Ceroboh dan Mudah Jatuh, Kenali Gejala dan Penyebab Dyspraxia

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 07 Oktober 2019 | 13:52 WIB
Ceroboh dan Mudah Jatuh, Kenali Gejala dan Penyebab Dyspraxia
Kenali Gejala dan Penyebab Dyspraxia. (Shutterstock)

Suara.com - Berjalan, berlari, menggenggam, mengetik, melambaikan tangan, dan mengikat tali sepatu adalah hal yang mudah dilakukan bagi orang-orang normal. Tapi, pada mereka yang memiliki masalah pada saraf otak dan menyebabkan proses koordinasi gerak tubuh terganggu, hal-hal di atas menjadi sulit dilakukan. Kondisi ini disebut dengan dyspraxia.

Dyspraxia adalah suatu kondisi fisik yang mempengaruhi kordinasi fisik keterampilan motorik atau artikulasi seseorang. Koordinasi fisik yang diprakarsai oleh otak dan berbagai sel saraf, sejatinya sudah dimulai sejak bayi dan terus berkembang hingga masa kanak-kanak dan dewasa. Tapi pada orang-orang tertentu, mereka bisa saja kesulitan melakukan koordinasi fisik sepanjang hidupnya.

Salah satunya adalah presenter TV yang bernama Ray Wilding, yang baru-baru ini mengaku tentang dirinya yang mengalami dyspraxia. Ia mengatakan bahwa dirinya amat kesulitan dalam mengatasi gangguan kordinasi fisik sepanjang hidupnya.

Presenter acara Roadshow Crimewacth tersebut mengatakan kepada Press Association, bahwa dyspraxia merupakan "semacam disleksia yang berasal dari tangan Anda". Ia mengatakan bahwa dirinya berjuang di sekolah ketika ia tidak dapat melakukan kegiatan yang dapat dilakukan oleh teman sekelasnya dengan mudah.

Dilansir dari The Indenpendent, tanda-tanda dyspraxia ini bisa muncul sejak usia dini, salah satunya adalah keterampilan kordinasi yang buruk dan tulisan tangan yang tidak rapi.

Menyambut Dyspraxia Awarness Week yang berlangsung pada 6-12 Oktober 2019, ini dia seputar dyspraxia yang perlu Anda tahu.

Gejala
Tanda-tanda dyspraxia bisa terjadi sejak usia muda, bahkan pada bayi maupun anak-anak. Gejalanya antara lain kesulitan bermain dengan mainan atau ikut serta dalam permainan yang melibatkan kordinasi keterampilan, kesulitan menggunakan peralatan makan, tulisan tangan yang tidak rapi, dan ketidakmampuan untuk melakukan tugas-tugas seperti membenarkan kancing atau mengikat tali sepatu.

Gejala lain, barangkali termasuk sering jatuh dan menjatuhkan benda. Namun tanda-tanda ini mungkin tidak selalu terkait dengan indikasi dyspraxia.

Penyebab
Meskipun tidak ada penyebab pasti dari dyspraxia, ada beberapa faktor yang dapat menempatkan anak pada risiko yang lebih besar terkena gangguan ini, di antaranya kelahiran yang prematur, berat badan di bawah rata-rata saat lahir, dan memiliki kerabat yang didiagnosis dyspraxia.

Faktor Risiko
Dyspraxia lebih cenderung mempengaruhi anak laki-laki daripada perempuan, demikian menurut dyspraxia Foundation. Diyakini penyakit tersebut akan mempengaruhi sepuluh persen populasi, demikian yang dijelaskan oleh Mental Health Foundation.

Selebriti yang didiagnosis dyspraxia di antaranya aktor Daniel Radcliffe, model Cara Delevingne, dan penyanyi Florence Welch.

Pengobatan
Gejala dyspraxia dapat menjadi berkurang dari waktu ke waktu, dan pengobatan terbukti bermanfaat dalam jangka panjang. Seorang terapis okupasi anak dapat membantu anak dengan dyspraxia dan belajar bagaimana melakukan tugas-tugas seperti menangani peralatan makan, mengikat tali sepatu, dan menulis.

Pengobatan bisa dilakukan dengan cara berkonsultasi dengan profesional kesehatan, di antaranya dokter anak, psikolog klinis, dan psikolog pendidikan. (Aflaha Rizal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Film Joker Mainkan Stereotip tentang Kekerasan dan Gangguan Mental

Film Joker Mainkan Stereotip tentang Kekerasan dan Gangguan Mental

Health | Minggu, 06 Oktober 2019 | 21:15 WIB

Idap Kelainan Makan, Perut Wanita 22 Tahun Penuh Perhiasan Seberat 1,6 Kg!

Idap Kelainan Makan, Perut Wanita 22 Tahun Penuh Perhiasan Seberat 1,6 Kg!

Health | Minggu, 06 Oktober 2019 | 16:50 WIB

Karakter Joker Suka Tertawa saat Sedih, Kenali Gangguan Emosi PBA!

Karakter Joker Suka Tertawa saat Sedih, Kenali Gangguan Emosi PBA!

Health | Minggu, 06 Oktober 2019 | 08:05 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB