Kaleidoskop Kesehatan 2019: Artis yang Derita Gangguan Kesehatan Mental

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 20 Desember 2019 | 07:30 WIB
Kaleidoskop Kesehatan 2019: Artis yang Derita Gangguan Kesehatan Mental
Daftar 3 artis yang menderita gangguan mental (Instagram)

Suara.com - Sepanjang tahun 2019 banyak sekali kabar mengenai kesehatan mental dari dunia hiburan Indonesia. Hal ini sekaligus memberikan informasi baru mengenai kesehatan mental kepada publik.

Beberapa artis Indonesia baru dikabarkan memiliki masalah kesehatan mental pada tahun 2019 ini. Bahkan kabar tentang mereka pun cukup menjadi perhatian publik.

Berikut ini daftar 3 artis Indonesia yang menderita masalah kesehatan mental. Salah satunya pun pernah berusaha melakukan percobaan bunuh diri.

1. Steve Emmanuel

Steve Emmanuel [Suara.com/Sumarni]
Steve Emmanuel [Suara.com/Sumarni]

Pertengahan 2019 sempat ramai kabar Steve Emmanuel menderita penyakit mental obsessive-compulsive disorder (OCD). Karenina Sunny, adik Steve Emmanuel mengatakan bahwa kakaknya sudah menderita penyakit mental itu sejak kecil. Kabar ini mencuat ketika Steve Emmanuel terseret kasus narkoba.

Melansir dari WebMD, OCD adalah penyakit mental yang menyebabkan pikiran atau sensasi yang tidak diinginkan berulang (obsesi) atau keinginan untuk melakukan sesuatu berulang-ulang (kompulsi). Beberapa orang dapat memiliki obsesi dan kompulsi.

2. Ariel Tatum

Ariel Tatum [Suara.com/Sumarni]
Ariel Tatum [Suara.com/Sumarni]

Ariel Tatum salah satu artis yang juga memiliki gangguan kesehatan mental depresi sejak usia 13 tahun. Bahkan Ariel Tatum juga pernah melakukan percobaan bunuh diri.

Ariel Tatum mengaku pertama kali menyadari kalau memiliki gangguan mental berupa kesulitan tidur. Karena gejala itulah Ariel Tatum baru mulai menyambangi psikiater untuk berkonsultasi.

3. Kevin Indonesian Idol 2018

Kevin, indonesian idol 2018 derita psikosomatis (Instagram/@abraham.kevin_)
Kevin, indonesian idol 2018 derita psikosomatis (Instagram/@abraham.kevin_)

Kevin Indonesian Idol 2018 ternyata juga penderita gangguan mental psikosomatis. Akibat penyakitnya tersebut, Kevin mengaku sering mengalami gejala seperti serangan jantung, penglihatan kabur hingga kaki lemas.

Awalnya, Kevin tak menduga rasa sakit ditubuhnya merupakan gejala psikosomatis. Karena ia belum memiliki pengetahuan banyak mengenai penyakit mental seperti kecemasan berlebih dan serangan panik.

"Kadang aku menanggapi deg-degan itu serangan jantung atau apa. Karena kan kalau serangan panik itu kayak dicekik, mata blur, kita jalan kayak gempa. Padahal itu cuman sensasi di tubuh," ujar Kevin dalam acara Q&A Metro TV, Minggu (27/10/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaleidoskop Kesehatan 2019: Regulasi Vape dan Risiko Penyakit Paru

Kaleidoskop Kesehatan 2019: Regulasi Vape dan Risiko Penyakit Paru

Health | Rabu, 18 Desember 2019 | 06:25 WIB

Ubah Stigma, Media Sosial Mampu Membantu Pengguna Terhindar dari Bunuh Diri

Ubah Stigma, Media Sosial Mampu Membantu Pengguna Terhindar dari Bunuh Diri

Your Say | Selasa, 17 Desember 2019 | 15:41 WIB

Bahaya Pernikahan Usia Dini, Mulai dari Gangguan Fisik hingga Mental

Bahaya Pernikahan Usia Dini, Mulai dari Gangguan Fisik hingga Mental

Your Say | Senin, 16 Desember 2019 | 14:16 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB