3 Penyebab Anemia saat Menstruasi, Jangan Anggap Remeh

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Kamis, 30 Januari 2020 | 17:14 WIB
3 Penyebab Anemia saat Menstruasi, Jangan Anggap Remeh
Ilustrasi wanita sakit menstruasi (istockphoto)

Vitamin C membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. Maka dari itu, sangat dianjurkan mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan vitamin C saat menstruasi. Pilihan sayur dan buah yang mengandung vitamin C antara lain brokoli, paprika kuning, kale, kiwi, pepaya, jeruk, serta stroberi.

Cara mengatasi anemia saat menstruasi

Meskipun menstruasi dan anemia terkait erat, bukan berarti tak ada jalan keluar. Ada beragam cara untuk mengatasi masalah anemia. Ketika masalah bisa terselesaikan, tentu Anda masih bisa melanjutkan aktivitas sehari-hari tanpa perlu mencemaskan gejalanya.

Berikut tips mengatasi anemia saat menstruasi.

1. Minum vitamin untuk anemia

Anemia saat menstruasi secara mudah dapat diatasi dengan suplemen yang mengandung zat besi (lipofer dan Fe glukonat), asam folat, dan vitamin B kompleks. Lipofer merupakan zat besi berukuran kecil, hasil dari mikroenkapsulasi yang mudah diserap. Sehingga tubuh dapat meningkatkan penyerapan zat besi.

Fe glukonat juga salah satu jenis zat besi yang mampu mencegah anemia saat menstruasi yang mudah diserap tubuh. Sementara itu, asam folat dan vitamin B kompleks mendukung tubuh untuk memproduksi sel darah merah. Dengan minum vitamin untuk anemia, tubuh mampu mendapatkan asupan mineral dan vitamin yang dibutuhkan tubuh saat kekurangan zat besi.

2. Diet tinggi zat besi

Selain dengan vitamin untuk anemia, menerapkan diet tinggi zat besi juga direkomendasikan. Makanan zat besi yang bisa dikonsumsi antara lain daging sapi, otak sapi, ati ayam, sayuran berdaun hijau seperti bayam dan brokoli, kacang-kacangan, biji labu, buah kering, ataupun sereal yang mengandung tinggi zat besi.

Anda bisa juga mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi. Tak hanya dari suplemen, vitamin dapat diperoleh melalui buah jeruk atau jus jeruk.

3. Hindari minum teh

Setelah mengonsumsi vitamin dan makanan kaya zat besi, satu hal yang jangan terlupakan, yaitu hindari minum teh. Senyawa tanin dalam teh dapat mengurangi kemampuan tubuh menyerap zat besi.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam European Journal of Clinical Nutrition menemukan konsumsi teh dapat menurunkan zat besi dalam tubuh. Beragam teh yang memiliki manfaat di antaranya teh hitam, teh hijau, serta teh herbal.

Jadi kamu bisa kelola anemia saat menstruasi. Konsumsi vitamin khusus anemia dan makanan tinggi zat besi memberikan pengaruh signifikan dalam meredakan gejala. Dengan demikian, Anda bisa beraktivitas seperti sedia kala dan kembali berkonsentrasi pada pekerjaan di kantor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerap Dialami Perempuan, Ini 5 Cara Menghindari Anemia

Kerap Dialami Perempuan, Ini 5 Cara Menghindari Anemia

Health | Jum'at, 17 Januari 2020 | 13:02 WIB

Menstruasi Bisa Sebabkan Anemia Lho, Ini 4 Cara Mencegahnya

Menstruasi Bisa Sebabkan Anemia Lho, Ini 4 Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 17 Desember 2019 | 13:00 WIB

Perhatikan, Kadar Zat Besi dalam Tubuh Bisa Dideteksi Lewat Mulut

Perhatikan, Kadar Zat Besi dalam Tubuh Bisa Dideteksi Lewat Mulut

Health | Rabu, 04 Desember 2019 | 19:49 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB