5 Cara Tangkal Flu di Musim Hujan, Nomor 3 Paling Unik

Ade Indra Kusuma | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 07 November 2019 | 07:15 WIB
5 Cara Tangkal Flu di Musim Hujan, Nomor 3 Paling Unik
Gejala Flu dan Pilek. (Shutterstock)

Suara.com - 5 Cara Tangkal Flu di Musim Hujan, Nomor 3 Paling Unik.

Flu dianggap sebagai virus yang paling mudah menyerang tubuh saat daya tahan tubuh sedang lemah, khususnya jika di Indonesia flu mudah menyerang saat pergantian cuaca dari panas ke musim hujan.

Meski cenderung ringan, tapi jika flu sudah menyerang dari kepala pusing, batuk, badan demam, hingga hidung tersumbat akan sangat menganggu aktivitas. Tenang, ada loh cara menangkal virus ini, beberapa di antaranya cenderung aneh seperti mengutip laman Times of India, Rabu (6/11/2019).

1. Konsumsi protein

Berdiet yang tepat memang punya manfaat yang beragam termasuk membasmi penyakit flu sekalipun. Nah, makanan sangat berperan penting, salah satunya protein nutrisi yang ampuh menangkal patogen penyebab flu. Tidak lupa mengonsumi vitamin C seperti buah jeruk dan tomat juga dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

2. Dipijat

Pijatan lembut juga bisa membantu tetap aman dan terhindar dari terkena flu. Pijatan akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan ampuh membuat tubuh tenang dan rileks. Sebagai catataan, sering banyak orang keliru bahwa pijatan sangatlah bermanfaat sebagai pencegahan penyakit, bukan malah sebaliknya dipijat setelah sakit.

3. Pakai kaus kaki basah

Mungkin ini jadi saran paling aneh, yakni memakai kaus kaki basah saat kita menderita flu ternyata sangat membantu. Faktanya memakai kaus kaki basah saat tidur punya efek yang sepadan dengan perawatan hidroterapi dan meningkatkan daya tahan tubub.

Caranya adalah, merendam sepasang kaus kaki dalam air dingin, lalu memakinya kemudian ditutupi lagi dengan sepasang kaus kaki wol tebal. Saat bangun tidur rasakan perubahan kondisi tubuh yang membaik.

4. Konsumsi bawang mentah

Bagi yang merasa tidak kuat dengan segala sesuatu yang berbau mentah, coba deh belajar. Seperti mengonsumsi bawang mentah yang sangat ampuh melawan pilek dan flu. 

Ada dua alasan kita perlu melakukanmya, pertama karena bawang mentah bersifat antimikroba. Kedua, bawang mengandung banyak sulfur, yang bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh. Potong bawang dan rendam dalam segelas air selama enam hingga delapan jam, lalu minumlah.

5. Minum teh

Biasanya teh bukan pilihan utama saat tenggorokan bermasalah. Saat sakit flu ada baiknya meminum teh dengan campuran jahe. Tapi alih-alih teh jahe, teh hijau, hitam, dan putih jauh lebih ampuh menghangatkan tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anda Bersedia Disuntik Virus Flu? Dibayar Rp 46 Juta Lho!

Anda Bersedia Disuntik Virus Flu? Dibayar Rp 46 Juta Lho!

Health | Sabtu, 02 November 2019 | 12:35 WIB

Studi Baru: Peneliti Temukan Antibodi yang Dapat Menyerang Segala Virus Flu

Studi Baru: Peneliti Temukan Antibodi yang Dapat Menyerang Segala Virus Flu

Health | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 08:05 WIB

Zodiak Kesehatan 22 Oktober 2019: Gemini Waspada Flu, Cancer Jaga Perut

Zodiak Kesehatan 22 Oktober 2019: Gemini Waspada Flu, Cancer Jaga Perut

Health | Rabu, 23 Oktober 2019 | 07:05 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB