Tak Sehat, Begini Perubahan Tubuh setelah Sebulan Begadang

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Selasa, 25 Juni 2019 | 20:10 WIB
Tak Sehat, Begini Perubahan Tubuh setelah Sebulan Begadang
Ilustrasi begadang. (Shutterstock)

Suara.com - Menurut penelitian yang diterbitkan pada 2017, kebiasaan begadang nampaknya bisa disebabkan oleh genetik. Meski begitu, tetap saja kebiasaan ini sangat tidak baik, terlebih jika digunakan untuk hal tidak penting.

Terlalu sering begadang ternyata berdampak pada tubuh dan otak. Berikut perubahan yang terjadi setelah sebulan begadang, melansir Bustle.

1. Kurang tidur membuat pusing

Terlalu sering begadang membuat kemampuan inti tubuh Anda dalam hal keseimbangan akan terpengaruh secara negatif.

Para peneliti telah mencatat bahwa setelah periode singkat kurang tidur, orang menjadi pusing. Hal itu karena otak berusaha beristirahat dan bagian-bagiannya dimatikan untuk mengimbanginya.

Ilustrasi begadang main media sosial. (Shutterstock)
Ilustrasi begadang main media sosial. (Shutterstock)

2. Suasana hati mudah berubah, tetapi dengan cara membingungkan

Kurang tidur membuat sebagian dari kita marah-marah, tetapi sebagiannya lagi mencoba untuk mengangkat suasana hati.

Itu adalah kesimpulan dari meta-analisis yang sangat menarik dari studi pada 2017 yang selama bertahun-tahun mengamati orang yang kurang tidur dan perubahan suasana hati mereka. Peneliti menemukan, 40% hingga 60% pasien dalam studi tersebut melaporkan efek antidepresan.

Di sisi lain, orang yang mengalami depresi mungkin juga menemukan bahwa gangguan tidur, tidur yang tidak teratur dan kekurangan waktu istirahat dari waktu ke waktu meningkatkan episode depresi mereka.

baca juga
Ilustrasi: Begadang, lembur, kerja shift malam. (Shutterstock)
Ilustrasi: Begadang, lembur, kerja shift malam. (Shutterstock)

3. Tidak mudah mengenali ekspresi orang lain

Ini adalah salah satu konsekuensi paling menarik dari kurang tidur dan baru ditemukan. Ketika Anda kekurangan tidur, Anda akan berhenti untuk bisa membaca ekspresi wajah orang lain secara akurat.

Ini adalah masalah menarik yang ditemukan oleh penelitian pada 2017. Penelitian ini menyebutkan orang yang kekurangan tidur, termasuk karena begadang, tidak dapat membaca ekspresi halus pada wajah di dalam foto.

Mereka dapat mengidentifikasi emosi yang sangat terlihat, seperti ketakutan dan kemarahan. Hanya saja ketika melihat senyuman atau bibir yang berkerut, mereka tidak dapat mendeteksinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Cinta Pria Ini Rela Minum Kopi Manis Tiap Hari, Endingnya Bikin Nyesek

Demi Cinta Pria Ini Rela Minum Kopi Manis Tiap Hari, Endingnya Bikin Nyesek

Health | Jum'at, 21 Juni 2019 | 16:51 WIB

Anak Mengompol Bisa Jadi Gejala Diabetes Tipe 1, Ini Penjelasannya

Anak Mengompol Bisa Jadi Gejala Diabetes Tipe 1, Ini Penjelasannya

Health | Rabu, 12 Juni 2019 | 06:25 WIB

Alami Masalah Pencernaan dan Sering Begadang, Pria Ini Pingsan lalu Koma

Alami Masalah Pencernaan dan Sering Begadang, Pria Ini Pingsan lalu Koma

Health | Kamis, 30 Mei 2019 | 09:30 WIB

Terkini

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

×