20 November Jadi Peringatan Hari Anak Sedunia, Begini Sejarahnya

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 20 November 2019 | 20:53 WIB
20 November Jadi Peringatan Hari Anak Sedunia, Begini Sejarahnya
Hari Anak Sedunia (Pixabay)

Suara.com - Tanggal 20 November diperingati sebagai Hari Anak Sedunia. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mendukung kesejahteraan anak-anak di seluruh dunia.

Melansir dari Independent UK, asal-usul ditetapkannya hari anak adalah saat pertengahan abad ke-19. Kala itusebuah khotbah disampaikan oleh seorang pendeta di Amerika Serkat yang menginspirasi lahirnya satu hari untuk menghormati anak-anak.

Tepatnya pada hari Minggu kedua Juni 1856, pendeta dari Universalist Church of the Redeemer di Massachusetts yang bernama Pendeta Dr Charles Leonard memberikan layanan yang didedikasikan untuk anak-anak.

Khotbah Pendeta Leonard terbukti sangat populer sehingga menginspirasi satu hari untuk menghormati anak-anak yang disebut Rose Day, yang kemudian dinamai Flower Sunday.

Kegiatan ini pun akhirnya mengarah ada penciptaan Hari Anak. Deklarasi resmi pertama Hari Anak dibuat oleh Turki pada 23 April 1929, yang telah dirayakan di negeri tersebut selama 9 tahun.

Ilustrasi kompetisi untuk anak-anak. (Shutterstock)
Ilustrasi anak-anak bermain (Shutterstock)

Sedangkan secara global, Hari Anak Sedunia diresmikan oleh PBB pada 1954 silam.

Tanggal 20 November juga menjadi pengingat ketika Majelis Umum PBB membuat Deklarasi Hak-hak Anak pada 1959. Lalu, pada 20 November 1989, Mejelis Umum PBB mendeklarasikan Konvensi Hak-hak Anak.

Menurut PBB, Hari Anak Sedunia adalah acara yang mempromosikan kebersamaan internasional, kesadaran di antara anak-anak di seluruh dunia dan peningkatan kesejahteraan anak.

Tanggal Hari Anak Sedunia memang dapat bervariasi antar negara, seperti China, Republik Ceko dan Portugal merayakannya pada 1 Juni setiap tahunnya.

United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF), menguraikan bahwa Hari Anak Sedunia adalah waktu untuk merayakan dan waktu untuk menuntut tindakan.

"Anak-anak mengambil sikap di seluruh dunia untuk mengatakan, sudah saatnya bagi setiap anak untuk memiliki hak," kata organisasi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBB Bakal Coba Berantas Nyamuk Demam Berdarah dengan Nuklir

PBB Bakal Coba Berantas Nyamuk Demam Berdarah dengan Nuklir

Health | Selasa, 19 November 2019 | 12:00 WIB

Tugas Pertama Nicholas Saputra Jadi Duta UNICEF

Tugas Pertama Nicholas Saputra Jadi Duta UNICEF

Video | Selasa, 12 November 2019 | 09:00 WIB

Nicholas Saputra Jadi Duta Nasional UNICEF, Anak Muda Jangan Gegabah Nikah

Nicholas Saputra Jadi Duta Nasional UNICEF, Anak Muda Jangan Gegabah Nikah

Lifestyle | Senin, 11 November 2019 | 16:30 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB