Array

Ini Alasan Alzheimer Banyak Dialami Wanita, Jenis Kelamin Berpengaruh!

Rabu, 17 Juli 2019 | 15:15 WIB
Ini Alasan Alzheimer Banyak Dialami Wanita, Jenis Kelamin Berpengaruh!
Ilustrasi perempuan dementia (Shutterstock)

Suara.com - Peneliti selama ini mengira alasan perempuan lebih banyak menderita Alzheimer dan demensia karena mereka mempunyai peluang hidup lebih banyak daripada laki-laki.

Tapi menurut sebuah penelitian baru yang dipresentasikan pada koferensi internasional menunjukkan adanya kemungkinan ada alasan lainnya.

Perbedaan dalam konektivitas otak dan gen spesifik jenis kelamin yang terkait dengan faktor risiko dapat menjelaskan perbedaan tersebut, kata para peneliti.

Kebanyakan orang yang hidup dengan Alzheimer, penyebab umum dari demensia, adalah perempuan. Misalnya di Inggris sendiri, sekitar 500 ribu perempuan menderita demensia dibandingkan lelaki yang hanya 350 ribu.

Sebagian besar orang yang menderita penyakit ini berusia di atas 65 tahun, tetapi itu bukan bagian normal dari penuaan. Sebab penyakit Alzheimer juga dapat menyerang orang yang lebih muda.

Ilustrasi (shutterstock)
Ilustrasi alzheimer (shutterstock)

Salah satu ciri khas Alzheimer adalah penumpukan protein yang disebut 'tau' dan amiloid di otak. Ketika mereka membentuk gumpalan beracun, kusut, ini menyebabkan sel-sel otak mati, sehingga berdampak pada masalah memori.

Oleh karena itu, peneliti dari Vanderbilt University Medical Center mempelajari pemindaian otak dari ratusan pria dan wanita, melihat pola protein 'tau'.

Para perempuan tampaknya memiliki konektivitas yang lebih baik antara daerah di mana protein tau menumpuk dan ini berdampak pada otak, kata studi tersebut.

Konektivitas tinggi ini memungkinan risiko penyebaran protein tau lebih cepat dan menurunkan kemampuan kognitif, tulis BBC.

Baca Juga: Studi: Obat Hipertensi Bisa Jadi Harapan Baru Pasien Alzheimer

Dr Jana Voigt, kepala penelitian di Alzheimer's Research UK, mengatakan penelitian ini mengungkapkan "perbedaan spesifik jenis kelamin dalam konektivitas otak yang dapat berkontribusi pada perbedaan risiko Alzheimer pada pria dan wanita".

Namun dia mengatakan masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk melihat apakah ada cara, dengan menggunakan penelitian ini, untuk mengobati orang dengan penyakit dan mengurangi risiko perkembangannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI