Deep Brain Stimulation Penanganan Terkini Penyakit Parkinson

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Sabtu, 29 Juni 2019 | 07:15 WIB
Deep Brain Stimulation Penanganan Terkini Penyakit Parkinson
Ilustrasi parkinson [shutterstock]

Suara.com - Deep Brain Stimulation Penanganan Terkini Penyakit Parkinson

Penyakit Parkinson merupakan gangguan sistem saraf pusat yang mempengaruhi keluwesan gerak seseorang. Kondisi ini terjadi ketika sel-sel saraf otak tidak lagi menghasilkan zat kimia di otak yang bernama dopamin. Gejala yang paling sering dijumpai dari penyakit ini antara lain tremor pada saat beristirahat di satu sisi badan, kesulitan memulai pergerakan, dan kekakuan otot. 

Disampaikan dr. Frandy Susatia, Sp.S, dokter spesialis saraf dari Parkinson’s & Movement Disorder Center Siloam Hospitals Kebon Jeruk, tremor merupakan gerakan gemetar yang terjadi berulang kali dan tidak terkontrol pada satu atau lebih anggota tubuh. 

"Jenis tremor sangat beragam, salah satunya adalah essential tremor (ET) yang terjadi ketika anggota tubuh sedang bergerak (misalnya saat makan, minum, atau menulis) dan berkurang jika tubuh beristirahat. ET adalah kebalikan dari tremor pada parkinson yang terjadi ketika anggota tubuh sedang beristirahat dan berkurang saat tubuh sedang bergerak," jelas ujar dr Frandy, dalam temu media di SHKJ, Jumat (28/6/2019).

Pengobatan parkinson, kata dr Frandy dilakukan untuk meringankan gejala dan memperbaiki kualitas hidup penderita. Langkah pertama dilakukan dengan pemberian obat oral. Ia mengatakan, dokter biasanya akan menberikan tiga obat yang berbeda sebelum menemukan obat yang bekerja paling baik di tubuh pasien.

"Jika obat oral gagal, solusi lainnya adalah menyuntikkan botulinum toxin (botox) ke dalam otot. Suntikan botox biasanya efektif pada pasien dengan tremor kepala dan suara,” tambah dr. Frandy.

Pembahasan Parkinson saat temu media di SHKJ [Suara.com/Firsta]
Pembahasan Parkinson saat temu media di SHKJ [Suara.com/Firsta]

Dalam kesempatan yang sama, Dr. dr. Made Agus Mahendra Inggas, Sp.BS, dari Parkinson’s & Movement Disorder Center Siloam Hospitals Kebon Jeruk, mengatakan jika obat-obatan sudah tidak efektif, maka perlu dilakukan tindakan operasi stimulasi otak dalam atau Deep Brain Stimulation (DBS). Operasi DBS sendiri merupakan standar baku tindakan operasi yang telah diakui oleh Food Drug Administration Amerika Serikat untuk pengobatan essential tremor (ET), penyakit parkinson (PD), dystonia, dan sindrom Tourette.

”Setelah pemberian obat jangka panjang, maka obat dapat menjadi kurang efektif dan mempunyai efek samping. Operasi DBS memungkinkan sel dopamin dapat dirangsang untuk memproduksi dopamin dan bekerja optimal kembali sehingga gejala penyakit parkinson’s dapat diatasi dan dosis obat berkurang,” imbuh dr Made.

DBS kata dr Made merupakan operasi untuk mengatasi tremor, kaku, dan gerak yang lambat. Teknik operasi ini dilakukan melalui penanaman elektroda atau chip pada area tertentu di otak bagian dalam. Elektroda atau chip tersebut dihubungkan dengan kabel ke baterai yang diletakkan di dalam dada sebagai sumber arus listrik. Prosedur operasi yang dilakukan dalam dua tahap ini tergolong aman dan memiliki tingkat kesuksesan yang tinggi. 

baca juga

"Pada tahap pertama, pasien akan menerima anestesi lokal dan dibiarkan dalam keadaan sadar. Kabel yang tipis dan kecil akan ditanamkan di area tertentu di dalam otak pada tahap ini," imbuhnya.

Tahap kedua adalah anestesi umum yang dilakukan dengan menghubungkan kabel yang ditanam pada tahap pertama ke 
baterai seperti pacemaker yang ditanam di daerah dada. Neurostimulator inilah yang nantinya akan diprogram oleh dokter spesialis saraf guna menghilangkan gejala-gejala serta mendapatkan respon gerak pasien yang paling optimal. 

"Rata-rata pasien merasakan peningkatan perbaikan motorik sekitar 75-87 persen setelah dioperasi pada keadaan tanpa obat," tandasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Durian Sebabkan Kematian Mendadak? Ini Kata Dokter

Durian Sebabkan Kematian Mendadak? Ini Kata Dokter

Health | Kamis, 20 Juni 2019 | 11:28 WIB

Intip Potret Nang Mwe San, Dokter Myanmar yang Viral Karena Terlalu Seksi

Intip Potret Nang Mwe San, Dokter Myanmar yang Viral Karena Terlalu Seksi

Lifestyle | Kamis, 20 Juni 2019 | 08:15 WIB

Dua Dokter Ginekologi Didenda Gara-gara Iklan Aborsi

Dua Dokter Ginekologi Didenda Gara-gara Iklan Aborsi

News | Senin, 17 Juni 2019 | 22:58 WIB

Terkini

Berkat Program Sekolah Berintegritas, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari KPK

Berkat Program Sekolah Berintegritas, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari KPK

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Terseret Kasus TPPU, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Hadapi Sidang Perdana Besok

Terseret Kasus TPPU, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Hadapi Sidang Perdana Besok

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Usai Muncul Kemenko Hilirisasi Pimpinan Bahlil, Apakah BKPM Dibubarkan?

Usai Muncul Kemenko Hilirisasi Pimpinan Bahlil, Apakah BKPM Dibubarkan?

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Indosat Kejar Bisnis AI, Zankore 200 MW dan 86.000 Km Fiber Jadi Fondasinya

Indosat Kejar Bisnis AI, Zankore 200 MW dan 86.000 Km Fiber Jadi Fondasinya

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Bagaimana Cara Pakai Retinol dengan Teknik Sandwich Moisturizer? Ini Urutannya

Bagaimana Cara Pakai Retinol dengan Teknik Sandwich Moisturizer? Ini Urutannya

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Juara Bebas! Aksi Tengil dan Muka Ngeledek Justin Hubner ke Nattapong Bikin Publik Thailand Sewot

Juara Bebas! Aksi Tengil dan Muka Ngeledek Justin Hubner ke Nattapong Bikin Publik Thailand Sewot

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Feature Phone Murah 4G Baterai Awet Bisa Hotspot, Cocok Berduet dengan iPhone Ex Inter

Feature Phone Murah 4G Baterai Awet Bisa Hotspot, Cocok Berduet dengan iPhone Ex Inter

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Jawab Isu Pergantian Panglima TNI, Begini Kata Pimpinan DPR

Jawab Isu Pergantian Panglima TNI, Begini Kata Pimpinan DPR

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Review Djamin Setia Selamanya: Saat Kesetiaan Mengalahkan Ego Sendiri

Review Djamin Setia Selamanya: Saat Kesetiaan Mengalahkan Ego Sendiri

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Pekan Ini, Menteri ATR/BPN Dipanggil KPK Sebagai Saksi

Pekan Ini, Menteri ATR/BPN Dipanggil KPK Sebagai Saksi

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:59 WIB

×