Penderita Oftalmopati Graves Berdampak pada Penurunan Kualitas Hidup

Ade Indra Kusuma | Suara.com

Senin, 14 Oktober 2019 | 15:46 WIB
Penderita Oftalmopati Graves Berdampak pada Penurunan Kualitas Hidup
Penderita Oftalmopati Graves Berdampak pada Penurunan Kualitas Hidup [Shutterstock]

Suara.com - Penderita Oftalmopati Graves Berdampak pada Penurunan Kualitas Hidup

Penyakit tiroid merupakan penyakit gangguan yang disebabkan oleh kelainan bentuk fungsi kelenjar tiroid. Penyakit tersebut lebih sering terjadi pada wanita dan bukan penyakit yang menular.

Prof. Dr. Imam Subekti, lewat pidatonya di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia, Sabtu 12 Oktober 2019 menyebut penyakit tiroid merupakan masalah yang besar.

“Karena pentingnya peran hormon Tiroid, maka hormon Tiroid disebut hormon untuk kehidupan,” ucap  Prof. Imam saat membuka pidato.

Di antara penyakit di bidang tiroid, Graves menempati posisi penting untuk mengingat jumlahnya yang sekitar seperempat dari keseluruhan kasus Tiroid.

Bahkan, merupakan penyebab sebagian besar dari kasus hipertiroidisme.

Apabila penyakit Graves disertai tanda dan gejala mata, atau yang disebut OG yang nyata, akan berdampak buruk dan menurunkan kualitas hidup.

Riset kesehatan dasar toriskesjas kementrian dasar Republik Indonesia, tahun 2013 melaporkan angka Tiroid diperoleh dengan wawancara sebesar 0,4 persen atau sekitar 700.000 penduduk di atas 15 tahun.

Juga data di RSCM menyebutkan, ada angka sekitar 26% hipertiroidisme dari seluruh pasien dengan kelainan tiroid yang berobat di rumah sakit Cipto.

Kanker tiroid bisa diobati dengan terapi nuklir. (Shutterstock)
Kanker tiroid bisa diobati dengan terapi nuklir. (Shutterstock)

"Oftalmopati  merupakan kelainan ekstra tiroid pada penyakit Graves yang paling sering ditemukan. Mulai dari yang ringan hingga berat. Pasien Graves yang mengalami kelainan mata atau Oftalmofati dalam berbagai bentuk, selain keluhan fisik, hal ini juga mengeluh kualitas hidup yang menurun. Oftalmofati yang diderita pasien yang datang ke klinik terpadu tiroid mata, juga cacat pekerjaan yang signifikan yakni cuti sakit 36%, dinonaktifkan sebanyak 28%, pensiun dini 5%, dan kehilangan pekerjaan 3%," seru Prof Imam.

Ia mengatakan, perlu ditekankan pencegahan Oftalmofati pada penyakit Graves, dan juga upaya pencegahan progresivitas penyakit untuk mengurangi morbilitas, termasuk memperbaiki kualitas hidup. [Aflaha Rizal]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbagai Kondisi Kelainan Mata pada Pasien Graves Oftalmopati

Berbagai Kondisi Kelainan Mata pada Pasien Graves Oftalmopati

Health | Senin, 14 Oktober 2019 | 14:59 WIB

Kenali Faktor-Faktor Risiko Oftalmopati Graves

Kenali Faktor-Faktor Risiko Oftalmopati Graves

Health | Senin, 14 Oktober 2019 | 14:14 WIB

Brisia Jodie Alami Mata Minus, Begini Cara Mencegah Gangguan Mata Ini!

Brisia Jodie Alami Mata Minus, Begini Cara Mencegah Gangguan Mata Ini!

Health | Senin, 14 Oktober 2019 | 15:45 WIB

Terkini

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB