Kebiasaan Nonton TV Lebih Buruk Dibanding Duduk Saat Bekerja?

Vika Widiastuti

Kamis, 27 Juni 2019 | 11:40 WIB
Kebiasaan Nonton TV Lebih Buruk Dibanding Duduk Saat Bekerja?
Ilustrasi perempuan menonton tv sambil makan. (Shutterstock)

Suara.com - Duduk selama berjam-jam menonton TV setelah makan malam disebut lebih buruk dibanding duduk  saat bekerja. Hal ini menurut sebuah penelitian baru.

Studi dari American Heart Association menemukan, orang yang menghabiskan lebih dari empat jam sehari untuk menonton TV memiliki risiko 50 persen lebih tinggi mengalami penyakit jantung dan kematian dini dibanding orang yang hanya menonton TV kurang dari dua jam.

Penulis dalam studi ini menduga perbedaan, duduk menonton TV dengan duduk saat bekerja adalah dari makanan besar atau camilan berlemak yang dikonsumsi sebelum atau saat menonton TV.

Para ilmuan pun menyarankan orang untuk mengganti menu makanan ringan, sesekali istirahat dan berjalan-jalan.

Apalagi di jaman di mana mesin telah mengambil alih banyak pekerjaan hingga manusia menjadi kurang aktif dan menjadi pekerja yang lebih aktif secara intelektual, bukan fisik.

The American Heart Association memperkirakan bahwa proporsi orang Amerika yang bekerja di meja kerja telah meningkat sebesar 83 persen sejak tahun 1950-an.

Ilustrasi seorang lelaki sedang menonton TV> (Shutterstock)
Ilustrasi seorang lelaki sedang menonton TV. (Shutterstock)

Banyak penelitian telah menyebut, meningkatnya angka obesitas, penyakit jantung disebabkan oleh banyaknya jam kerja yang dihabiskan dengan duduk. Beberapa laporan juga menyebutkan pekerjaan ini bisa meningkatkan risiko kematian dini.

Namun, ternyata dampak menonton TV berjam-jam sambil mengonsumsi makanan berlemak pun tak bisa diabaikan. Rata-rata orang Amerika berusia di atas 15 tahun menonton sekitar 2 jam 46 menit. Studi menunjukkan, semakin banyak menonton TV, semakin buruk kesehatan jantung.

Dalam studi ini, peneliti mengkaji sekelompok 3.592 pria dan wanita Afrika, Amerika dan Jackson, Mississippi. Tiga puluh satu persen dari peserta yang menonton TV lebih dari empat jam memiliki risiko tertinggi mengalami penyakit jantung, serangan jantung, stroke, kematian dini.

baca juga

"Mungkin sebagian besar orang cenderung menonton televisi selama berjam-jam tanpa bergerak, sementara sebagian besar pekerja sering bangun dari meja mereka," kata Dr Keith Diaz, profesor kesehatan perilaku di Columbia University Vagelos College of Physicians and Surgeons.

Ilustrasi bekerja. (Pixabay)

"Kombinasi makan-makanan besar seperti makam malam dan kemudian duduk berjam-jam bisa sangat berbahaya," lanjutnya.

Studi ini juga menemukan, peserta yang berolahraga dan lebih sedikit menonton TV mampu mengimbangi risiko tersebut. Jadi, bisa jadi istirahat sejenak atau berjalan-jalan bisa mengurangi risiko.

Rekan penulis Dr Jeanette Garcia, seorang profesor kinesiologi di University of Central Florida mengungkapkan pentingnya apa yang kita makan dan kapan. "Menonton TV di penghujung hari di mana individu mengonsumsi makanan terbesar mereka, dan mungkin mereka benar-benar duduk tanpa gangguan sampai mereka tertidur," katanya.

Untuk itu, cobalah untuk tidak membiarkan TV menjadi hal terakhir yang Anda lakukan di hari tersebut. Selain itu, ganti makanan berat, berminyak, berlemak dengan camilan sehat, seperti buah-buahan dan sayur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Gandeng 32 Kampus, Hasil Riset Didorong Tak Berhenti di Meja Penelitian

Danantara Gandeng 32 Kampus, Hasil Riset Didorong Tak Berhenti di Meja Penelitian

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Mengenal TPVI, Prosedur Ganti Katup Jantung Tanpa Bedah Terbuka

Mengenal TPVI, Prosedur Ganti Katup Jantung Tanpa Bedah Terbuka

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Pamerkan Inovasi, Dua Siswa SMP Presentasikan Inovasi Beras di FIJ 2026

Pamerkan Inovasi, Dua Siswa SMP Presentasikan Inovasi Beras di FIJ 2026

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Penelitian terhadap Jutaan Orang Dewasa Ungkap Temuan soal Risiko Diabetes

Penelitian terhadap Jutaan Orang Dewasa Ungkap Temuan soal Risiko Diabetes

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Langkah-langkah Metode Ilmiah dalam Eksperimen IPA, Lengkap dan Mudah Dipahami

Langkah-langkah Metode Ilmiah dalam Eksperimen IPA, Lengkap dan Mudah Dipahami

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Sering Dianggap Cuma Efek Menua, Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Katup Jantung Bermasalah

Sering Dianggap Cuma Efek Menua, Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Katup Jantung Bermasalah

Health | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Jantung Bisa Bermasalah Tanpa Gejala, Kenali Tanda yang Tak Boleh Diabaikan

Jantung Bisa Bermasalah Tanpa Gejala, Kenali Tanda yang Tak Boleh Diabaikan

Health | Selasa, 29 September 2026 | 17:01 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Ancaman Silent Killer di Usia Muda: saat Penyakit Jantung Tak Lagi Mengenal Usia

Ancaman Silent Killer di Usia Muda: saat Penyakit Jantung Tak Lagi Mengenal Usia

Health | Selasa, 08 September 2026 | 17:20 WIB

Kenali Metode MICS, Operasi Bypass Jantung yang Tak Selalu Harus Belah Tulang Dada

Kenali Metode MICS, Operasi Bypass Jantung yang Tak Selalu Harus Belah Tulang Dada

Health | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×