Wamena Belum Pulih, Menkes Imbau Tenaga Kesehatan Pakai Baju Dinas

Vania Rossa, Risna Halidi

Senin, 30 September 2019 | 14:52 WIB
Wamena Belum Pulih, Menkes Imbau Tenaga Kesehatan Pakai Baju Dinas
Menkes Nila dalam acara konferensi pers di Gedung Kemenkes, Jakarta, Senin, (30/9/2019). (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Kerusuhan yang terjadi di Wamena juga berimbas pada tenaga kesehatan yang bertugas di sana. Salah satunya terjadi pada dr. Soeko Marsetiyo yang tewasa saat kerusuhan di Wamena, Papua, pada 23 September 2019 lalu.

Hal ini tak hanya menimbulkan keprihatinan semua pihak khususnya dari kalangan kesehatan. Dokter yang telah mengabdikan dirinya puluhan tahun bagi masyarakat di daerah tanpa membedakan suku, agama, dan ras, harus mengalami kejadian tragis yang menyebabkan kematian. Dan bukan tak mungkin jika hal ini dapat terjadi pada tenaga kesehatan lain.

Hingga saat ini, kondisi di Wamena sendiri masih belum kondusif, di mana masyarakat dan petugas-petugas kesehatan masih mengungsi di rumah sakit daerah dan Kodam. Meski begitu, para petugas kesehatan ini tetap memberikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melihat kondisi ini, banyak pihak mendesak pemerintah, baik pusat maupun daerah, dan aparat keamanan, untuk segera melakukan pemulihan kondisi di Wamena dengan pendekatan persuasif, agar situasi kembali aman dan tetap meningkatkan keamanan bagi seluruh petugas kesehatan dan sarana prasarana kesehatan di Wamena.

Bahkan Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) dan Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia (MHKI), secara khusus dalam siaran pers yang disebarkan pada Jumat (27/9/2019) lalu, meminta semua pihak untuk tidak memperlakukan seluruh dokter/dokter gigi dan tenaga kesehatan lainnya secara tidak manusiawi, bahkan menyebabkan perlukaan dan bahkan kematian.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Moeloek, mengimbau para tenaga kesehatan di wilayah konflik Wamena, Papua, untuk beraktivitas menggunakan pakaian dinas.

"Kami mengimbau tenaga kesehatan, kalau mau pergi pakai baju kesehatan, pakai baju dokter, yang warna putih, kalau bisa yang ada tulisan 'kesehatan'", kata Nila dalam acara konferensi pers di Gedung Kemenkes, Jakarta, Senin (30/9/2019).

Hal tersebut, kata Menteri Nila, dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman.

Menteri Nila juga mengimbau agar petugas kesehatan yang merasa tidak aman tinggal di wilayahnya, untuk segera mengungsi ke tempat yang dirasa lebih aman.

Menurut informasi terkini, ada sekitar 31 orang tenaga dokter yang masih berada di wilayah konflik di Wamena, Papua.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengungsi di Jatim: Perusuh dan Pembakar Bukan Orang-orang Wamena

Pengungsi di Jatim: Perusuh dan Pembakar Bukan Orang-orang Wamena

Jatim | Senin, 30 September 2019 | 13:31 WIB

Kisah Mengerikan Warga Madura di Wamena: Jebol Plafon hingga Lari ke Gunung

Kisah Mengerikan Warga Madura di Wamena: Jebol Plafon hingga Lari ke Gunung

Jatim | Senin, 30 September 2019 | 13:20 WIB

Cerita Heroik Mama-mama Papua Selamatkan Warga Saat Rusuh di Wamena

Cerita Heroik Mama-mama Papua Selamatkan Warga Saat Rusuh di Wamena

News | Senin, 30 September 2019 | 08:28 WIB

Terkini

Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Sangat Tidak Sehat, Jarak Pandang Terbatas

Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Sangat Tidak Sehat, Jarak Pandang Terbatas

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 12:52 WIB

19 HP vivo Memori 128 GB, Ini Daftar dan Spesifikasinya dari yang Terbaru

19 HP vivo Memori 128 GB, Ini Daftar dan Spesifikasinya dari yang Terbaru

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 12:48 WIB

Sosok Dirut Jakpro yang Viral Usai Video Seskab Teddy di Peresmian LRT

Sosok Dirut Jakpro yang Viral Usai Video Seskab Teddy di Peresmian LRT

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 12:47 WIB

LRT Jakarta Lintas Kelapa Gading - Manggarai Diresmikan langsung Presiden Prabowo

LRT Jakarta Lintas Kelapa Gading - Manggarai Diresmikan langsung Presiden Prabowo

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:46 WIB

Air Purifier untuk Apa? Kenali Fungsi dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Air Purifier untuk Apa? Kenali Fungsi dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 12:45 WIB

7 Zodiak yang Paling Mudah Bikin Orang Jatuh Cinta, Pesonanya Sulit Diabaikan

7 Zodiak yang Paling Mudah Bikin Orang Jatuh Cinta, Pesonanya Sulit Diabaikan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 12:45 WIB

Harga Bitcoin Hingga Ethereum Lagi Naik, Indeks CFX10 Langsung Melonjak 1,21%

Harga Bitcoin Hingga Ethereum Lagi Naik, Indeks CFX10 Langsung Melonjak 1,21%

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 12:45 WIB

Ulasan Film Perfect Days: Ketika Kedamaian Ditemukan dalam Rutinitas

Ulasan Film Perfect Days: Ketika Kedamaian Ditemukan dalam Rutinitas

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 12:45 WIB

Pilihan Motor Matik Bekas Tahun Muda Modal Rp 10 Jutaan

Pilihan Motor Matik Bekas Tahun Muda Modal Rp 10 Jutaan

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 12:42 WIB

Ulasan Novel The Great Gatsby: Apakah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan?

Ulasan Novel The Great Gatsby: Apakah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 12:40 WIB

×