Pindah Rumah, Ini 3 Tips Agar Anak Betah di Lingkungan Baru

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 24 Juni 2019 | 08:15 WIB
Pindah Rumah, Ini 3 Tips Agar Anak Betah di Lingkungan Baru
Ilustrasi anak kesepian. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi beberapa anak, pindah rumah adalah hal yang menakutkan. Ini karena ia harus meninggalkan rumah dan teman-teman lama yang sudah dikenalnya. Jangan heran kalau anak mendadak menjadi penakut dan pencemas. Itu kaarena ia harus berjuang untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya.

Jangan dibiarkan anak terus-menerus merasa khawatir di lingkungan barunya. Bantu ia untuk menghadapi proses adaptasi ini. Ini beberapa tips agar anak betah di rumah baru dan lingkungan barunya, seperti dilansir dari laman Todays Parent.

1. Ajak anak berkenalan dengan tetangga baru
Anak mungkin menjadi enggan keluar rumah. Tapi, jangan biarkan anak mengurung diri. Begitu proses beres-beres di rumah baru sudah selesai, ajak anak keluar rumah untuk berkenalan dengan para tetangga baru. Ini kesempatan buat anak untuk berkenalan dengan teman sebaya di lingkungannya yang akan menjadi teman mainnya. Tak usah semua rumah di kompleks Anda kunjungi, cukup 3 rumah di sebelah kanan, 3 rumah di sebelah kiri, dan 3 atau 4 rumah di depan.

2. Buat acara syukuran dan undang para tetangga
Membuat acara syukuran saat pindah rumah adalah hal yang wajar. Selain mengundang tetangga di sekitar rumah baru, Anda juga bisa mengundang beberapa tetangga lama yang dekat dan sanak saudara. Kedatangan teman-teman dan saudara ke rumah baru akan membuat anak merasa terhibur dan melupakan kesedihannya. Kehadiran mereka juga bisa jadi jembatan bagi anak untuk menemukan teman baru di lingkungan barunya.

3. Undang teman-teman sebaya anak main ke rumah
Anak-anak biasanya cemas dan malu jika harus berkenalan dengan teman baru. Anda bisa membantunya dengan cara mengundang anak-anak tetangga untuk bermain ke rumah. Siapkan acara bermain bareng khusus anak dan teman-teman sebaya di tetangganya. Sediakan aneka cemilan anak-anak yang bakal bikin suasana lebih seru. Dengan begitu, akan lebih mudah bagi anak untuk kenal dan dekat dengan anak-anak lain di lingkungan barunya.

Selamat mencoba, dan semoga anak betah di rumah barunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Geger, Penyusup Masuk dan Bersih-bersih Rumah

Bikin Geger, Penyusup Masuk dan Bersih-bersih Rumah

Lifestyle | Rabu, 29 Mei 2019 | 15:30 WIB

Kejar Setoran untuk Lunasi Rumah Rp 17 M, Iis Dahlia Rela Tidur di Studio

Kejar Setoran untuk Lunasi Rumah Rp 17 M, Iis Dahlia Rela Tidur di Studio

Entertainment | Sabtu, 25 Mei 2019 | 15:14 WIB

Dijual Rumah Murah, Tapi Lokasinya Bikin Warganet Berpikir Ulang

Dijual Rumah Murah, Tapi Lokasinya Bikin Warganet Berpikir Ulang

Tekno | Kamis, 25 April 2019 | 06:40 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB