Sudah Pasang Ring, Bisakah Pasien Terkena Serangan Jantung Lagi?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 20 November 2019 | 14:39 WIB
Sudah Pasang Ring, Bisakah Pasien Terkena Serangan Jantung Lagi?
Ilustrasi serangan jantung (shutterstock)

Suara.com - Pesinetron Cecep Reza sempat melakukan pemasangan ring jantung sebelum meninggal dunia, Selasa (19/11/2019). Prosedur pemasangan ring jantung yang dilakukan oleh Cecep Reza perlu diketahui lebih dalam.

Secara medis dilansir dari Healthline, prosedur ini disebut angioplasti yang digunakan untuk melebarkan penyumbatan dan mengatasi penyempitan arteri. Prosedur angioplasti ini menggunakan tabung kecil yang biasa disebut stent atau ring.

Tujuannya, pemasangan ring jantung bisa memperlancar aliran darah ke otak dan organ tubuh lain. Jika tidak, kondisi ini bisa berakibat fatal bagi penderita.

Sama halnya dengan prosedur medis lain prosedur pemasangan ring jantung juga bisa menimbulkan sejumlah risiko, salah satunya serangan jantung selama prosedur.

Melansir dari Hello Sehat, pasien masih bisa mengalami serangan jantung karena pemasangan ring jantung bukanlah sebagai obat, melainkan sebuah alat untuk melancarkan peredarah darah.

Ilustrasi orang sakit jantung (shutterstock)
Ilustrasi orang sakit jantung (shutterstock)

Serangan jantung bisa terjadi lagi jika kadar lemak terlalu tinggi lalu menyumbat pembuluh darah lain. Selain itu, serangan jantung masih bisa terjadi jika kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi dan berat badan berlebih.

Karena itu, pasang ring jantung yang tidak diikuti dengan pola hidup sehat bisa memperbesar peluang serangan jantung lagi.

Bahkan serangan jantung juga bisa terjadi akibat pemasangan ring. Menurut National Heart, Lung and Blood Institute, orang yang pasang ring jantung justru berisiko mengalami pembekuan darah di sekitarnya.

Pembekuan darah ini bisa menyebabkan sumbatan lalu menyebabkan serangan jantung, stroke dan masalah serius lainnya. Risiko pembekuan darah ini berisiko besar terjadi bulan pertama pemasangan ring.

Adapun tips untuk mencegah terjadinya serangan jantung dan risiko lainnya setelah pemasangan ring seperti dilansir dari WebMD, antara lain:

Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).
Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).

1. Jadwalkan pemeriksaan fisik, termasuk sinar-X dada, elektrokardiogram dan tes darah untuk meninjau riwayat medis sebelum pemasangan ring jantung.

2. Dokter mungkin menginstruksikan Anda berhenti minum obat sebelum pemasangan ring, seperti aspirin, obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) atau pengencer darah.

3. Anda harus berhenti makan atau minum enam hingga delapan jam sebelum melakukan pemasangan ring.

4. Minumlah obat yang diperbolehkan hanya dengan seteguk air pada pagi hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar dari Cecep Reza, Ini Cara Jaga Kesehatan Jantung Penderita Diabetes

Belajar dari Cecep Reza, Ini Cara Jaga Kesehatan Jantung Penderita Diabetes

Health | Rabu, 20 November 2019 | 12:10 WIB

Marshanda Ingin Buatkan Karya untuk Almarhum Cecep Reza

Marshanda Ingin Buatkan Karya untuk Almarhum Cecep Reza

Entertainment | Rabu, 20 November 2019 | 10:11 WIB

Jadi Penyebab Kematian Cecep Reza, Penyakit Jantung Punya 4 Kategori

Jadi Penyebab Kematian Cecep Reza, Penyakit Jantung Punya 4 Kategori

Health | Rabu, 20 November 2019 | 06:30 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB