Cegah Penyebaran, Pasien Virus Corona Diisolasi Pakai Tabung Plastik

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 23 Januari 2020 | 15:54 WIB
Cegah Penyebaran, Pasien Virus Corona Diisolasi Pakai Tabung Plastik
Coronavirus, penyebab MERS. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah video memperlihatkan seorang pasien virus corona disegel dalam tabung plastik untuk mencegah penyebaran penyakit mematikannya.

Potongan video dilansir oleh Mirror, itu menunjukkan bahwa pasien dibawa ke rumah skait di Huizhou, Provinsi Guangdong China Selatan dengan mengenakan pakaian medis jas hazmat.

Sebelumnya, China mengonfirmasi sudah ditemukan 571 kasus virus corona dan 17 orang dilaporkan meninggal dunia karena virus ini. Bahkan sebanyak 20 pekerja medis juga sudah terinfeksi virus corona.

Sebenarnya jenis virus corona ini sudah muncul pada akhir tahun lalu dari satwa liar yang diperdagangkan secara ilegal di pasar Wuhan, China.

Setelah China, Amerika Serikat pun melaporkan ada seseorang yang terinfeksi virus corona. Sejauh ini sudah ada 8 kasus lain virus corona di seluruh dunia, yakni Thailand, Taiwan, Kora Selatan, Jepang hingga Amerika Serikat.

Karena itu, pemerintah lokal Wuhan pun menghentikan semua jaringan transportasi umum dan penerbangan keluar dari kota untuk mencegah penyebaran virus corona lebih luas.

Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa tindakan China sejauh ini sudah cukup kuat untuk mencegah penyebaran virus corona. Bahkan Beijing juga sudah mengambil langkah-langkah untuk membatasi atau meminimalkan penerbangan internasional.

"Kami menekankan kepada mereka bahwa mengambil tindakan yang kuat tidak hanya akan mengendalikan wabah di negara merekan sendiri, tetapi juga meminimalkan penyebaran virus ini," ujarnya.

Seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS juga meminta China untuk memainkan peran yang lebih besar dalam kesehatan global. Sehingga tindakan mereka bisa membatasi atau meminimalkan kemungkinan wabah virus corona ini menyebar secara internasional.

Langkah-langkah pencegahan penyebaran virus corona ini perlu diperhatikan guna mencegah tingkat keparahan virus corona ini seperti wabah virus SARS beberapa tahun lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buka Praktik Ilegal Obati Sinus Tanpa Operasi, Dokter China Dibekuk Polisi

Buka Praktik Ilegal Obati Sinus Tanpa Operasi, Dokter China Dibekuk Polisi

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 15:42 WIB

Cegah Penyebaran Virus Corona dengan Tutup Bandara, China Dipuji WHO

Cegah Penyebaran Virus Corona dengan Tutup Bandara, China Dipuji WHO

Health | Kamis, 23 Januari 2020 | 15:13 WIB

Virus Corona Bisa Menular Lewat Kotoran Ular, Begini Penyebarannya!

Virus Corona Bisa Menular Lewat Kotoran Ular, Begini Penyebarannya!

Health | Kamis, 23 Januari 2020 | 14:43 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB