Migrain Ganggu Rutinitas Harian, Ini 3 Cara yang Bisa Dilakukan

Ade Indra Kusuma | Vessy Dwirika Frizona | Suara.com

Kamis, 05 September 2019 | 15:17 WIB
Migrain Ganggu Rutinitas Harian, Ini 3 Cara yang Bisa Dilakukan
Migrain Ganggu Rutinitas Harian, Ini 3 Cara yang Bisa Dilakukan (Shutterstock)

Suara.com - Migrain Mengganggu Rutinitas Harian, Ini 3 Cara yang Bisa Dilakukan

Bagi penderita migrain, hidup ini seperti permainan. Gelisah menunggu penderitaan datang menyerang, seolah bersiap merasakan sakit seperti yang dirasakan sebelumnya dan hal itu membuat Anda takut.

Seperti dilansir Dailymail, Kamis (5/9/2019) survei terbaru menemukan 60 persen penderita migrain menyerah mencari bantuan mengatasi migrain mereka karena merasa seperti dihantui  ketakutan yang tidak pernah surut dalam hidupnya.

Lisa Faulkner, mantan aktris, penulis, sekaligus presenter kuliner mengatakan, migrain sering mengganggu hidupnya, setidaknya dua bulan sekali migrain datang. Dia tidak menemukan cara efektif untuk mengatasi migrain, sehingga penderitaan itu kerap membuatnya frustasi. Merangkum dari Tame Your Migraine, inilah 5 cara mengelola migrain.

Ilustrasi orang sakit kepala (Pixabay/geralt)
Ilustrasi orang sakit kepala (Pixabay/geralt)

Identifikasi pemicu 

Menulis buku harian migrain adalah cara bagus untuk mengamati dan mengidentifikasi pemicu migrain secara konsisten.

Catat detail seperti tanggal dan waktu serangan migrain, apa yang Anda lakukan, kapan dimulai, berapa lama, gejala yang Anda alami, dan apakah Anda minum obat.

Mungkin juga penting memasukkan informasi lain, seperti makanan yang Anda konsumsi dan berapa lama tidur pada malam sebelumnya.

Menggabungkan kesadaran pemicu migrain dengan rencana perawatan saat ini dapat membantu berjalannya konsultasi dengan dokter tentang cara-cara yang mungkin bisa menurunkan frekuensi serangan migrain.

Migrain Kronis

Jika serangan sangat sering terjadi, mungkin Anda mengalami kondisi yang disebut migrain kronis.

Ini didefinisikan dengan mengalami lebih dari 15 hari sakit kepala per bulan selama periode tiga bulan, di mana lebih dari delapan termasuk gejala lain yang berhubungan dengan migrain, seperti mual dan sensitivitas terhadap cahaya dan suara.

Munculkan rencana serangan

Merasakan tanda-tanda pertama migrain, seperti peningkatan sensitivitas terhadap cahaya, dapat membuat Anda tertekan, terutama jika Anda telah mengalami serangan yang melemahkan di masa  lalu.

Merencanakan secara rutin untuk menghadapi migrain dapat membantu mencapai rasa kontrol yang lebih besar dan mengurangi gangguan pada kehidupan sehari-hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Minum Air Bisa Sembuhkan Sakit Kepala?

Benarkah Minum Air Bisa Sembuhkan Sakit Kepala?

Health | Rabu, 04 September 2019 | 10:45 WIB

Derita 4 Sindrom Langka, Gadis 14 Tahun Tidak Bisa Konsumsi Makanan Padat

Derita 4 Sindrom Langka, Gadis 14 Tahun Tidak Bisa Konsumsi Makanan Padat

Health | Rabu, 21 Agustus 2019 | 21:08 WIB

Pusing Setelah Konsumsi Makanan Tertentu? Redakan dengan Cara Ini!

Pusing Setelah Konsumsi Makanan Tertentu? Redakan dengan Cara Ini!

Health | Senin, 12 Agustus 2019 | 15:15 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB