UGM Perkirakan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 2020 Bisa Tutup Defisit

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 27 Januari 2020 | 16:39 WIB
UGM Perkirakan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 2020 Bisa Tutup Defisit
Penelitian mengenai keadilan sosial dan pelayanan JKN (HiMedik/Shevinna Putti)

Suara.com - Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan FK-KMK UGM memberi tahu hasil penelitiannya mengenai Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segi keadilan sosial dan pelayanan kesehatannya.

Penelitian ini disampaikan dalam diskusi outlook kebijakan kesehatan 2020 pada Senin (27/1/2020) di Gedung Penelitian dan Pengembangan FK-KMK UGM.

Menurut peneliti evaluasi JKN dari PKMK FKKMK UGM, selama ini penyelenggaran JKN masih belum mengamalkan prinsip ekuitas (keadilan) sesuai amanat UUS 1945 dan UU SJSN.

Berdasarkan data BKF Kemenkeu 2014-2018, PKMK FKKMK UGM menemukan bahwa segmen peserta PBPU (masyarakat mampu) paling banyak menyerap dana pembiayaan kesehatan, dibanding segmen PBI APBN (peserta tidak mampu) dan segmen lainnya.

Setiap tahunnya sejak 2014-2019, peserta PBI APBN selalu mengalami surplus. Sedangkan, segmen PBPU, BP dan PBI APBD selalu mengalami defisit setiap tahunnya. Artinya, sejauh ini dana peserta PBI APBN justru digunakan untuk membiayai peserta PBPU.

Di samping itu, kebijakan kompensasi seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan tidak memiliki faskes memadai belum dilaksanakan sejak awal program ini dijalankan. Padahal kewajiban kompensasi tersebut telah diamanatkan dalam Pasal 23 UU SJSN (2004).

Press Conference penelitian keadilan sosial dan pelayanan kesehatan JKN (HiMedik/Shevinna Putti)
Press Conference penelitian keadilan sosial dan pelayanan kesehatan JKN (HiMedik/Shevinna Putti)

Defisit yang terjadi ini mengakibatkan tidak tersedianya dana. Dana JKN menjadi habis karena lebih dulu diserap oleh kelompok kepesertaan PBPU, BP dan PBI APBD.

Adapun penyebab defisit BPJS Kesehatan yang berkepanjangan adalah pertama, hampi separuh peserta menunggak tidak membayar. Padahal yang menjadi peserta BPJS Kesehatan adalah masyarakat yang relative sakit.

Kedua, sistem single pool yang tidak tepat sehingga digunakannya dana PBI bagi masyarakat miskin dan tidak mampu oleh peserta BPJS Kesehatan yang relatif mampu.

Ketiga, subsidi tersembunyi untuk PBPU yang tidak terdeteksi. Lalu, kebijakan kompensasi belum berjalan untuk menyeimbangkan akses layanan kesehatan era JKN, seperti penambahan rumah sakit atau pengiriman tenaga kesehatan di daerah sulit.

Selain itu, upaya promotif dan preventif oleh pemerintah daerah juga belum berjalan optimal. Sehingga biaya kuratif atau pengobatan tinggi.

Guna mewujudkan JKN yang berkeadilan, PKMK FKKMK UGM menyarankan untuk menjalankan kebijakan kompensasi untuk melindungi dana PBI APBN agar hanya diperuntukan masyarakat kurang mampu.

Menurut Faozi Kurniawan, peneliti evaluasi JKN dari PKMK FKKMK UGM, kebijakan kompensasi yang tidak berjalan selama ini akibat adanya defisit.

"Kebijakan kompensasi dari 2014 sampai sekarang tidak dilakukan ini kemungkinan karena defisit yang ada di BPJS Kesehatan. Ini juga mungkin peran pemerintah daerah di beberapa wilayah masih terbatas untuk mendukung penyelenggaraan JKN," jelas Faozi Kurniawan saat press conference di Gedung Penelitian dan Pengembangan FK-KMK UGM, Senin (27/1/2020).

Sementara terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan tahun 2020, Faozi memperkirakan kebijakan ini bisa mengatasi defisit dan menutup defisit tahun sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Faskes Milik Pemerintah dan Swasta Komitmen Tingkatan Mutu Pelayanan

Faskes Milik Pemerintah dan Swasta Komitmen Tingkatan Mutu Pelayanan

Bisnis | Senin, 27 Januari 2020 | 12:05 WIB

Dituding Tidak Transparan, BPJS Kesehatan: Ada 7 Lembaga Mengawasi Kami

Dituding Tidak Transparan, BPJS Kesehatan: Ada 7 Lembaga Mengawasi Kami

Health | Kamis, 23 Januari 2020 | 06:15 WIB

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Ratusan Peserta Ramai-ramai Pilih Turun Kelas

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Ratusan Peserta Ramai-ramai Pilih Turun Kelas

Bisnis | Rabu, 22 Januari 2020 | 11:22 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB