Kelainan Aneh, Air Mata Wanita Ini Berbentuk Kristal Bak Kisah Putri Duyung

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 24 September 2019 | 11:26 WIB
Kelainan Aneh, Air Mata Wanita Ini Berbentuk Kristal Bak Kisah Putri Duyung
Ilustrasi perempuan menangis mengeluarkan kristal. (Unsplash/Anthony Tran)

Suara.com - Seorang wanita asal Spandaryan di Armenia mengalami kelainan langka yang membuat air matanya berwujud seperti kristal. Wanita bernama Satenik Kazaryan (22) ini mengaku air matanya selalu berbentuk kristal, termasuk setiap kali menangis.

Mulanya, Satenik mengira ada debu atau benda asing di matanya. Matanya terasa sakit, perih dan ada benda bergerigi ketika mengeluarkan air mata.

"Saya datang ke dokter karena merasa ada debu di mata yang menyakitkan dan tak kunjung hilang. Kemudian dokter mengeluarkan beberapa butiran kristal dari mata saya," katanya dikutip dari Mirror.

Setelah pengobatan awal, Satenik merasa kondisi matanya jauh lebih baik. Tetapi tak lama, air matanya jadi lebih sering keluar dan berbentuk kristal. Satenik merasa lebih kesakitan karena kristal-kristal air matanya.

Akhirnya, Satenik memutuskan kembali memeriksakan kondisi ke dokter. Tetapi, dokter justru terkejut melihat kondisinya.

Ilustrasi wanita sedih dan air mata mengeluarkan kristal. (Ilustrasi Shutterstock).
Ilustrasi wanita sedih dan air mata mengeluarkan kristal. (Ilustrasi Shutterstock).

"Semua dokter terkejut melihat kondisiku karena belum pernah menemuinya. Bahkan, mereka tidak mengerti aku mengalami kelainan apa," ujarnya.

Dokter sempat mengira Satenik hanya mengada-ngada kondisi. Bahkan semua orang di sekitarnya hampir tak percaya bahwa air matanya berubah mengkristal.

Tatyana Shilova, dokter spesialis mata asal Rusia pun mengakui kondisi yang dialami Satenik sangat unik. Hal itu karena ia belum pernah menemui seseorang di dunia nyata yang air matanya berbentuk kristal.

Ilustrasi seorang perempuan sedang menangis. (Shutterstock)
Ilustrasi seorang perempuan sedang menangis. (Shutterstock)

"Patologi seperti itu tidak pernah terjadi, sehingga dokter mungkin mengalami kesulitan mengidentifikasi penyebabnya," ujarnya.

baca juga

Perlu dipahami, dalam air mata terdapat unsur protein, lemak, mikro dan memiliki komposisi ionik tertentu. Jika konsentrasi garam meningkat, kondisi ini bisa menyebabkan kristalisasi.

Selain itu, protein di dalam air mata juga bisa meningkatkan kepadatannya. Tatyana juga menduga bahwa air mata berbentuk kristal ini bisa merupakan tanda masalah lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengintip Jernihnya Gua Kristal, Surga Tersembunyi yang Ada di Kupang

Mengintip Jernihnya Gua Kristal, Surga Tersembunyi yang Ada di Kupang

Lifestyle | Sabtu, 14 September 2019 | 13:45 WIB

Menangis karena Patah Hati Hingga Air Mata Habis, Bisa Bikin Mata Kering?

Menangis karena Patah Hati Hingga Air Mata Habis, Bisa Bikin Mata Kering?

Health | Rabu, 11 September 2019 | 20:05 WIB

Ini Penyebab Ayah Tak Dengar Suara Bayi Menangis di Malam Hari

Ini Penyebab Ayah Tak Dengar Suara Bayi Menangis di Malam Hari

Lifestyle | Selasa, 03 September 2019 | 09:30 WIB

Menangis saat Patah Hati, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan Mental

Menangis saat Patah Hati, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan Mental

Lifestyle | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 13:21 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB