Ria Irawan Jalani Kemoterapi Oral, Begini Pengobatan dan Efek Sampingnya

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 11 November 2019 | 15:46 WIB
Ria Irawan Jalani Kemoterapi Oral, Begini Pengobatan dan Efek Sampingnya
Ria Irawan [Instagram]

Suara.com - Ria Irawan yang sedang menderita kanker, sekarang ini tengah dikabarkan bahwa kondisinya masih drop. Dewi Irawan, kakak Ria Irawan pun menceritakan kondisi adiknya melalui sebuah video yang diunggah ke Instagram.

Melalui video tersebut, Dewi Irawan memperlihatkan aktivitas Ria Irawan yang masih menjalani pengobatan kanker di rumah. Ia mengatakan sekarang ini Ria Irawan sedang menjalani pengobatan dengan metode oral kemoterapi.

"Kondisi adik saya sekarang bisa dibilang masih drop, sekarang Ria pengobatannya lagi oral kemoterapi," ujar Dewi Irawan dalam video yang diunggah ke akun Instagram Ria Irawan.

Ria Irawan pun harus mengonsumsi obat kemoterapi itu selama 6 bulan setiap harinya. Bahkan Ria Irawan harus minum 5 obat dalam sehari.

"Jadi minum obat kemonya pagi 2 kapsul, sore 3 kapsul. Itu kita bilangnya paket per 2 minggu. Terus kemo oral ini dalam waktu 6 bulan," ujarnya.

Ria Irawan harus menjalani serangkaian kemoterapi. [Instagram]
Ria Irawan harus menjalani serangkaian kemoterapi. [Instagram]

Dewi Irawan pun kesulitan menceritakan kondisi Ria Irawan sekarang. Ia hanya berharap ada keajaiban dari Tuhan untuk mengangkat penyakit adiknya.

"Ya kadang-kadang Ria masih ngeluh sakit, kayak pegang kepalanya. Ya kondisinya sih berat, mohon doanya aja sih ya. Semoga Allah kasih mukzizat, bisa diangkat penyakitnya,"

Pada umumnya, kemoterapi oral sama halnya kemoterapi menggunakan cairan infus. Dua jenis kemoterapi ini dirancang untuk menghancurkan sel-sel kanker.

Sekarang ini metode kemoterapi oral pun semakin lazim untuk melawan kanker untuk jangka waktu tertentu. Tetapi, kemoterapi oral ini juga bisa menimbulkan sejumlah efek samping yang tak jauh beda dengan kemoterapi infus.

baca juga

Melansir dari Ascopost, berikut ini sejumlah efek samping yang mungkin ditimbulkan dari kemoterapi oral.

Ilustrasi obat kemoterapi (Shutterstock)
Ilustrasi obat kemoterapi (Shutterstock)

1. Efek kardiovaskular

Lisa Lohr, spesialis farmasi onkologi klinis di University of Minnesota mengatakan kemoterapi oral berkaitan dengan hipertensi. Ia mencatat bahwa pasien kanker mengalami peningkatan tekanan darah di minggu pertama kemoterapi oral.

Tetapi, efek kemoterapi oral dengan hipertensi biasanya akan mulai jelas terlihat setelah 1 bulan pengobatan. Karena itu, ia menganjurkan pasien kanker dengan kemoterapi oral untuk memeriksakan kondisi tubuhnya secara berkala.

2. Efek metabolik

Efek metabolik akibat kemoterapi oral ini menekankan pada hipotiroidisme yang gejalanya akan berbeda pada setiap pasien. Kondisi ini bisa terjadi dalam satu bulan perawatan kemoterapi oral dan gejala akan terus meningkat seiring berjalannya waktu.

3. Hiperglikemia

Ahli juga menemukan bahwa kemoterapi oral bisa menyebabkan pasien kanker mengalami hiperglikemia. Sehingga sangat penting untuk memantau glukosa pasien berdasarkan kadar normal mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Makan Pisang Setiap Hari, Ada Efek Samping Mengintai!

Jangan Makan Pisang Setiap Hari, Ada Efek Samping Mengintai!

Health | Selasa, 05 November 2019 | 16:27 WIB

Derita Kanker Payudara Padahal Sedang Hamil, Kisah Wanita Ini Inspiratif

Derita Kanker Payudara Padahal Sedang Hamil, Kisah Wanita Ini Inspiratif

Health | Kamis, 24 Oktober 2019 | 16:15 WIB

6 Efek Samping Sulam Bibir, Bahkan Bisa Membahayakan Nyawa!

6 Efek Samping Sulam Bibir, Bahkan Bisa Membahayakan Nyawa!

Lifestyle | Selasa, 22 Oktober 2019 | 08:42 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB