Jadi Korban Iklan Peninggi dan Pelangsing di Medsos? BPOM: Segera Laporkan

Silfa Humairah Utami, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 19 Februari 2020 | 14:00 WIB
Jadi Korban Iklan Peninggi dan Pelangsing di Medsos? BPOM: Segera Laporkan
ilustrasi akun media sosial (Shutterstock)

Suara.com - Jadi Korban Iklan Peninggi dan Pelangsing di Medsos? BPOM: Segera Laporkan

Jika kamu suka bermain instagram, maka kamu tidak asing dengan iklan peninggi badan, pemutih kulit, pelangsing, hingga pembesar payudara. Iklan-iklan ini ramai di kolom komentar, khususnya di akun-akun publik figur dengan pengikut yang banyak.

Banyak yang menakutkan produk ini adalah ilegal atau produk abal-abal yang tidak terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan bisa menimbulkan efek berbahaya.

Nah, buat kalian yang sudah menjadi korban dan merasa dirugikan BPOM mempersilahkan masyarakat untuk melaporkan akun-akun yang memperjualbelikannya.

"Silahkan banyak jalur (pelaporan), twitter, instagram, facebook, Halo BPOM, semua akses silahkan dipakai untuk melaporkan," ujar Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM, Maya Gustina Andarini di Kantor BPOM, Jalan Percetakan Negara, Rabu (19/2/2020).

Tidak hanya masalah akun, seringkali selebgram atau influencer juga ikut mempromosikan produk-produk ini. Jadi, kata Maya sudah seharusnya mereka ikut terlibat dan berhati-hati dalam menerima produk endorse atau iklan.

"Dan beberapa masyarakat pro aktif untuk jadi blogger, vlogger sampaikan ini nggak bener, dan juga hati-hati dengan endorsement publik figur itu. Tapi kita juga kerjasama agar para publik figur ini juga menyampaikan informasi mengenai kosmetik ini dengan benar," jelas Maya.

Selanjutnya BPOM juga mengaku sudah bekerjasama dengan Kemenkominfo yang melakukan penelusuran digital penjualan obat dan produk kosmetik ilegal di sosial media. Kata Maya sudah ribuan website yang di take down atau diblokir oleh Kemenkominfo, begitu juga dengan akun-akun penjual produk tersebut di sosial media.

"Ribuan website kita take down, kemudian dengan market palce kita juga kerjasama, jadi kalau kita melakukan peringatan ke suatu produk," ungkap Maya.

"Ya kita take down, bahkan ada beberapa industri yang kita take down website resminya juga, karena dia memproduksi produk yang tidak memenuhi syarat," sambungnya.

baca juga

Terakhir, BPOM meminta masyarakat untuk cerdas melakukan pengecekkan ada tidaknya nomor registrasi BPOM, juga ingridience atau kandungan produk di dalamnya. Pengecekkan bisa dilakukan di aplikasi Cek BPOM, maupun situs BPOM.

"Kita minta partisipasi masyarakat. Kalau mereka melihat, ini ada produk kosmetik yang dijual secara online, diprediksi tidak ada izin edar atau packingnya tidak lengkap silahkan laporkan, kami akan lakukan penindakkan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tertarik Beli Losion Pemutih yang Dijual Online? Baca Dulu Imbauan BPOM

Tertarik Beli Losion Pemutih yang Dijual Online? Baca Dulu Imbauan BPOM

Lifestyle | Selasa, 18 Februari 2020 | 18:31 WIB

Jika Sudah Ditemukan, BPOM Akan Percepat Izin Edar Vaksin Corona Covid-19

Jika Sudah Ditemukan, BPOM Akan Percepat Izin Edar Vaksin Corona Covid-19

Health | Selasa, 18 Februari 2020 | 16:05 WIB

Setelah Viral, Puluhan Pasutri Ingin Adopsi Bayi Bilqis

Setelah Viral, Puluhan Pasutri Ingin Adopsi Bayi Bilqis

Jawa Tengah | Minggu, 09 Februari 2020 | 16:18 WIB

Terkini

Kami Ireng Tapi Bukan Londo, Menjawab Cap Antek Asing dari Podium Kekuasaan

Kami Ireng Tapi Bukan Londo, Menjawab Cap Antek Asing dari Podium Kekuasaan

Liks | Senin, 27 Juli 2026 | 18:33 WIB

Berduka Atas Bentrokan di Matraman, Pramono Anung Minta Warga Tak Terpancing Disinformasi

Berduka Atas Bentrokan di Matraman, Pramono Anung Minta Warga Tak Terpancing Disinformasi

News | Senin, 27 Juli 2026 | 18:31 WIB

Febrie Adriansyah Dituding Miliki Aset Kripto

Febrie Adriansyah Dituding Miliki Aset Kripto

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 18:30 WIB

Persija Jakarta Buka Suara Terkait Isu Pendaftaran IPO di Bursa Efek Indonesia

Persija Jakarta Buka Suara Terkait Isu Pendaftaran IPO di Bursa Efek Indonesia

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 18:24 WIB

30 Tahun Kudatuli, Megawati: Republik Ini Dibangun dengan Air Mata, Darah dan Keringat!

30 Tahun Kudatuli, Megawati: Republik Ini Dibangun dengan Air Mata, Darah dan Keringat!

News | Senin, 27 Juli 2026 | 18:22 WIB

Ramai Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah, Kuasa Hukum Pilih Bungkam soal Kematian Sutrimo

Ramai Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah, Kuasa Hukum Pilih Bungkam soal Kematian Sutrimo

News | Senin, 27 Juli 2026 | 18:21 WIB

Spekulasi Perry Warjiyo Mundur karena Purbaya, Airlangga: Saya Nggak Paham

Spekulasi Perry Warjiyo Mundur karena Purbaya, Airlangga: Saya Nggak Paham

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 18:20 WIB

Juminten Edan Nantang Rumus Lama Horor Indonesia yang Bergantung pada Gore

Juminten Edan Nantang Rumus Lama Horor Indonesia yang Bergantung pada Gore

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 18:20 WIB

5 Rekomendasi Toko Sepeda Online Tepercaya di Indonesia, Koleksinya Lengkap

5 Rekomendasi Toko Sepeda Online Tepercaya di Indonesia, Koleksinya Lengkap

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 18:15 WIB

Ayah dan Anak di Cilegon Tewas Usai Motornya Ditubruk Mobil Honda CRV

Ayah dan Anak di Cilegon Tewas Usai Motornya Ditubruk Mobil Honda CRV

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 18:09 WIB

×