3 Jarum Terjebak di Leher Selama 6 Tahun, Bocah Ini Nyaris Lumpuh Total

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 23 Juli 2019 | 16:20 WIB
3 Jarum Terjebak di Leher Selama 6 Tahun, Bocah Ini Nyaris Lumpuh Total
Ilustrasi anak laki-laki. [shutterstock]

Suara.com - Seorang bocah laki-laki usia 8 tahun asal Tiongkok hidup dengan 3 potong jarum patah yang bersarang di lehernya selama 6 tahun.

Sebelumnya, keluarga tak pernah menyadari kalau bocah laki-laki ini menderita sakit leher akibat potongan jarum yang terjebak di lehernya.

Melansir dari Asia One, keluarga hanya mengira si anak kekurangan kalsium yang membuat mobilitasnya turun dan sering jatuh sakit.

Namun seiring berjalannya waktu, anak ini mulai mengeluhkan sakit lehernya semakin parah dan sering terjadi. Bahkan ia sampai meneteskan air mata ketika tidak bisa menahan rasa sakitnya.

Saat itulah keluarga baru menyadari bahwa sakit leher anak ini sudah semakin parah dan memutuskan pergi ke rumah sakit.

Ilustrasi anak laki-laki (shutterstock)
Ilustrasi anak laki-laki (shutterstock)

Setelah melakukan CT scan, dokter menemukan ada 3 benda logam asing di sekitar lehernya. Dua logam bersarang di tulang belakangan, sedangkan satu sisanya terjebak di tenggorokan.

Li Tao, ahli bedah saraf Rumah Sakit Henan mengatakan jika anak 8 tahun ini bisa saja mengalami kelumpuhan total jika benda tajam itu lebih lama lagi bersarang di tenggorokannya.

Bahkan letak benda tajam yang berada di tenggorokan terlalu dekat dengan arteri. Hal itu membuar tindakan operasinya pun sangat berisiko.

Ilustrasi jarum akupuntur. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi jarum. (Sumber: Shutterstock)

Namun, akhirnya tim medis berhasil melakukan tindakan operasi untuk anak tersebut selama 7 jam. Potongan jarum yang berhasil dikeluarkan dari leher bocah itu ternyata mencapai sepanjang 5 cm.

Sayangnya, pihak keluarga tidak ada yang mengetahui persis awal mula potongan jarum itu bisa bersarang di leher anak ini selama 6 tahun belakangan.

Beruntungnya, operasi berhasil dan sekarang bocah 8 tahun itu tengah menjalani proses pemulihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Hari Berturut-turut Aniaya Anak hingga Tewas, Siti Dibawa ke RS Jiwa

Dua Hari Berturut-turut Aniaya Anak hingga Tewas, Siti Dibawa ke RS Jiwa

Jawa Tengah | Selasa, 23 Juli 2019 | 13:20 WIB

Kehilangan 2 Subscriber, Ungkapan Sedih Bocah Ini Bikin Warganet Penasaran

Kehilangan 2 Subscriber, Ungkapan Sedih Bocah Ini Bikin Warganet Penasaran

Tekno | Jum'at, 19 Juli 2019 | 17:20 WIB

Sedih, Seorang Turis Lumpuh Total Usai Bermain di Wahana Seluncur Air

Sedih, Seorang Turis Lumpuh Total Usai Bermain di Wahana Seluncur Air

News | Rabu, 17 Juli 2019 | 17:30 WIB

Unggah Foto Anak Ini, Akun Twitter Harry Kane Banjir Ucapan Belasungkawa

Unggah Foto Anak Ini, Akun Twitter Harry Kane Banjir Ucapan Belasungkawa

Bola | Selasa, 16 Juli 2019 | 21:10 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB