Darah Haid Terlalu Banyak, Apa Penyebabnya?

Vania Rossa

Selasa, 24 September 2019 | 13:28 WIB
Darah Haid Terlalu Banyak, Apa Penyebabnya?
Ilustrasi haid terlalu banyak. (Shutterstock)

Suara.com - Jumlah arah haid yang keluar setiap bulan memang berbeda-beda antar perempuan. Ada yang sudah berhenti keluar di hari ke-3 haid, tapi ada pula yang masih keluar deras hingga hari ke-7 haid.

Tapi, waspada darah haid yang terlalu banyak membuat Anda harus mengganti pembalut berkali-kali, bahkan hingga setiap jam. Hal ini dikenal sebagai menorrhagia, istilah medis untuk periode haid dengan perdarahan yang tidak normal, baik haid yang lebih banyak atau haid berkepanjangan.

Selain darah haid banyak, ada juga yang mengalami haid lebih panjang daripada waktu haid normal. Dampak jangka panjangnya, Anda mungkin akan mengalami anemia yang gejalanya berupa kelelahan, pusing, dan lemas.

Lalu, apa penyebabnya menorrhagia? Dilansir dari WebMD, ini dia penyebab menorrhagia menurut Rachel Liberto, RN, ahli obstetri dan ginekologi.

1. Ketidakseimbangan hormon
Keseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron diperlukan untuk mengatur penumpukan lapisan rahim (endometrium) yang luruh selama menstruasi. Jika terjadi ketidakseimbangan hormon, endometrium akan berkembang secara berlebihan dan akhirnya luruh dalam bentuk perdarahan menstruasi yang berat.

Ada beberapa kondisi yang memicu ketidakseimbangan hormon, di antaranya sindrom ovarium polikistik (PCOS), obesitas, resistensi insulin, dan masalah tiroid.

2. Fibroid rahim
Fibroid rahim merupakan tumor rahim yang tidak bersifat kanker. Kondisi ini bisa muncul selama masa subur perempuan. Fibroid rahim dapat menyebabkan perdarahan haid yang lebih berat dari normal atau berkepanjangan. Penyebabnya diduga berkaitan dengan hormon estrogen.

3. Polip
Adanya polip atau pertumbuhan kecil dan jinak pada lapisan rahim (polip uterus) dapat menyebabkan perdarahan haid yang berat atau berkepanjangan. Polip ini bisa dipicu oleh infeksi ataupun respon abnormal terhadap meningkatnya kadar estrogen, atau penumpukan di pembuluh darah leher rahim.

4. Kontrasepsi IUD
Pada beberapa perempuan, penggunaan kontrasepsi IUD dapat menimbulkan menorrhagia. Jika Anda termasuk salah seorang pengguna IUD yang mengalami menorrhagia, cobalah berkonsultasi ke dokter mengenai kemungkinan untuk menggantinya dengan metode kontrasepsi lain.

baca juga

5. Kanker rahim dan kanker serviks
Kanker dapat menyebabkan perdarahan haid yang berlebihan, terutama pada wanita pascamenopause atau pernah menjalani pap smear dengan hasil yang menunjukkan abnormal.

Human papillomavirus (HPV) adalah penyebab sekitar 90% dari seluruh kanker serviks. Sedangkan penyebab kanker rahim atau endometrium tidak diketahui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bebas Nyeri Haid Selamanya, Coba Lakukan Pola Makan Ini

Bebas Nyeri Haid Selamanya, Coba Lakukan Pola Makan Ini

Health | Kamis, 19 September 2019 | 10:56 WIB

Jerawat Berdatangan sebelum Haid Bikin Kesal, Ini Cara Mencegahnya

Jerawat Berdatangan sebelum Haid Bikin Kesal, Ini Cara Mencegahnya

Lifestyle | Rabu, 11 September 2019 | 18:25 WIB

Sering Nyeri Perut Saat Menstruasi? Coba Posisi Tidur Seperti ini

Sering Nyeri Perut Saat Menstruasi? Coba Posisi Tidur Seperti ini

Health | Selasa, 13 Agustus 2019 | 17:55 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×