Nunung Alami Serangan Panik, Begini Cara Menolongnya saat Kumat!

Kamis, 24 Oktober 2019 | 12:05 WIB
Nunung Alami Serangan Panik, Begini Cara Menolongnya saat Kumat!
Dua terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkotika, Tri Retno Prayudati atau Nunung (ketiga kiri) dan suaminya July Jan Sambiran (kanan) tiba untuk menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (16/10). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Nunung nyaris pingsan akibat serangan panik setelah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019) kemarin.

Sebelumnya, Nunung mengaku memang sering merasakan panik secara tiba-tiba. Oleh karenanya, ia meminta agar awak media tidak mengajukan pertanyaan macam-macam.

"Ini lagi panik ini. Paniknya tuh tiba-tiba datang, pas lagi senang-senang kadang-kadang (kambuh), ini lagi panik ini. Makanya jangan tanya yang macam-macam, lemas, lagi lemas banget ini," pintanya ke awak media.

Serangan panik seperti Nunung memang biasa terjadi secara mendadak. Kondisi ini terjadi ketika seseorang merasakan ketakutan akan sesuatu.

Melansir dari healthlinkbc.ca, Anda bisa melakukan beberapa hal ketika orang terdekat mengalami serangan panik.

Nunung hampir pingsan usai menjalani sidang di PN Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019). [Evi Ariska/Suara.com]
Nunung hampir pingsan usai menjalani sidang di PN Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019). [Evi Ariska/Suara.com]
  1. Tetap bersama orang itu dan tetap tenang.
  2. Tawarkan obat yang biasanya orang tersebut akan meminumnya selama serangan panik.
  3. Jangan membuat asumsi tentang apa yang dibutuhkan orang tersebut.
  4. Berbicaralah dengan orang tersebut dalam kalimat pendek dan sederhana.
  5. Hindari mengejutkannya.
  6. Membantu memperlambat pernapasan orang itu dengan bernapas dengannya atau dengan menghitung perlahan hingga 10.
Ilustrasi panik [Shutterstock]
Ilustrasi panik [Shutterstock]

Anda dapat menawarkan bantuan berkelanjutan saat orang tersebut berusaha pulih dari gangguan panik :

  1. Biarkan orang tersebut melanjutkan terapi untuk mengatasi serangan panik.
  2. Bersabarlah dan pujilah semua upaya menuju pemulihan, bahkan jika orang tersebut tidak memenuhi semua tujuan.
  3. Jangan membantu orang tersebut menghindari hal-hal atau situasi yang menyebabkan kecemasan.
  4. Jangan panik saat orang tersebut panik.
  5. Ingatlah bahwa Anda tidak perlu khawatir dan cemas.
  6. Terima situasi saat ini, tetapi ketahuilah bahwa itu tidak akan bertahan selamanya.
  7. Ingatlah untuk menjaga diri sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI