Hobi Makan Siput, Cacing Pita Bersarang di Otak Pria Ini

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 06 November 2019 | 16:18 WIB
Hobi Makan Siput, Cacing Pita Bersarang di Otak Pria Ini
Mana yang lebih sering Anda pikirkan, makan atau bercinta?

Suara.com - Seorang pria asal China didiagnosis terkena infeksi parasit. Dokter yang memeriksa, terkejut karena menemukan cacing pita sepanjang 12 sentimeter di dalam otaknya.

Dikutip dari laman The Sun, diduga cacing tersebut telah bersarang selama 15 tahun. Hal ini terjadi berawal dari kebiasaan buruknya yang sering mengonsumsi siput goreng untuk menu makan malamnya.

Pria yang bernama belakang Wang ini mengaku suka mengonsumsi siput sejak 2004 lalu.Namun, setahun kemudian, pria berusia 36 tahun ini mulai sering muntah.

Pada 2007, kaki dan lengan kirinya mengalami mati rasa serta kelemahan otot. Karena kondisi yang terus memburuk, ia pun terpaksa harus berhenti dari pekerjaannya.

Kondisi itu terus berlanjut 10 tahun berikutnya. Ia menghabiskan waktu untuk keluar masuk rumah sakit dengan harapan bisa mendapatkan jawaban dari penyakitnya.

Cacing pita parasit bisa menginfeksi manusia. (Shutterstock)
Cacing pita parasit bisa menginfeksi manusia. (Shutterstock)

Akhirnya setelah dilakukan scan pada otaknya, dokter menemukan adanya cacing pita. Tapi sayangnya terlalu berisiko untuk melakukan operasi, karena posisi parasit yang sulit untuk dijangkau.

"Cacing itu terus hidup, akan merangkak terus di dalam otaknya, dan memakannya (otak) sepanjang waktu. Para dokter sebelumnya menyarankan dia untuk menjalani perawatan non-bedah," ujar dr. Gu Youming, dokter yang menanganinya.

Setelah mengalami kejang lagi di bulan September lalu, akhirnya Wang memutuskan untuk pergi ke rumah sakit spesialis di Guangzhou, Provinsi Guangdong.

Ilustrasi otak. (Shutterstock)
Ilustrasi otak. (Shutterstock)

Para dokter di rumah sakit mengatakan cacing itu masih hidup dan memutuskan untuk melakukan operasi. Dibutuhkan hingga 2 jam operasi sampai akhirnya ia dapat terselamatkan dari parasit tersebut.

Jenis cacing pita yang menjangkit otaknya adalah sparganum mansoni. Parasit ini lebih sering dijumpai di dalam usus kucing ataupun anjing.

Ini bukan kali pertama terjadi kasus cacing pita bersarang di otak manusia. Sebelumnya, kasus serupa juga terjadi pada seorang gadis cilik berusia 8 tahun di India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balita yang Terpapar Gadget Berisiko Alami Penurunan Kemampuan Kognitif

Balita yang Terpapar Gadget Berisiko Alami Penurunan Kemampuan Kognitif

Health | Selasa, 05 November 2019 | 16:20 WIB

Mengeluh Alami Mati Otak, Pria Ini Ternyata Derita Sindrom Langka

Mengeluh Alami Mati Otak, Pria Ini Ternyata Derita Sindrom Langka

Health | Selasa, 05 November 2019 | 15:15 WIB

Paparan Sinar Matahari Juga Pengaruhi Kinerja Otak, Bagaimana Caranya?

Paparan Sinar Matahari Juga Pengaruhi Kinerja Otak, Bagaimana Caranya?

Health | Senin, 04 November 2019 | 13:07 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB