Viral Cuitan Ibuprofen Dapat Kurangi Aliran Darah Haid, Benarkah?

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 23 Januari 2020 | 14:48 WIB
Viral Cuitan Ibuprofen Dapat Kurangi Aliran Darah Haid, Benarkah?
Ilustrasi kram perut akibat menstruasi (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah cuitan di Twitter oleh @girlziplocked tentang menstruasi menjadi viral ketika ia mengumumkan bahwa ibuprofen dapat mengurangi aliran darah menstruasi hingga 50%.

"Aku mempelajari kalau ibuprofen dapat mengurangi aliran darah haid sampai 50% dan alasan aku membahasnya karena kenapa tidak ada orang yang tahu tentang ini," tulis gadis dengan nama Holly Wood pada Minggu (19/1/2020).

Menurut ginekolog dr. Jen Gunter, sebenarnya ini bukanlah hal baru. Pengetahuan ini sudah terdaftar dalam situs web National Heatlh Service UK.

Namun ternyata, banyak perempuan yang tidak tahu, dilihat dari balasan di cuitan tersebut.

"Saya sudah menyarankan ini selama bertahun-tahun sebagai dokter kandungan. Kita tahu bahwa ibuprofen dapat mengurangi kram dan aliran menstruasi," kata dr. Lauren Streicher, dilansir Insider.

Cuitan Holly Wood tentang ibuprofen (Twitter/Hollywood)
Cuitan Holly Wood tentang ibuprofen (Twitter/Hollywood)

Ibuprofen dan naproxen merupakan obat antiinflamasi nonsteroid, yang dikenal sebagai NSAID. Obat ini akan mengurangi produksi prostaglandin, bahan kimia yang menyebabkan rahim berkontraksi dan melepaskan lapisan uterus setiap bulannya pada perempuan.

Pada 2013, sebuah studi menemukan bahwa mengonsumsi NSAID dapat mengurangi aliran menstruasi hingga 28% hingga 49%.

Sedangkan pada 2019, Cochrane Database of Systematic Reviews menemukan bahwa NSAID cukup efektif dalam mengendalikan aliran menstruasi yang berat.

Obat ini juga dapat menunda keluarnya darah menstruasi. Streicher merekomendasikan untuk mengonsumsi satu dosis 600 mg ibuprofen pada hari pertama menstruasi. Sebab, saat itulah tingkat prostaglandin berada pada tingkat tertinggi.

baca juga

Meski ini dianjurkan, Streicher mengatakan ibuprofen tidak boleh digunakan untuk menutupi atau mengabaikan apabila ada gejala serius. Misalnya, menstruasi yang sangat berat bisa menjadi tanda dari endomedtriosis dan PCOS.

Memang benar, mengukur 'aliran yang banyak' itu rumit. Tapi Streicher mengatakan jika menstruasi yang dirasakan menghalangi kehidupan sehari-hari, mereka harus berkonsultasi dengan dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berhubungan Seks selama Menstruasi? Ini Kata Para Ahli!

Berhubungan Seks selama Menstruasi? Ini Kata Para Ahli!

Health | Senin, 20 Januari 2020 | 09:57 WIB

Alasan Diana Campur Urine dan Darah Haid ke Makanan dan Minuman Majikannya

Alasan Diana Campur Urine dan Darah Haid ke Makanan dan Minuman Majikannya

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 13:23 WIB

Cara Atasi Kram Perut saat Menstruasi, Bisa Pakai Obat maupun Tidak

Cara Atasi Kram Perut saat Menstruasi, Bisa Pakai Obat maupun Tidak

Health | Senin, 16 Desember 2019 | 07:10 WIB

Terkini

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

×