Pura-Pura Tersenyum Bisa Bikin Bahagia, Ada Penjelasan Ilmiahnya

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 05 November 2019 | 17:08 WIB
Pura-Pura Tersenyum Bisa Bikin Bahagia, Ada Penjelasan Ilmiahnya
Seorang bayi yang tengah tersenyum [shutterstock]

Suara.com - Banyak yang mengatakan bahwa tersenyum adalah cara terbaik untuk mengawali hari. Ternyata saran ini ada benarnya.

Studi menunjukkan, tersenyum dapat mengangkat suasana hati seseorang, menurunkan stres, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan bahkan mungkin dapat memperpanjang hidup.

Dr Isha Gupta, ahli saraf dari IGEA Brain and Spine, menjelaskan senyuman memacu reaksi kimia di otak, melepaskan hormon tertentu, termasuk dopamin dan serotonin.

“Dopamin meningkatkan perasaan bahagia kita. Pelepasan serotonin dikaitkan dengan berkurangnya stres. Tingkat serotonin yang rendah dikaitkan dengan depresi dan agresi,” kata Dr Gupta.

"Kadar dopamin yang rendah juga dikaitkan dengan depresi," sambungnya melansir NBC News.

Ilustrasi (Shutterstock)
Ilustrasi senyum (Shutterstock)

Dengan kata lain, tersenyum dapat 'menipu' otak untuk meyakini bahwa Anda bahagia, kemudian dapat memacu perasaan bahagia yang sebenarnya.

Seorang ahli otolaringologi asal Los Angeles, Murray Grossan, yang mempelajari ilmu psikoneuroimunologi (studi tentang bagaimana otak terhubung ke sistem kekebalan), mengatakan depresi melemahkan kekebalan tubuh, sementara kebahagiaan justru meningkatkan daya tahan tubuh.

"Hebatnya adalah hanya dengan tindakan seperti tersenyum dapat membuat perbedaan dalam membangun kekebalan tubuh Anda," kata Grossan.

"Ketika Anda tersenyum, otak melihat aktivitas otot dan menganggap bahwa humor sedang terjadi," sambungnya.

Para peneliti di Universitas Kansas juga pernah menerbitkan temuan bahwa tersenyum membantu mengurangi respon tubuh terhadap stres dan menurunkan detak jantung dalam situasi tegang.

Sedangkan beberapa penelitian lain mengaitkan tersenyum dengan tekanan darah rendah dan menunjukkan bahwa tersenyum mengarah pada umur panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Dibalik Senyuman Pertama Bayi Terhadap Ibu

Fakta Dibalik Senyuman Pertama Bayi Terhadap Ibu

Health | Rabu, 16 Oktober 2019 | 12:30 WIB

Bibir Pecah-Pecah? Bisa Jadi Anda Kekurangan Vitamin B6

Bibir Pecah-Pecah? Bisa Jadi Anda Kekurangan Vitamin B6

Health | Kamis, 03 Oktober 2019 | 14:15 WIB

Tahukah Anda Jika Waktu Bercinta Punya Efek Berbeda pada Kesehatan?

Tahukah Anda Jika Waktu Bercinta Punya Efek Berbeda pada Kesehatan?

Health | Kamis, 12 September 2019 | 21:35 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB