Studi: Dampak Kurang Tidur Ternyata Lebih Buruk dari Dugaan Ilmuwan

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 10 Desember 2019 | 07:45 WIB
Studi: Dampak Kurang Tidur Ternyata Lebih Buruk dari Dugaan Ilmuwan
Kurang Tidur, gangguan tidur, imsonia. (Shutterstock)

Suara.com - Kita tahu bahwa kurang tidur memiliki dampak negatif, seperti menjadi sulit berkonsentrasi dan kurang berenergi pada keesokan harinya.

Tapi, menurut sebuah penelitian terbaru, kurang tidur memiliki efek yang lebih signifikan daripada yang disadari oleh para ilmuwan sebelumnya.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Sleep and Learning Lab Michigan State University memerhatikan 138 orang yang terbagi menjadi dua kelompok.

Pada kelompok pertama, peneliti mengukur waktu reaksi terhadap stimulus tertentu. Sedangkan kelompok kedua melibatkan pemantauan seberapa baik mereka dapat mengikuti instruksi yang rumit ketika disela berulang kali.

Berdasarkan hasil studi yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Psychology: General, peneliti menemukan kurang tidur berisiko dua kali lipat dalam membuat kesalahan dalam tes mengikuti intruksi dan tiga kali lipat dalam masalah memerhatikan.

Ilustrasi gangguan tidur. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi gangguan tidur. (Sumber: Shutterstock)

"Menariknya, temuan ini juga menyanggah teori umum yang menunjukkan bahwa perhatian adalah satu-satunya fungsi kognitif yang dipengaruhi oleh kurang tidur," ungkap penulis pertama Michelle Stepan, melansir Bustle.

Kurang tidur satu malam mungkin tidak hanya memengaruhi fokus, tetapi juga daya ingat.

Dampak ini dinilai akan berbahaya jika terjadi pada seorang dokter.

"Hasil kami menunjukkan bahwa menyelesaikan suatu kegiatan yang memerlukan langkah-langkah, seperti dokter menyelesaikan prosedur medis, jauh lebih berisiko dalam kondisi kurang tidur," jelasnya.

Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki pola tidur. Pertama, masuk ke mode relaksasi dengan cara simpan ponsel, matikan TV, dan lakukan sesuatu yang dapat menenangkan Anda.

Hindari makanan dan minuman yang memengaruhi kualitas tidur dan menggantinya dengan air, buah atau sayuran.

Selain itu, cobalah untuk tidak memikirkan pekerjaan sepanjang malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Sebut Mempelajari Bahasa Dapat Meningkatkan Fungsi Otak

Peneliti Sebut Mempelajari Bahasa Dapat Meningkatkan Fungsi Otak

Health | Minggu, 01 Desember 2019 | 13:40 WIB

Yuk Percantik Kamar Tidur dengan 7 Tanaman Hias Ini, Bisa Bikin Tidur Lelap

Yuk Percantik Kamar Tidur dengan 7 Tanaman Hias Ini, Bisa Bikin Tidur Lelap

Lifestyle | Jum'at, 29 November 2019 | 09:14 WIB

Pasangan Mengorok saat Tidur Bisa Pengaruhi Kesehatan, Ini Sebabnya

Pasangan Mengorok saat Tidur Bisa Pengaruhi Kesehatan, Ini Sebabnya

Health | Kamis, 28 November 2019 | 19:00 WIB

Catat: Ini 5 Cara Agar Tetap Sehat Saat Stres Melanda

Catat: Ini 5 Cara Agar Tetap Sehat Saat Stres Melanda

Health | Jum'at, 22 November 2019 | 08:00 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB