Sering Tidur Berlebihan Bisa Jadi Tanda Anda Punya Gangguan Jiwa, Kok Bisa?

Silfa Humairah Utami

Rabu, 20 November 2019 | 10:50 WIB
Sering Tidur Berlebihan Bisa Jadi Tanda Anda Punya Gangguan Jiwa, Kok Bisa?
Seorang perempuan alami depresi hingga mengantuk sepanjang hari. [shutterstock]

Suara.com - Sering Tidur Berlebihan Bisa Jadi Tanda Anda Punya Gangguan Jiwa, Kok Bisa?

Lama waktu tidur seseorang berbeda-beda, namun normalnya 7 hingga 8 jam. Nah, jika Anda punya masa waktu tidur 9 hingga 10 jam atau lebih, maka itu sudah termasuk gangguan tidur yang disebabkan masalah kejiwaan lho.

 Masalah pada kondisi kejiwaan dapat memengaruhi banyak aspek kesehatan, termasuk pola tidur. Beberapa jenis gangguan kejiwaan bisa membuat Anda terjaga semalaman. Sebaliknya, ada pula gangguan jiwa yang justru membuat Anda tidur berlebihan dan selalu merasa letih sepanjang waktu. Apa saja contohnya?

Hipersomnia merupakan kondisi saat seseorang selalu mengantuk di siang hari atau tidur terlalu lama dalam sehari. Orang dengan hipersomnia bisa tidur kapan pun meski ia sedang beraktivitas.

Kondisi ini tentu dapat memengaruhi mood, energi, serta keadaan jiwa secara keseluruhan. Hipersomnia kerap terjadi pada orang-orang dengan gangguan jiwa seperti dilansir Hello Sehat:

1. Depresi

Ilustrasi Remaja Depresi. (Shutterstock)
Ilustrasi Remaja Depresi. (Shutterstock)

Depresi dapat menyebabkan penderitanya mengalami insomnia, hipersomnia, atau keduanya.

Sejumlah penelitian juga menemukan bahwa penderita yang menghadapi keduanya sekaligus cenderung mengalami depresi yang parah dan berkepanjangan.

Hipersomnia pada penderita depresi biasanya berawal dari insomnia jangka panjang.

baca juga

Insomnia membuat Anda sulit tidur pada malam hari sehingga Anda kerap mengantuk pada siang hari. Rasa kantuk inilah yang akhirnya membuat Anda tidur berlebihan.

2. Gangguan bipolar

Ilustrasi bipolar (shutterstock)
Ilustrasi bipolar (shutterstock)

Gangguan bipolar ditandai dengan perubahan mood secara ekstrem. Seperti halnya depresi, gangguan mental ini dapat menyebabkan insomnia sekaligus tidur berlebihan.

Bedanya, perubahan mood memiliki pengaruh besar dalam memicu gangguan tidur.

Mengacu hasil sejumlah studi dalam laman Harvard Health, sebanyak 69-99 persen penderita bipolar mengalami insomnia selama episode manik (fase mood baik).

Sementara saat memasuki episode depresi, sebanyak 23-78 persen penderitanya mengalami hipersomnia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Hobi Bermain Gadget Rentan Alami Gangguan Tidur dan Masalah Emosional

Anak Hobi Bermain Gadget Rentan Alami Gangguan Tidur dan Masalah Emosional

Health | Kamis, 14 November 2019 | 07:35 WIB

Sesak Napas pada Malam Hari Cukup Mengganggu, Atasi dengan 5 Cara Ini

Sesak Napas pada Malam Hari Cukup Mengganggu, Atasi dengan 5 Cara Ini

Health | Senin, 04 November 2019 | 13:27 WIB

Lebih Kacau dari Mimpi Buruk, Kenali Gangguan Tidur Night Terrors

Lebih Kacau dari Mimpi Buruk, Kenali Gangguan Tidur Night Terrors

Health | Sabtu, 02 November 2019 | 13:34 WIB

Terkini

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai

Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:52 WIB

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:50 WIB

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:49 WIB

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 15:43 WIB

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:42 WIB

×