Angka Putus Sekolah Tingkat SMU di Amerika kian Mengkhawatirkan

Ade Indra Kusuma

Senin, 26 Agustus 2019 | 12:10 WIB
Angka Putus Sekolah Tingkat SMU di Amerika kian Mengkhawatirkan
Ilustrasi sekolah. (Unsplash/Feliphe S)

Suara.com - Angka Putus Sekolah Tingkat SMU di Amerika kian Mengkhawatirkan

Meski menjadi negara maju, ternyata di Amerika juga termasuk tinggi kategori anak yang drop out, putus sekolah atau keluar dari sekolah.

Biro Sensus Amerika Serikat mensurvey hampir seperempat dari penduduk yang berusia diatas tiga tahun kini belajar di berbagai tingkatan sekolah, mulai dari TK hingga perguruan tinggi.

"Angka ini sekitar 76 juta orang. Namun setiap tahun, lebih dari 1,2 juta siswa tidak dapat menyelesaikan pendidikan sekolah menengah di Amerika atau sama dengan tiap 26 detik terdapat satu siswa yang gagal, atau putus sekolah," seru mantan Menteri Pendidikan Amerika Serikat Tony Miller seperti mengutip VOAIndonesia baru-baru ini.

Data Biro Sensus Amerika Serikat menyatakan, persentase anak muda yang berusia antara 18 sampai 24 tahun dan tamat sekolah menengah, naik dari 83,9 persen pada tahun 2007 menjadi 87,5 persen tahun 2017.

Jumlah siswa yang mendaftar ke perguruan tinggi tidak berubah dalam 10 tahun terakhir, yaitu 18,4 juta orang. Jumlah mahasiswanya, mencapai 54,9 persen.  Untuk mahasiswI tingkat Sarjana jumlahnya lebih tinggi, yaitu 59,8 persen.

Tamatan sekolah menengah mencapai 30.500 dolar AS per tahun atau sekira Rp 400 juta. Kalau beruntung, setelah mendapat gelar diploma (bachelor), empat tahun kemudian ia bisa mengharapkan gaji hampir 36.500 dolar AS per tahun.

Ilustrasi sekolah. (Unsplash/Neonbrand)
Ilustrasi sekolah. (Unsplash/Neonbrand)

Tingkat pengangguran diantara orang yang tidak punya ijazah SMU tercatat 12 persen, dibandingkan tamatan perguruan tinggi, yang berada pada angka 4,1 persen.

Menurut Departemen Pendidikan, tingkat kemiskinan diantara orang yang tidak memiliki ijazah SMU bisa mencapai 30,8 persen, dibanding hanya 13,5 persen bagi yang tamat perguruan tinggi.

baca juga

Tingkat pendidikan yang rendah juga tercermin dalam jumlah orang yang masuk penjara karena satu dan lain hal. Menurut hasil studi Universitas Northeastern, jumlah napi yang tidak tamat sekolah menengah 63 kali lebih tinggi dari orang yang tamat pendidikan S-1.

Hal ini menunjukkan siswa yang putus sekolah itu terpapar pada keadaan sosial-ekonomi yang buruk, yang seringkali merupakan menjadi gerbang memasuki dunia kejahatan.

Studi Universitas Northeastern itu juga menunjukkan, seorang siswa SMU yang putus sekolah mengakibatkan kerugian pada masyarakat sebesar 292 ribu dolar semasa hidupnya, karena ongkos-ongkos yang terkait pemenjaraan dan jumlah pajak yang lebih kecil yang mereka bayarkan.

Harian Washington Post melaporkan, dari sekitar tiga juta anak muda yang tamat sekolah menengah tiap tahun, sebagian besar dari dua juta orang yang mendaftar ke perguruan tinggi, akhirnya gagal ditengah jalan. Mereka drop out tidak lama setelah mulai kuliah.

Sejak bertahun-tahun tidak banyak perguruan tinggi yang mengumpulkan statistik tentang siswa yang putus kuliah. Pemerintah federal Amerika bahkan tidak mencatat angka-angka siswa yang lulus perguruan tinggi empat tahun sampai pertengahan tahun 1990-an.

Pada dasarnya, anak-anak orang kaya cenderung bisa menyelesaikan studi mereka, dibanding anak-anak dari keluarga miskin. Satu dari dua anak muda keluarga yang berpenghasilan diatas 90,000 dolar per tahun diperkirakan bisa mendapat gelar diploma sebelum ia berusia 24 tahun. Tapi bagi anak muda dari keluarga miskin, hanya satu dari 17 orang yang bisa mencapai tahapan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa Terancam DO Setelah Sidang Skripsi, Cuit untuk Kampus Viral

Mahasiswa Terancam DO Setelah Sidang Skripsi, Cuit untuk Kampus Viral

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 14:46 WIB

Reza Jual Gadis Putus Sekolah di Facebook untuk Ngeseks, Harganya Rp 4 Juta

Reza Jual Gadis Putus Sekolah di Facebook untuk Ngeseks, Harganya Rp 4 Juta

News | Jum'at, 08 Maret 2019 | 14:17 WIB

Sebelum Kaya Raya, Elon Musk Pernah Drop Out Kuliah

Sebelum Kaya Raya, Elon Musk Pernah Drop Out Kuliah

Tekno | Sabtu, 26 Januari 2019 | 13:16 WIB

Terkini

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

×