Semut Hingga Jangkrik, Camilan Alternatif yang Sehat dan Tinggi Protein

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Kamis, 10 Oktober 2019 | 09:30 WIB
Semut Hingga Jangkrik, Camilan Alternatif yang Sehat dan Tinggi Protein
Makan serangga sebagai alternatif sumber protein (SUARA.com/Risna Halidi)

Suara.com - Semut Hingga Jangkrik, Camilan Alternatif yang Sehat dan Tinggi Protein

TInggalkan keripik kentang. Sekarang saatnya makan camilan sehat alternatif yang tinggi protein seperti semut, kecoa, dan jangkrik.

Hal ini sudah dilakukan oleh Frederico Paniagua, pakar biologi asal Kosta Rika. Ia mengembang biakkan serangga-serangga tersebut dan mengolahnya menjadi makanan camilan yang tak kalah enak dari keripik kentang.

Tiga tahun lalu, kepala Museum Serangga Universitas Kosta Rika itu memutuskan untuk mengganti sumber protein hewani dalam pola makannya dengan jangkrik, semut, kecoak, kumbang, dan serangga lainnya. Tak berhenti di situ, dia juga mendorong masyarakat melakukan hal yang sama.

"Serangga rasanya enak. Anda bisa duduk dan menonton sinetron, menonton pertandingan sepak bola, melakukan aktivitas apa saja dengan sepiring penuh serangga. Makan serangga itu satu-per satu sambil minum segelas minuman soda…cocok sekali," ujarnya dikutip VOA Indonesia dari Reuters.

Organisasi Pangan PBB (FAO) mencatat ada lebih dari 1.900 spesies serangga yang bisa dimakan.

Terutama di Asia dan Afrika, serangga-serangga kecil itu disebut sebagai penganan lezat yang kaya kandungan vitamin, mineral, dan energi.

Para pendukung makananan dari serangga juga mencatat bahwa serangga-serangga mengeluarkan lebih sedikit gas rumah kaca dan amonia dibandingkan hewan ternak atau babi. Ditambah lagi serangga butuh jauh lebih sedikit lahan dan air daripada ternak.

Makan serangga sebagai alternatif sumber protein (SUARA.com/Risna Halidi)
Makan serangga sebagai alternatif sumber protein (SUARA.com/Risna Halidi)

Istri Paniagua, Gabriela Soto, mempersiapkan sajian dengan menuangkan minyak goreng di wajan, memasukkan serangga yang diternakkan di peternakannya. Setelah masak, dia membawa beberapa piring berisi serangga dan menyajikannya kepada putri kecilnya yang kemudian menyantap dengan lahap.

Suaminya menyarankan menambahkan perasan lemon untuk menambah rasa.

"Rasanya akan seperti keripik kentang dan Anda bisa makan sepiring penuh serangga-serangga ini," tutup Panigua. [VOA INDONESIA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awalnya Jijik, Chef Ini Malah Terinspirasi Buat Resto Makanan dari Serangga

Awalnya Jijik, Chef Ini Malah Terinspirasi Buat Resto Makanan dari Serangga

Lifestyle | Jum'at, 06 September 2019 | 08:32 WIB

Kaya Manfaat, Gula Semut Kulonprogo Diminati Hingga Pasar Internasional

Kaya Manfaat, Gula Semut Kulonprogo Diminati Hingga Pasar Internasional

Jogja | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 21:01 WIB

Jangkrik Diklaim Mengandung Antioksidan Lebih Tinggi dari Jeruk, Serius?

Jangkrik Diklaim Mengandung Antioksidan Lebih Tinggi dari Jeruk, Serius?

Health | Rabu, 17 Juli 2019 | 15:33 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB