Indonesia Masuk 3 Besar TB Dunia, Menkes Terawan Perkuat Deteksi Dini

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 10 Desember 2019 | 23:03 WIB
Indonesia Masuk 3 Besar TB Dunia, Menkes Terawan Perkuat Deteksi Dini
Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto. (Suara.com/Dini Afrianti)

Suara.com - Indonesia Masuk 3 Besar TB Dunia, Menkes Terawan Perkuat Deteksi Dini

Menurut data WHO di 2018 Indonesia masuk dalam 3 besar negara dengan angka tertinggi TBC (tuberkulosis) atau yang lebih dikenal dengan istilah TB.

Perjuangan belum usai, Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto mengaku saat ini pihaknya masih konsentrasi menskrining dan menjaga mereka yang sudah terjangkit tetap meminum obat secara teratur.

"Langkah-langkah kita melakukan skrining untuk bisa menemukan dengan cepat kasus-kasus TB, dan memberikan edukasi supaya betul-betul bisa diobati, dan obat itu bisa diminum dengan tepat waktu, dan juga secara continue," ujar Menkes Terawan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019).

Menkes Terawan mengingatkan jika pasien TB berhenti meminum obat maka bahayanya bukan hanya ketidak sembuhan, tapi juga terjadinya resistensi obat. Jika resistensi terjadi maka bukan hanya tidak bisa diobati, karena tidak ada obat baru, tapi bisa sumber penularan baru.

"Maupun kalau dia putus di tengah jalan, akan bisa menjadi sumber penularan, karena ini penularannya berobat infection, atau gampang sekali menularnya," jelasnya.

Jadi, selain kerja kemenkes dan lintas sektoral, diperlukannya juga kesadaran sekaligus partisipasi masyarakat terhadap penyakit ini. Menkes Terawan kemudian menjelaskan, bukan hanya menyerang paru-paru, penyakit ini bisa menginfeksi organ-organ lain.

Tuberkulosis (TBC) masih jadi beban di Indonesia. (Shutterstock)
Tuberkulosis (TBC) masih jadi beban di Indonesia. (Shutterstock)

"TB bukan hanya ke paru saja, tapi bisa kemana-mana sampai ke otak, di tulang juga ada, karena begitu kasus ini mudah menginfeksi, ya kita harus bersama-sama memeranginya, karena kira menjadi nomer 3 di dunia, harus kerja keras, dan kemenkes tidak bisa berdiri sendiri," tuturnya.

Kabar terbaru, demi mengeliminasi TB saat ini pemerintah serius merancang Peraturan Presiden (Perpres) khusus tuberculosa, agar terjalinnya kerjasama yang harmoni antar kementerian. Mengingat kemendagri, KemenkumHAM, BPOM, BPJS Kesehatan, dan seterusnya juga berperan mengatasi masalah TB di daerah dan lini masyarakat.

"(Perpres) mengurai bagaimana cara-cara penanganannya, secara komprehensif dan siapa yang akan jadi leading sektor, apa saja yang akan dikerjakan secara detail dan personilnya dari kementerian mana saja," tutup Menkes Terawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Sebabkan Kematian, TBC Sulit Dideteksi Pada Anak-anak

Bisa Sebabkan Kematian, TBC Sulit Dideteksi Pada Anak-anak

Health | Selasa, 10 Desember 2019 | 19:59 WIB

Benahi BPJS, Menkes Terawan Singgung Operasi Caesar Tanpa Alasan Medis

Benahi BPJS, Menkes Terawan Singgung Operasi Caesar Tanpa Alasan Medis

Video | Sabtu, 30 November 2019 | 16:30 WIB

Izin Edar Obat Tak Lagi Dipegang BPOM, Menkes Terawan: Untuk Efisiensi

Izin Edar Obat Tak Lagi Dipegang BPOM, Menkes Terawan: Untuk Efisiensi

Health | Sabtu, 30 November 2019 | 07:55 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB