Kabar Gembira, Ilmuwan Selangkah Lagi Temukan Vaksin Pencegah Tuberkulosis

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Rabu, 30 Oktober 2019 | 18:53 WIB
Kabar Gembira, Ilmuwan Selangkah Lagi Temukan Vaksin Pencegah Tuberkulosis
Ilustrasi vaksin tuberkulosis selangkah lagi ditemukan ilmuwan. (Shutterstock)

Suara.com - Kabar Gembira, Ilmuwan Selangkah Lagi Temukan Vaksin Pencegah Tuberkulosis

Peneliti yang berasal dari berbagai belahan dunia berkumpul di India dan mengklaim selangkah lagi menemukan vaksin untuk menangkal penyakit tuberkulosis atau TB.

Tuberkulosis atau TB merupakan penyakit sangat menular yang disebabkan oleh bakteri. Hingga saat ini, baru ada vaksin BCG untuk mencegah TB, hanya saja kemampuan vaksin suntik tersebut dianggap tidak terlalu efektif.

Tim peneliti mengungkapkan vaksin terdiri dari protein bakteri yang memicu respons kekebalan tubuh. Hal tersebut mereka sampaikan selama pertemuan puncak global tentang kesehatan paru-paru di kota Hyderabad, India selatan, Selasa (29/10) kemarin.

"Apa yang benar-benar luar biasa adalah bahwa vaksi efektif pada orang dewasa yang sudah terinfeksi Mycobacterium tuberculosis yang merupakan agen penyebab TB. Karena banyak orang yang terinfeksi Mycobacterium tuberculosis tidak positif terserang TB, kami percaya bahwa ini memberikan beberapa tingkat perlindungan. Sebagai hasilnya sangat menarik bahwa sebuah vaksin telah terbukti meningkatkan kekebalan alami," kata David Lewinsohn, seorang ahli TB kepada BBC.

Vaksin sendiri telah melalui fase kritis dari uji klinis dan telah diuji pada lebih dari 3.500 orang dewasa di daerah endemik TB seperti Afrika Selatan, Kenya dan Zambia.

"Sangat mungkin bahwa vaksin perlu diuji dalam populasi tambahan, dan mungkin uji coba yang lebih besar sebelum dilisensikan. Dengan asumsi data bertahan dalam uji coba yang tersisa, yang tampaknya mungkin, vaksin ini memiliki potensi untuk merevolusi pengobatan TB," tambahnya.

Dr Lewinsohn memperkirakan jika semuanya berjalan dengan baik, vaksin akan mulai didistribusikan paling lama sekitar tahun 2028 nanti.

Tuberkulosis (TBC) masih jadi beban di Indonesia. (Shutterstock)
Tuberkulosis (TBC) masih jadi beban di Indonesia. (Shutterstock)

Pada tahun 2018 lalu, WHO mencatat sekitar 10 juta orang di dunia jatuh sakit karena TB.

Bahkan hampir seperempat populasi dunia menderita infeksi TB laten. Ini artinya mereka membawa bakteri TB dalam bentuk tidak aktif, tidak mengalami sakit dan tidak menularkan penyakit tersebut kepada orang lain. Orang dengan TB laten memiliki risiko 5 hingga 10 persen mengembangkan TB aktif.

Sementara itu, TB yang resistan terhadap multi obat atau TB-MDR terus menjadi ancaman kesehatan masyarakat dunia. TB yang resistan terhadap obat lebih sulit dan lebih mahal untuk didiagnosis dan diobati.

Delapan negara dengan kasus TB tertinggi di dunia adalah India (27 persen), Cina (9 persen), Indonesia (8 persen), Filipina (6 persen), Pakistan (6 persen), Nigeria (4 persen), Bangladesh (4 persen) dan Afrika Selatan (3 persen).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Polio Serang Filipina, Indonesia Vaksinasi Kontingen SEA Games 2019

Wabah Polio Serang Filipina, Indonesia Vaksinasi Kontingen SEA Games 2019

Sport | Selasa, 29 Oktober 2019 | 08:05 WIB

Studi Baru: Peneliti Temukan Antibodi yang Dapat Menyerang Segala Virus Flu

Studi Baru: Peneliti Temukan Antibodi yang Dapat Menyerang Segala Virus Flu

Health | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 08:05 WIB

Peneliti Temukan Vaksin Baru untuk Cegah Kanker Payudara, Begini Hasilnya!

Peneliti Temukan Vaksin Baru untuk Cegah Kanker Payudara, Begini Hasilnya!

Health | Senin, 14 Oktober 2019 | 20:30 WIB

Terkini

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB