Terpopuler di Kesehatan: Waspada Batuk Rejan hingga Orgasme 100 Kali

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 13 Januari 2020 | 10:43 WIB
Terpopuler di Kesehatan: Waspada Batuk Rejan hingga Orgasme 100 Kali
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Suara.com - Pertama kali, bayi asal Minnesota, Amerika Serikat meninggal dunia setelah menderita batu rejan. Dalam rilis yang dilansir dari Fox News, para pejabat Departemen Kesehatan Minnesota mengatakan bayi itu didiagnosis menderita batuk rejan pada Agustus 2019 dan meninggal November 2019. Waspadai batuk rejan dengan cara mengetahui cara penularannya!

Selama bertahun-tahun dokter telah kebingungan mencari penyebab wanita mencapai 100 orgasme sehari. Setelah mempelajari kondisi 10 pasien, dokter tampaknya sudah mengetahui penyebab gangguan gairah genital persisten (PGAD) yang dialami pasien tersebut. Apa itu?

1. Bayi Meninggal Dunia Karena Batuk Rejan, Waspadai Penyebarannya!

Ilustrasi bayi sakit (Pexels)
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Pertama kali, bayi asal Minnesota, Amerika Serikat meninggal dunia setelah menderita batu rejan. Pejabat kesehatan Minnesita lantas mengumumkan kasus ini terkait dengan bayi di negara bagian.

Dalam rilis yang dilansir dari Fox News, para pejabat Departemen Kesehatan Minnesota mengatakan bayi itu didiagnosis menderita batuk rejan pada Agustus 2019 dan meninggal November 2019.

Baca selengkapnya

2. Kerusakan Saraf Tulang Belakang Bisa Sebabkan Wanita Orgasme 100 Kali

Ilustrasi perempuan alami orgasme. [shutterstock]
Ilustrasi perempuan alami orgasme. [shutterstock]

Selama bertahun-tahun dokter telah kebingungan mencari penyebab wanita mencapai 100 orgasme sehari. Setelah mempelajari kondisi 10 pasien, dokter tampaknya sudah mengetahui penyebab gangguan gairah genital persisten (PGAD).

Hasil pemindaian yang dilansir dari Daily Mail, menunjukkan keadaan gairah konstan disebabkan oleh kerusakan saraf di tulang belakang yang mengubah cara mereka menghubungkan alat kelamin dan otak.

Baca selengkapnya

3. Idap Kondisi Langka, Kaki Pria ini Tumbuh Besar Sampai Sulit Temukan Sepatu

Ilustrasi pria sakit langka (Shutterstock)
Ilustrasi pria sakit langka (Shutterstock)

Seorang pria asal Florida menderita kondisi langka yang membuatnya merasa seperti berjalan di atas kaca. Kondisi yang dialami oleh pria tersebut akibat dari mutasi genetik langka.

Akibat kondisinya itu, pria tersebut mendatangi dr Brad Schaeffer di kantor TLC karena putus asa dengan kondisi kaki yang sangat besar dan membuatnya seperti berjalan di atas kaca.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesehatan Terpopuler: Merawat Kulit Pasca Operasi, Obesitas Rentan Mengorok

Kesehatan Terpopuler: Merawat Kulit Pasca Operasi, Obesitas Rentan Mengorok

Health | Minggu, 12 Januari 2020 | 19:54 WIB

Terpopuler: Cara Mona Ratuliu Jaga Kehamilan, Fakta Pil Kontrasepsi

Terpopuler: Cara Mona Ratuliu Jaga Kehamilan, Fakta Pil Kontrasepsi

Health | Minggu, 12 Januari 2020 | 14:25 WIB

Kerusakan Saraf Tulang Belakang Bisa Sebabkan Wanita Orgasme 100 Kali

Kerusakan Saraf Tulang Belakang Bisa Sebabkan Wanita Orgasme 100 Kali

Health | Minggu, 12 Januari 2020 | 20:30 WIB

Terkini

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB