Demi Kepuasan Seksual, Remaja 14 Tahun Tusukkan Jarum ke Mr P!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 20 Agustus 2019 | 14:27 WIB
Demi Kepuasan Seksual, Remaja 14 Tahun Tusukkan Jarum ke Mr P!
Ilustrasi penis, organ intim pria. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa waktu lalu seorang remaja menusukkan jarum akupuntur ke organ intimnya untuk mengatasi kantuk. Kini seorang remaja laki-laki usia 14 tahun dilaporkan memasukkan jarum jahit ke penisnya untuk kepuasan seksual.

Remaja asal Tunisia termasuk mengakui kerap menusukkan jarum jahit ke penisnya untuk stimulasi erotis atau kepuasan seksual.

Akibatnya, remaja ini pun tidak bisa buang air kecil selama 3 hari hingga dilarikan ke rumah sakit.

Para petugas medis yang menanganinya terpaksa melakukan forsep untuk menarik benda tajam itu dari penisnya.

Seorang dokter di Rumah Sakit La Rabta, Tunsia yang menangani remaja ini juga terheran. Hal itu karena sebelumnya tidak pernah ada kasus seperti ini.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, jarum jahit yang ditusukkan oleh remaja tersebut sepanjang 5 cm.

Ilustrasi organ itnim pria (shutterstock)
Ilustrasi organ itnim pria (shutterstock)

Ahli bedah pun harus melakukan anestesi umum ketika mengeluarkan jarum sepanjang 5 cm dari penis remaja tersebut.

"Periode pasca operasi berjalan lancar. Pasien dipulangkan sehari setelahnya. Departemen kejiwaan juga mengonfirmasi bahwa anak tersebut tidak memiliki masalah mental," kata dr. Selim Zaghbib, dikutip dari The Sun.

Sebelumnya, anak tersebut sempat diperiksa kondisi psikologisnya. Itu mengingat alasannya yang menusukkan jarum jahit untuk kepuasan seksual.

Ternyata psikolog di sekolahnya juga mengatakan bahwa ia tidak memiliki masalah psikologi yang mendorongnya berperilaku seperti itu.

Ilustrasi Mr P. (Shutterstock)
Ilustrasi Mr P. (Shutterstock)

Perbuatan remaja ini memasukkan jarum ke penisnya demi kenikmatan seksual dianggap sebagai fetish dengan cara melukai diri sendiri.

Akibat kejadian ini, dokter mengingatkan agar orang tidak sembarangan memasukkan benda asing ke dalam organ intim, apalagi benda tajam yang tidak disterilisasi.

Dokter mengatakan benda itu bisa menyebabkan infeksi, gangren, cedera pada uretra atau kandung kemih, dan penyempitan saluran kemih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Memperbesar Ukuran Mr P? Konsumsi Semangka Secara Rutin!

Ingin Memperbesar Ukuran Mr P? Konsumsi Semangka Secara Rutin!

Health | Senin, 19 Agustus 2019 | 21:10 WIB

Ingin Miss V Rapat Seperti Masih Gadis? Ketahui Metode Perawatan HIFU!

Ingin Miss V Rapat Seperti Masih Gadis? Ketahui Metode Perawatan HIFU!

Health | Rabu, 14 Agustus 2019 | 15:35 WIB

Nars Promosi Lipstik Terbaru, Bentuknya Dianggap Mirip Penis

Nars Promosi Lipstik Terbaru, Bentuknya Dianggap Mirip Penis

Lifestyle | Rabu, 14 Agustus 2019 | 08:40 WIB

Derita Priapism, Pria ini Alami Ereksi Selama 2 Minggu yang Menyakitkan!

Derita Priapism, Pria ini Alami Ereksi Selama 2 Minggu yang Menyakitkan!

Health | Selasa, 13 Agustus 2019 | 09:38 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB