Dialami Ibunda Baim Wong, Bagaimana Diabetes dapat Sebabkan Kematian?

Sabtu, 07 Maret 2020 | 12:03 WIB
Dialami Ibunda Baim Wong, Bagaimana Diabetes dapat Sebabkan Kematian?
Baim wong dan ibunda sebelum meninggal (Instagram/Baim Wong)

Suara.com - Ibunda Baim Wong, Kartini Marta Atmadja, dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (6/3/2020), pukul 22.05 WIB, di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat.

Menurut laporan, mendiang meninggal akibat penyakit diabetes yang sudah lama diidapnya. Sebelum meninggal, mendiang sempat dirawat selama 12 hari.

"Memang sakitnya sudah lama. Memang meninggalnya di rumah sakit. Bolak-balik sih (rawat jalan) sakitnya juga sudah lama," tutur salah seorang kerabat Baim, Winda, saat ditemui di rumah duka, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020).

Berdasarkan American Diabetes Association, diabetes merupakan masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia, yang memengaruhi 382 juta orang (8,3% dari populasi dunia) pada 2013.

Sebuah proyeksi menunjukkan prevalensi ini cenderung meningkat dalam 20 tahun ke depan, memengaruhi 592 juta orang (10,1%) pada 2035.

Suasana rumah duka ibunda Baim Wong, Kartini Marta Atmadja [Suara.com/Ismail].
Suasana rumah duka ibunda Baim Wong, Kartini Marta Atmadja [Suara.com/Ismail].

Harapan hidup rata-rata seorang individu berusia 50 tahun dengan diabetes adalah 6 tahun lebih pendek daripada mereka yang tidak memiliki diabetes.

Tingkat kematian secara signifikan lebih tinggi untuk semua penyebab, yang diklasifikasikan dalam tiga kelompok, yaitu penyakit kardiovaskular, kanker, dan semua penyebab lainnya.

Sedangkan menurut Dr. Robert Gabbay, kepala petugas medis di Joslin Diabetes Center di Boston, komplikasi yang diakibatkan oleh penyakit diabetes adalah penyebab kematian yang lebih umum.

"Penyakit jantung menyerang orang-orang dengan diabetes pada tingkat yang jauh lebih tinggi daripada orang-orang tanpa diabetes, dan kami tidak sepenuhnya tahu mengapa," ujar Gabbay, dilansir New York Times.

Baca Juga: Ibu Baim Wong Meninggal Dunia karena Diabetes, Sempat Dirawat 12 Hari

Orang dengan diabetes tipe 2 juga lebih cenderung mengalami peningkatan kolesterol, tekanan darah tinggi dan obesitas. Dan, lagi, semua itu adalah faktor risiko penyakit kardivaskular.

Suasana rumah duka ibunda Baim Wong, Kartini Marta Atmadja [Suara.com/Ismail].
Suasana rumah duka ibunda Baim Wong, Kartini Marta Atmadja [Suara.com/Ismail].

"Kabar baiknya adalah banyak perawatan, seperti untuk menurunkan kolesetrol, bahkan lebih efektif dalam menurunkan risiko pada orang dengan diabetes," sambungnya.

Baik diabetes tipe 1 dan 2 juga dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang lainnya, seperti penyakit ginjal, yang dapat menyebabkan kematian dini.

Masalah seperti kehilangan penglihatan, kerusakan saraf dan infeksi yang dapat menyebabkan amputasi dapat meningkatkan kemungkinan cedera dan kecelakaan, sambung Gabbay lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI