Awas, Banyak Makan Kue Kering Saat Lebaran Tingkatkan Risiko Kanker Rahim!

Vika Widiastuti, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 06 Juni 2019 | 06:25 WIB
Awas, Banyak Makan Kue Kering Saat Lebaran Tingkatkan Risiko Kanker Rahim!
Ilustrasi kue nastar. (Shutterstock)

Suara.com - Kue kering selalu menjadi hidangan paling khas setiap Hari Raya Idul Fitri. Hampir di setiap rumah pasti menghidangkan berbagai macam kue kering untuk tamu yang datang.

Mulai dari nastar, kastengel, putri salju, sagu keju dan lain sebagainya. Kue kering seolah menjadi idola di hari lebaran.

Tapi, sebelum mengonsumsi kue kering terlalu banyak. Perlu diketahui bahwa kue kering bisa menimbulkan sejumlah penyakit jika dikonsumsi berlebihan.

Melansir dari hindustantimes.com, seorang wanita yang terlalu banyak mengonsumsi kue kering atau biskuit lebih berisiko terkena kanker rahim.

Studi terbaru telah melakukan pengamatan pada 60 ribu wanita di Swedia yang senang mengonsumsi kue kering. Hasilnya, mereka sering berkunjung ke rumah sakit sekitar 2-3 kali seminggu yang kemungkinan karena menderita kanker.

Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi kue kering juga berhubungan dengan tingginya risiko terkena tumor sebesar 42 persen, terutama bagi orang yang sering mengonsumsinya sebanyak 3 kali seminggu.

Ilustrasi biskuit (shutterstock)
Ilustrasi biskuit (shutterstock)

Bahaya terlalu banyak mengonsumsi kue kering juga dikaitkan dengan kanker endometrium, yakni tumor di dalam rahim yang memengaruhi sekitar 6.400 wanita per tahun dan membunuh sekitar 1.000 orang setiap tahun di Inggris.

Semua risiko penyakit itu akan meningkat jika seseorang mengalami kenaikan berat badan akibat terlalu banyak makan kue kering alias biskuit.

Tim peneliti dari Karolinska Institute di Stockholm pun meneliti hubungan antara risiko kanker dengan kebiasaan makan kue kering.

baca juga

Mereka melakukannya dengan cara membagikan kuesioner tentang diet, gaya hidup, berat badan dan kesehatan umum kepada ribuan wanita. Lalu mereka memberikan kembali kuesioner yang sama 10 tahun mendatang.

Hasilnya, para peneliti menemukan sebanyak 729 wanita telah menderita penyakit ganas tersebut yang telah berkembang sejak awal penelitian.

Hal ini terjadi karena makanan ringan seperti kue kering mengandung gula tinggi. Sehingga wanita yang terlalu sering mengonsumsi kue kering atau biskuit lebih berisiko 42 persen terkena kanker.

Studi ini juga telah melihat seberapa sering orang-orang mengonsumsi kue kering setiap hari, minggu dan bulannya. Ternyata mereka mengonsumsi kue kering yaang artinya mendapat asupan gula lebih dari batas standar.

Mereka mendapat asupan gula lebih dari 35 gram sehari atau setara dengan tujuh sendok teh yang akhirnya meningkatkan risiko tumor sebesar 36 persen.

Selain itu, tingginya asupan gula dalam tubuh setiap harinya juga meningkatkan risiko kanker. Sebab kelebihan gula dapat membuat tubuh melepaskan banyak insulin yang menstimulasi pertumbuhan sel berlebih di endometrium, lapisan rahim.

Kondisi ini juga meningkatkan kadar hormon estrogen yang telah terbukti memicu pertumbuhan sel tak terkendali yang menjadi karakteristik utama kanker.

Artinya, konsumsi kue kering secukupnya selama lebaran dan pastikan asupan gula harian anda tidak berlebihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:42 WIB

Rindu yang Terbayar: Perjuangan Mudik Guru Sekolah Rakyat Kepulauan Anambas

Rindu yang Terbayar: Perjuangan Mudik Guru Sekolah Rakyat Kepulauan Anambas

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:05 WIB

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:45 WIB

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:21 WIB

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:10 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:05 WIB

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:05 WIB

Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol

Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:27 WIB

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:55 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×