Studi Ungkap Musik Bermanfaat Kurangi Kecemasan Sebelum Jalani Anestesi

Vika Widiastuti Suara.Com
Sabtu, 27 Juli 2019 | 12:15 WIB
Studi Ungkap Musik Bermanfaat Kurangi Kecemasan Sebelum Jalani Anestesi
Ilustrasi mendengarkan musik. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa musik bisa menenangkan dan mengurangi kecemasan pasien sebelum anestesi. Musik dianggap sebagai alternatif obat penenang untuk mengurangi kecemasan sebelum prosedur blok saraf perifer, klaim para peneliti.

Dilansir dari thehealthsite, biasanya pasien akan menggunakan obat penenang, seperti midazolam sebelum menjalani prosedur. Namun, peneliti menemukan ternyata musik juga sama efektifnya untuk mengurangi kecemasan.

Disebutkan bahwa prosedur blok saraf perifer adalah jenis anestesi regional yang dilakukan di daerah pra operasi untuk memblokir rasa sakit di area tertentu pada tubuh. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk operasi ortopedi rawat jalan, seperti arthroscopies pinggul dan lutut, operasi siku atau tangan.

Menurut pemimpin studi, Veena Graff, temuan ini menunjukkan adanya alternatif cara yang bebas obat  untuk membantu menenangkan pasien sebelum prosedur.

"Kami telah meluncurkan proses baru di pusat bedah rawat jalan kami untuk memberikan pasien yang ingin mendengarkan musik dengan akses ke headphone sekali pakai. Pada akhirnya, tujuan kami adalah menawarkan musik sebagai alternatif untuk membantu pasien rileks selama periode perioperatif mereka," ujarnya.

Ilustrasi seorang perempuan sedang mendengarkan musik menggunakan headphone (Shutterstock).
Ilustrasi seorang perempuan sedang mendengarkan musik menggunakan headphone (Shutterstock).

Dalam penelitian ini, tim secara acak meminta 157 orang dewasa untuk menerima satu dari dua opsi sebelum menjalani blok saraf perifer. Pertama, suntikan 1-2 mg midazolam atau mendengarkan musik Marconi Union 'Weightless', yang dibuat bekerja sama dengan terapi suara. Harmoni, ritme, dan garis bass telah dirancang secara hati-hati dan khusus untuk menenangkan pendengar.

Peneliti pun mengevaluasi tingkat kecemasan sebelum dan sesudah penggunaan setiap metode. Mereka menemukan perubahan serupa pada tingkat kecemasan dari kedua kelompok.

Namun, tim peneliti mencatat bahwa pasien yang menerima midazolam melaporkan tingkat kepuasan lebih tinggi. Para peneliti mengaitkan hal ini dengan sejumlah faktor, termasuk menggunakan headphone peredam bising, tidak membakukan volume musik, dan tidak mengizinkan pasien untuk memilih musik.

Baca Juga: Alami Gangguan Kecemasan? 5 Cara Mudah Ini Bisa Bantu Mengatasinya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI