Aura Kasih Panik Anaknya Sering Gumoh, Kenapa Bayi Bisa Seperti Itu?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 02 September 2019 | 14:25 WIB
Aura Kasih Panik Anaknya Sering Gumoh, Kenapa Bayi Bisa Seperti Itu?
Aura Kasih dan Eryck Amaral [Suara.com/Yuliani]

Suara.com - Saat ini Aura Kasih tengah menikmati harinya sebagai seorang ibu. Tentu bukan hal mudah bagi Aura Kasih menjadi seorang ibu dari bayi perempuan 2,5 bulan untuk pertama kalinya.

Aura Kasih pun mengaku sempat mengalami panik ketika anak pertamanya sering gumoh. Bahkan, dia sampai memastikan kondisi anaknya dengan bertanya kepada yang lebih berpengalaman.

"Kesehatan doang paling (nanya orangtua), kemarin gumoh (anak) terus nanya-nanya emang bayi gumoh nggak apa-apa ya, blablabla. Panik aja, sih. Tapi kalau ngasuh, lebih aku sama Eryck," kata Aura Kasih.

Melansir dari Mayo Clinic, gumoh adalah hal yang biasa terjadi pada bayi di usia 3 bulan pertamanya. Secara medis, kondisi ini dikenal sebagai gastroesophageal reflux atau refluks asam bayi.

Hal ini terjadi karena makanan yang masuk ke dalam perutnya kembali naik ke atas akibat katup antara esofagus dan lambung terbuka.

Putri Aura Kasih. [instagram/aurakasih]
Putri Aura Kasih. [instagram/aurakasih]

Katup itu seharusnya tertutup ketika makanan masuk ke dalam lambung. Dengan begitu, tidak akan menyebab makanan kembali ke atas lalu mengakibatkan bayi gumoh.

Namun, katup pada bayi yang masih beberapa bulan belum berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, bayi sering gumoh dan kebanyakan akan berhenti di usia 1 tahun.

Adapun beberapa hal yang bisa menyebabkan bayi gumoh, antara lain:

1. Makan atau minum susu terlalu banyak

2. Langsung bermain setelah makan

3. Menelan banyak udara ketika minum susu maupun ASI

Seorang bayi perempuan menangis. [shutterstock]
Seorang bayi perempuan menangis. [shutterstock]

Melansir dari hellosehat, ada pula perbedaan antara gumoh dengan muntah. Bayi yang mengalami gumoh biasanya terlihat seperti bayi sehat pada umumnya.

Mereka masih bisa makan dengan baik dan mengalami penambahan berat badan secara normal. Lalu, susu yang keluar dari mulut biasanya mengalis dengan sendirinya.

Berbeda dengan bayi yang muntah. Mereka biasanya terlihat kesakitan dan rewel hingga mengalami penurunan berat badan. Bayi terlihat berusaha kuat mengeluarkan susu dari mulutnya ketika muntah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cemas Buah Hati Rewel Saat Terbang, Anissa Aziza Mengaku Tak Bisa Tidur

Cemas Buah Hati Rewel Saat Terbang, Anissa Aziza Mengaku Tak Bisa Tidur

Health | Senin, 02 September 2019 | 11:19 WIB

Keluarga Aura Kasih Gunakan 4 Bahasa saat Kumpul-kumpul

Keluarga Aura Kasih Gunakan 4 Bahasa saat Kumpul-kumpul

Entertainment | Minggu, 01 September 2019 | 19:05 WIB

Lima Keluarga Tewas, Bayi Ditemukan Merangkak di Pegunungan

Lima Keluarga Tewas, Bayi Ditemukan Merangkak di Pegunungan

News | Minggu, 01 September 2019 | 17:57 WIB

Sudah Uzur, Kritikus Film Yan Widjaya Batal Dilaporkan Aura Kasih

Sudah Uzur, Kritikus Film Yan Widjaya Batal Dilaporkan Aura Kasih

Entertainment | Minggu, 01 September 2019 | 15:50 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB