Derita Pengidap Obesitas: Berisiko Kena Jantung, Ginjal, dan Diabetes

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 07 Maret 2020 | 17:26 WIB
Derita Pengidap Obesitas: Berisiko Kena Jantung, Ginjal, dan Diabetes
Ilustrasi lelaki mengalami obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Derita Pengidap Obesitas: Berisiko Kena Jantung, Ginjal, dan Diabetes

Pengidap obesitas mungkin merasa baik-baik saja tanpa keluhan kesehatan. Namun menurut dokter, obesitas merupakan akar dari tiga penyakit kronis penyebab kematian yakni jantung, ginjal, dan diabetes.

"Obesitas itu merupakan satu faktor juga untuk hipertensi jantung juga diabetes. Semuanya itu sebetulnya saling berkaitan dengan ginjal juga. Kita tahu kalau hipertensi pembuluh darahnya akan kaku, juga menimbulkan gangguan fungsi ginjal sehingga semuanya ini meningkatkan risiko," ujar Konsultan Ginjal dan Hipertensi, Prof. Dr. dr. Suhardjono, Sp. PD KGH, KGer dalam acara diskusi Hari Ginjal Sedunia oleh Kalbe Farma, Tbk di St. Carolus, Salemba, Jakarta Pusat (7/3/2020).

Obesitas juga dianggap bisa meningkatkan risiko atau morbidity melahirkan penyakit lainnya, karena tubuh sulit bergerak sehingga metabolisme tubuh melambat. Padahal untuk tubuh sehat kita harus bergerak dan metabolisme bergerak.

"Katakan morbidity (obesitas) itu meningkatkan risiko kardiovaskular, kemudian kematian dan kecacatan," terangnya.

Balik lagi, jawaban dari permasalahan ini kata dokter yang berpraktik di RSCM itu adalah orang mau merubah perilaku agar hidup sehat, makan makanan seimbang, istirahat yang cukup. Kebiasaan buruk makan yanh berlebihan dikurangi.

"Jadi yang paling bagus memang perubahan perilaku gaya hidup, cobalah makan makanan yang baik olahraga teratur, kemudian juga tidur yang cukup dan lain-lain," paparnya.

Karena jika semua bergantung pada obat, nantinya penyakit akan timbul jika obat habis atau resisten.

baca juga
Prof. Dr. dr. Suhardjono, Sp. PD KGH, KGer pakar ginjal dan hipertensi. (Suara.com/Dini Afrianti)
Prof. Dr. dr. Suhardjono, Sp. PD KGH, KGer pakar ginjal dan hipertensi. (Suara.com/Dini Afrianti)

"Kita nggak ada suatu obat pun yang bisa mengatasi obesitas dengan baik, karena obat itu hanya sementara, bisa turun tapi nanti naik lagi," ungkapnya.

Catatan terakhir, untuk obesitas cobalah kendalikan pola hidup dan kebiasaan. Setelahnya jangan abaikan medical check up menjaga adanya kelainan pada tubuh yang tidak biasa.

"Jadi semua obesitas harus mendeteksi kelainan-kelainan organ yang ada, ginjal, jantung itu yang sering," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditolak Naik Roller Coaster, Wanita Ini Sukses Turunkan Berat Badan 100 Kg

Ditolak Naik Roller Coaster, Wanita Ini Sukses Turunkan Berat Badan 100 Kg

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2020 | 18:01 WIB

Bukan Cuma Gaya Hidup, Genetik juga Berperan pada Kondisi Obesitas

Bukan Cuma Gaya Hidup, Genetik juga Berperan pada Kondisi Obesitas

Health | Minggu, 01 Maret 2020 | 13:35 WIB

Kasus Diabetes di Indonesia Semakin Meningkat, Ini Dia Biang Keladinya

Kasus Diabetes di Indonesia Semakin Meningkat, Ini Dia Biang Keladinya

Health | Kamis, 27 Februari 2020 | 21:43 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×