Orangtua Lalai, Bayi ini Alami Luka Bakar Akibat Mainan Pengisi Daya Ponsel

Galih Priatmojo | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 04 Desember 2019 | 12:15 WIB
Orangtua Lalai, Bayi ini Alami Luka Bakar Akibat Mainan Pengisi Daya Ponsel
Tangan bayi alami luka bakar akibat kesetrum (Facebook/CPR Kids)

Suara.com - Seorang ibu memeringatkan semua orang, khususnya orangtua mengenai bahaya sengatan listrik setelah anaknya menjadi korban. Ia menceritakan ketika anaknya mencoba memasang pengisi daya telepon.

Ibu yang tidak ingin disebutkan namanya dalam grup Facebook CPR Kids menceritakan kronologi putrinya terkena sengatan listrik ketika bermain pengisi daya ponselnya.

Ia bersyukur kondisi anaknya bisa cepat terselamatnya meski harus menjalani perawatan di rumah sakit pada 25 November 2019 lalu.

"Kondisinya akan jauh berbeda jika saya tak segera melihatnya. Sengatan listrik bisa saja mengancam nyawanya ketika memasukkan pengisi daya ponsel saya," ujarnya dikutip dari Fox News.

Beruntungnya, kejadian tersebut tepat di depannya, Sang ibu mengaku lengah hingga tak tahu anaknya berusaha mencolokan kabel pengisi daya ponselnya.

Ia menceritakan bahwa anaknya sudah mencolok salah satu ujung pengisi daya. Lalu anaknya terus berusaha memasukkan seluruhnya ke stopkontak yang bisa saja mengakibatkan sengatan listrik.

Ilustrasi tersetrum listrik. [Shutterstock]
Ilustrasi tersetrum listrik. [Shutterstock]

"Salah satu ujungnya sudah terpasang, dia mencoba memasukkan bagian lainnya ke stopkontak. Saat itu muncul percikan apik dan tamppak seperti asap hitam. Dia terdiam beberapa detik kemudian menangis," lanjutnya.

Wanita itu pun segera membawa anaknya ke rumah sakit. Dokter lantas menemukan ada luka di tangan anaknya yang tidak terlalu serius tapi cukup memengaruhi detak jantung anaknya.

Akibatnya, dokter menyarankan anaknya menjalani rawat inap sementara di rumah sakit agar para medis bisa memantau detak jantung putrinya.

Untungnya, anak kecil tersebut tidak mengalami luka serius selain luka bakar kecil di tangannya. Sang ibu lantas menceritakan betapa dia sudah mengusahakan kondisi rumahnya ramah untuk bayi tetapi tetap saja anaknya masih terluka.

"Meskipun rumah saya ramah untuk anak kecil, mulai dari penghenti pintu, gerbang bayi, penutup kompor dan lainnya. Tetapi, tetap saja bayi saya masih terluka. MUlai sekarang colokan listrik harus berada di tempat yang tersembunyi," ujarnya.

Postingannya pun mendapat banyak perhatian dari warganet. Orang-orang dari CPR pun memberikan saran tentang cara merawat anak-anak yang mengalami luka bakar akibat sengatan listrik.

Mereka menyarankan agar orang yang mengalami hal serupa menolongnya dengan cara memutus arus listrik lebih dulu sebelum memegang anaknya. Hal ini guna mencegah penolong juga terkena sengatan listrik.

Setelah itu, mereka menyarankan untuk bersiap mengikuti DRSABCD, karena cedera listrik dapat menyebabkan kerusakan pada jantung dan organ lainnya.

Menurut laporan bulan Juli tentang cedera listrik, sekitar 20 persen dari semua kasus cedera listrik di AS terjadi pada anak-anak. Sedangkan insiden tertinggi terjadi pada balita dan remaja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi 11 Bayi Sleman: Bukti Masih Gagalnya Pendidikan Seks di Indonesia?

Tragedi 11 Bayi Sleman: Bukti Masih Gagalnya Pendidikan Seks di Indonesia?

Your Say | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:25 WIB

Bidan Tak Boleh Terima Titipan Bayi Jangka Waktu Lama, Pemkab Sleman Bakal Perketat Pengawasan

Bidan Tak Boleh Terima Titipan Bayi Jangka Waktu Lama, Pemkab Sleman Bakal Perketat Pengawasan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:30 WIB

Nalar yang Hilang di Kamar Kos, Menguak Tabir Tragedi 11 Bayi di Sleman

Nalar yang Hilang di Kamar Kos, Menguak Tabir Tragedi 11 Bayi di Sleman

Liks | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:25 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Sering Jumat Berkah, Pemilik Kontrakan Ungkap Aktivitas Bidan di Sleman Usai 11 Bayi Dievakuasi

Sering Jumat Berkah, Pemilik Kontrakan Ungkap Aktivitas Bidan di Sleman Usai 11 Bayi Dievakuasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47 WIB

7 Fakta Penemuan 11 Bayi di Sleman, Berawal dari Kecurigaan Warga hingga Biaya Penitipan Rp 50 Ribu

7 Fakta Penemuan 11 Bayi di Sleman, Berawal dari Kecurigaan Warga hingga Biaya Penitipan Rp 50 Ribu

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:48 WIB

Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal

Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:39 WIB

Selly Gantina Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Minta Negara Utamakan Perlindungan Anak

Selly Gantina Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Minta Negara Utamakan Perlindungan Anak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:21 WIB

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:44 WIB

RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan

RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:44 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB