Tanduk Tumbuh di Ibu Jari Wanita Ini Selama 5 Tahun, Kok Bisa?

Vika Widiastuti, Rosiana Chozanah

Kamis, 04 Juli 2019 | 21:20 WIB
Tanduk Tumbuh di Ibu Jari Wanita Ini Selama 5 Tahun, Kok Bisa?
Ilustrasiibu jari (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah kejadian aneh terjadi pada seorang petani wanita asal India berusia 60 tahun. Kejadian ini pun ditulis dalam sebuah penelitian yang ditulis dalam Laporan Kasus BMJ pada 5 Juni ini.

Dilaporkan Insider, ibu jari wanita ini tumbuh daging sepanjang 6 sentimeter.

Tidak seperti umumnya, daging ini tumbuh berwarna hitam, menonjol dan melengkung seperti 'tanduk' di ibu jarinya.

Sang wanita mengatakan kepada dokter bahwa tanduk itu tumbuh pertama kali pada lima tahun lalu dan pernah diangkat secara operasi tiga tahun lalu, tetapi sejak itu tumbuh kembali.

Menurut penulis penelitian, ini adalah kasus pertumbuhan tanduk yang dilaporkan pertama kali berasal dari ibu jari seseorang.

Orang-orang cenderung mengembangkan tanduk, yang dapat bervariasi dalam ukuran dan panjangnya, di tangan, wajah, telinga, kepala, dada, dan lengan mereka.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Berbeda dengan tanduk pada hewan, pertumbuhan tanduk pada manusia tidak mengandung tulang. Sebaliknya, mereka diisi dengan keratin , sejenis protein yang seringnya ada di dalam kista dan pertumbuhan tingkat kulit lainnya.

Menurut Healthline, orang dewasa yang lebih tua lebih mungkin mengembangkan tanduk , yang bisa bersifat kanker atau non-kanker. Untungnya, tanduk pada ibu jari wanita ini bukan kanker.

Sekitar 50% dari pertumbuhan ini diperkirakan tumbuh di atas area pra-kanker atau kanker tubuh seseorang, sementara 50% lainnya tumbuh di atas bekas luka atau kondisi kulit non-kanker lainnya.

baca juga

Para peneliti percaya tanduk ini dapat tumbuh karena faktor lingkungan seperti paparan radiasi dari matahari atau kutil virus dari infeksi human papillomavirus (HPV) yang ditularkan secara seksual , tetapi penyebab pastinya masih belum diketahui.

Dokter percaya tanduk wanita dalam studi kasus ini, yang pekerjaannya mengharuskannya menghabiskan banyak waktu di luar, kemungkinan disebabkan oleh paparan sinar matahari atau gesekan konstan di daerah ibu jari tempat tanduk tumbuh.

Mereka menulis, "bahwa tanduk biasanya terjadi pada area yang terpapar sinar matahari atau tempat iritasi kronis pada tubuh seperti wajah, pinna (telinga luar), hidung, lengan bawah, dan aspek punggung lengan bawah."

Tidak ada cara pasti untuk melindungi dari pertumbuhan tanduk, tetapi memakai tabir surya dengan tingkat SPF yang tinggi dapat membantu, menurut Healthline.

Karena pertumbuhan ini memiliki potensi bersifat kanker, jika seseorang memperhatikannya tumbuh, mereka harus segera pergi ke dokter untuk memastikan itu bukan gejala dari masalah kesehatan yang lebih besar.

Jika tidak diobati, tanduk dapat menyebabkan perdarahan, nyeri, peradangan, dan pengerasan kulit di dekat pertumbuhan. Apabila tanduk tersebut bersifat kanker, mereka mungkin menyarankan kemoterapi atau radiasi untuk mengecilkan tumor.

Dalam kasus wanita ini, pertumbuhan tanduknya jinak dan setelah diperiksa lagi dokter mengatakan tidak ada tanda-tanda tanduk akan tumbuh kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting

Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting

Entertainment | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:11 WIB

Polisi Tetapkan 7 Tersangka Pembunuh Pilot Nicholas Goselin, Ini Perannya

Polisi Tetapkan 7 Tersangka Pembunuh Pilot Nicholas Goselin, Ini Perannya

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:51 WIB

Ulasan Trailer Perdana Operasi Pesta Copet: Janjikan Aksi Heist Berbalut Komedi Segar!

Ulasan Trailer Perdana Operasi Pesta Copet: Janjikan Aksi Heist Berbalut Komedi Segar!

Your Say | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:25 WIB

Bupati Langkat Diciduk KPK, PAN: Padahal Zulhas Sudah Berulang Kali Ingatkan Integritas

Bupati Langkat Diciduk KPK, PAN: Padahal Zulhas Sudah Berulang Kali Ingatkan Integritas

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:58 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta

Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:55 WIB

Amanda Manopo Pakai Stagen Lilit Usai Melahirkan, Amankah untuk Bekas Operasi Caesar?

Amanda Manopo Pakai Stagen Lilit Usai Melahirkan, Amankah untuk Bekas Operasi Caesar?

Lifestyle | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:10 WIB

Apple Hentikan Dukungan 16 Perangkat Sekaligus, Cek Apakah Gadget Anda Terdampak

Apple Hentikan Dukungan 16 Perangkat Sekaligus, Cek Apakah Gadget Anda Terdampak

Tekno | Senin, 15 Juni 2026 | 09:20 WIB

Usai OTT, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK dalam Kasus Suap Proyek

Usai OTT, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK dalam Kasus Suap Proyek

Foto | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:44 WIB

Terkini

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39 WIB

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Bogor | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:36 WIB

BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif

BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif

Malang | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:35 WIB

JPMorgan: BBRI Layak Overweight, Kualitas Aset Terus Membaik

JPMorgan: BBRI Layak Overweight, Kualitas Aset Terus Membaik

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:31 WIB

×