaya?

Ilustrasi virus. (Shutterstock)
Ilustrasi virus. (Shutterstock)

Berikut tujuh cara menghindari flu burung ala Go Dok yang harus Anda ketahui:

1. Menjaga kebersihan diri
Menjaga kebersihan diri itu wajib. Lebih tepatnya lagi, Anda dianjurkan rajin mencuci tangan dengan sabun atau bahkan mandi setiap kali habis berdekatan atau menyentuh unggas.

Langkah ini untuk meminimalisasi kemungkinan masuknya virus pemicu flu burung yang dapat menyebar lewat liur dan debu halus di sekitar unggas.

2. Gunakan masker dan sarung tangan
Anda yang memiliki ternak unggas, wajib selalu mengenakan masker dan sarung tangan setiap kali berinteraksi langsung dengan hewan. Ingat, jangan pernah berdekatan atau menyentuh unggas dengan kondisi permukaan kulit, serta saluran pernapasan tidak terlindungi!

3. Waspadai lokasi tempat Anda bermukim
Sebaiknya Anda bermukim di lokasi yang berjarak setidaknya 25 meter dari peternakan unggas. Lantas, apa yang harus dilakukan jika pindah tempat tinggal bukanlah solusi yang dapat dipraktikkan? Mau tidak mau Anda harus berkoordinasi dengan pemilik peternakan agar setiap unggas yang ada lulus tes flu burung.

4. Hindari jeroan unggas
Menghentkan kebiasaan membeli jeroan unggas, seperti usus, hati, dan ampela. Mengapa? Karena jeroan merupakan kumpulan organ dalam yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya virus pemicu flu burung. Bayangkan saja, virus yang menginfeksi unggas akan turut mengalir dalam darah, lalu disaring di organ hati. Jadi, bisa dibayangkan apa yang akan terjadi jika Anda mengonsumsi hati dari unggas yang terinfeksi?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Tidak Sehat, Risiko Penyakit Flu Burung Mengintai

Pasar Tidak Sehat, Risiko Penyakit Flu Burung Mengintai

Health | Selasa, 02 Oktober 2018 | 18:49 WIB

Tujuh Cara Agar Terhindar dari Flu Burung

Tujuh Cara Agar Terhindar dari Flu Burung

Health | Minggu, 15 April 2018 | 18:30 WIB

Ratusan Ayam Mati Diduga karena Flu Burung di Rejang Lebong

Ratusan Ayam Mati Diduga karena Flu Burung di Rejang Lebong

News | Senin, 09 April 2018 | 03:04 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB