Punggung Remaja Ini Melepuh Parah Setelah Snorkling di Kuba

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 01 Agustus 2019 | 12:17 WIB
Punggung Remaja Ini Melepuh Parah Setelah Snorkling di Kuba
Ilustrasi punggung perempuan. (Pexels)

Suara.com - Sengatan sinar matahari pada kulit memang bisa membahayakan. Itulah sebabnya, mengapa kita dianjurkan untuk sering melindungi diri dengan tabir surya berSPF secara tepat.

Jika tidak, kondisi mengerikan seperti yang dialami oleh remaja ini mungkin bisa terjadi pada Anda. Remaja ini membagikan foto kulitnya yang melepuh setelah satu jam snorkling di Kuba saat ia liburan.

Remaja bernama Maisie Squires ini menderita luka bakar parah di punggungnya. Dalam gambar tersebut, terlihat punggung sampai melepuh sebesar bola golf.

Menurut remaja 16 tahun ini, dia sempat melindungi dirinya dengan lotion antimatahari sebelum pergi snorkling. Dia kemudian melakukan penerbangan selama sembilan jam kembali ke Inggris dengan lecet di punggungnya pada hari berikutnya.

Maisie memposting foto-foto mengerikan itu ke akun Facebook-nya, mengingatkan kepada teman-temannya tentang pentingnya perlindungan dari sinar matahari.

"Jadi perhatikan betapa bengkak dan menjijikkannya punggung saya, tetapi inilah, sunburn yang saya alami berubah menjadi mengerikan tepat sebelum penerbangan sembilan jam pulang ke Inggris, sangat terkejut!" tulis dia.

"Saya snorkeling selama satu jam dan punggung saya terbuka, tetapi saya tidak menyadari punggung saya terbakar dan saya memakai sunscreen. Saya melepuh seperti itu karena matahari sangat panas di Kuba pada hari Selasa, dan saya memiliki kulit yang sangat terang," tambah dia seperti dilansir dari Metro.

Dalam gambar-gambar yang menjadi viral, punggung Maisie tampak sangat bengkak dan merah, dengan bercak-bercak hitam dan putih yang mengelilingi empat lepuhan besar.

Dua lepuhan paling besar dipenuhi dengan cairan kuning dan dapat dilihat dari bawah pakaian Maisie, sehingga menyebabkan masalah saat dia duduk. Di foto lain, dua lepuhan muncul, tetapi hanya tanda hitam dan luka bakar di punggungnya menjadi gelap.

Cuaca di ibukota Kuba, Havana, mencapai sekitar 33 derajat celcius pada hari Selasa, yang mirip dengan suhu di beberapa bagian Inggris karena gelombang panas yang sedang berlangsung.

Namun, sengatan matahari disebabkan oleh sinar UV yang jauh lebih parah di Kuba daripada di Inggris, menurut skor indeks UV mereka. Pada skala yang berkisar dari satu hingga 12, Inggris jarang mengalami skor indeks UV lebih tinggi dari delapan. Namun, Kuba secara teratur skornya mencapai 11 dan 12.

Postingan ini dibagikan lebih dari 10 ribu kali dan menerima ribuan komentar, banyak di antaranya mendesaknya untuk mencari pertolongan medis segera.

"Lepuh di punggung saya masih sangat sakit dan saya masih tidak bisa duduk atau berbaring karena punggung saya. Saya tidak harus melakukan apapun, seperti yang dikatakan rumah sakit kepada saya, bahwa saya hanya perlu menunggunya pecah sendiri," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merasakan Sakit Punggung Saat Duduk? Ini 7 Cara untuk Meredakannya

Merasakan Sakit Punggung Saat Duduk? Ini 7 Cara untuk Meredakannya

Health | Kamis, 25 Juli 2019 | 06:00 WIB

4 Tips Pakai Ransel agar Terhindar dari Sakit Punggung

4 Tips Pakai Ransel agar Terhindar dari Sakit Punggung

Health | Senin, 15 Juli 2019 | 08:00 WIB

#GetWellSoonJackson Trending di Twitter, Kenali Penyebab Cedera Punggung

#GetWellSoonJackson Trending di Twitter, Kenali Penyebab Cedera Punggung

Health | Senin, 15 Juli 2019 | 06:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB