Triple Burden Masalah Gizi di Indonesia Ancam Kesehatan Anak dan Remaja

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Kamis, 01 Agustus 2019 | 17:15 WIB
Triple Burden Masalah Gizi di Indonesia Ancam Kesehatan Anak dan Remaja
Anak obesitas dan anak kurang gizi di Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Triple Burden Masalah Gizi di Indonesia Ancam Kesehatan Anak dan Remaja

Kesehatan anak-anak dan remaja di Indonesia perlu perhatian serius, mengingat masalah gizi belum juga teratasi.

Beberapa tahun lalu, kita mengenal istilah double burden masalah gizi, yakni tingginya kasus obesitas dan malnutrisi pada anak-anak di waktu yang bersamaan.

Namun Ardhiantie, Perencana Muda dari Direktorat Kesehatan dan Gizi Bappenas/Kementerian PPN, mengatakan masalah gizi saat ini lebih serius, karena sudah mencapai triple burden, alias tiga beban.

"Jadi bukan lagi beban ganda (double burden) tapi sudah triple burden. Selain malnutrisi dan obesitas, anak-anak dan remaja Indonesia saat ini mengalami masalah kekurangan mikronutrien," ujarnya dalam sesi Master Class Health and Nutrition Journalist Academy yang diselenggarakan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Kamis (1/8/2019).

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, stunting alias masalah kurang gizi mengalami penurunan menjadi 30,8 persen dari 37,2 persen di tahun 2013. Begitu pula dengan anak obesitas, yang sebelum 11,8 persen (2013) menjadi 8 persen (2018).

Sayangnya, jumlah remaja yang mengalami anemia atau kekurangan zat besi justru naik. Di tahun 2013, prevalensinya mencapai 37,1 persen. Sementara di 2018, angkanya naik menjadi 48,9 persen.

Anemia salah satu kekurangan mikronutrien yang jadi masalah gizi anak dan remaja. (Shutterstock)
Anemia salah satu kekurangan mikronutrien yang jadi masalah gizi anak dan remaja. (Shutterstock)

"Anemia ini kan kekurangan zat besi, dan merupakan salah satu bagian dari kekurangan mikronutrien. Ini tantangan baru untuk masalah gizi pada anak dan remaja di Indonesia," urai Ardhiantie.

Penanganan masalah gizi anak memang tak bisa dilakukan sepihak. Dalam artian, tanggung jawab pengentasan masalah gizi tidak hanya ada di pundak sektor kesehatan, namun juga sektor lainnya.

Penanganan masalah gizi juga harus melibatkan dinas sosial, sanitasi, pendidikan, perlindungan sosial hingga pemerintah daerah. Sayangnya, masih ada pemerintah daerah yang tidak menganggap masalah gizi sebagai prioritas di daerahnya.

"Dari pusat sudah ada rancangan pengentasan masalah gizi, Pak Presiden dan Pak Wakil Presiden juga sering bicara soal stunting, namun belum semua kepala daerah menjadikan perbaikan gizi sebagai prioritas," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamat Hari Anak Nasional, Ini 4 Masalah Kesehatan Anak di Indonesia

Selamat Hari Anak Nasional, Ini 4 Masalah Kesehatan Anak di Indonesia

Health | Selasa, 23 Juli 2019 | 12:02 WIB

Duh, Sepertiga Remaja Perempuan di Indonesia Derita Anemia

Duh, Sepertiga Remaja Perempuan di Indonesia Derita Anemia

Health | Selasa, 16 Juli 2019 | 16:39 WIB

Nggak Mahal, 5 Superfood Ini Bantu Jaga Kesehatan Anak

Nggak Mahal, 5 Superfood Ini Bantu Jaga Kesehatan Anak

Health | Kamis, 04 Juli 2019 | 13:56 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB