Cuci Darah atau Tranplantasi? Kenali Ragam Pengobatan untuk Gagal Ginjal

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Kamis, 12 Maret 2020 | 14:45 WIB
Cuci Darah atau Tranplantasi? Kenali Ragam Pengobatan untuk Gagal Ginjal
Alat-alat yang digunakan saat cuci darah, termasuk mesin dialisis, tabung, dan selang. (Shutterstock)

Suara.com - Cuci Darah atau Tranplantasi? Kenali Ragam Pengobatan untuk Gagal Ginjal

Penyakit gagal ginjal membutuhkan penanganan yang tidak sembarangan. Fungsi utama ginjal sebagai penyaring tubuh membuat pasien gagal ginjal wajib ditangani secara serius.

Dikatakan dokter, pasien penyakit gagal ginjal punya tiga pilihan untuk mengobati sakitnya yakni, hemodialisis atau cuci darah, transplantasi ginjal, dan Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD).

Dokter spesialis penyakit dalam dr Aida Lydia, PhD., Sp.PD-KGH menjelaskan, penentuan cara pengobatan gagal ginjal itu ditetapkan berdasarkan indikasi medis, terutama fungsi jantung.

"Masing-masing (pengobatan) punya kelebihan dan kekurangan," kata Aida dalam acara peringatan Hari Ginjal Dunia di Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Menurut Aida, pengobatan terbaik dari tiga opsi itu sebenarnya transplantasi ginjal. Karena jika transplantasi berhasil, bisa menggantikan fungsi total ginjal dan seluruh tubuh.

"Tapi kelemahannya sulit mencari donor. Selama ini masih dari pendonor hidup. Pemerintah udah mulai insiasi untuk donor kadaver atau donor mayat," jelas Aida.

Sementara pengobatan hemodialisis paling umum dilakukan oleh penderita sakit ginjal. Pasien cukup datang ke fasilitas kesehatan 2 hingga 3 kali sesuai kebutuhan.

Ilustrasi transplantasi ginjal. (Shutterstock)
Ilustrasi transplantasi ginjal. (Shutterstock)

Aida mengatakan, kekurangan hemodialisis merupakan biayanya yang mahal dan harus dilakukan seumur hidup.

baca juga

"Pasien juga keluar uang transport, kehilangan waktu kerja dan bersama keluarga. Tapi ada juga yang menyukai hemodialisis," kata Aida.

Sedangkan CAPD merupakan salah satu terapi lewat perut sebagai pengganti ginjal yang dilakukan oleh pasien di rumah. Aida mengatakan terapi CAPD terbukti dapat menekan biaya pengobatan.

"Pasien bisa ke mana-mana dan melakukan sendiri tapi harus ganti cairan yang dialirkan ke perut. Diganti sehari tiga sampai empat kali sehari. Cocok untuk orang yang mobile. Kalau tidak disiplin mungkin bisa infeksi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal Ginjal dan Kaitannya dengan Risiko Terkena Virus Corona Covid-19

Gagal Ginjal dan Kaitannya dengan Risiko Terkena Virus Corona Covid-19

Health | Kamis, 12 Maret 2020 | 14:13 WIB

Penderita Sakit Ginjal di Indonesia Meningkat Dua Kali Lipat Sejak 2013

Penderita Sakit Ginjal di Indonesia Meningkat Dua Kali Lipat Sejak 2013

Health | Rabu, 11 Maret 2020 | 12:17 WIB

Awalnya Hanya Anyang-anyangan, Ary Krisnawati Ternyata Idap Gagal Ginjal

Awalnya Hanya Anyang-anyangan, Ary Krisnawati Ternyata Idap Gagal Ginjal

Health | Minggu, 08 Maret 2020 | 12:54 WIB

Terkini

Poret Pendidikan di Pinggiran Kuala Mesuji dalam Novel Anak-Anak Kuala

Poret Pendidikan di Pinggiran Kuala Mesuji dalam Novel Anak-Anak Kuala

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:00 WIB

Kecewa Diskusi Buku 'Memburu Muhammad' Dibatalkan, Feby: Lagi-lagi Mesti Mengalah karena Ancaman

Kecewa Diskusi Buku 'Memburu Muhammad' Dibatalkan, Feby: Lagi-lagi Mesti Mengalah karena Ancaman

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:59 WIB

John Herdman Bidik Trofi Perdana di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Cetak Sejarah

John Herdman Bidik Trofi Perdana di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Cetak Sejarah

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:59 WIB

Menteri PU Tiap Hari Pantau Stadion Sudiang: Bismillah Selesai..!

Menteri PU Tiap Hari Pantau Stadion Sudiang: Bismillah Selesai..!

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 16:55 WIB

Hamza Choudhury Sesumbar Bangladesh Tak Takut Timnas Indonesia: Insyaallah Kami Bisa Menang

Hamza Choudhury Sesumbar Bangladesh Tak Takut Timnas Indonesia: Insyaallah Kami Bisa Menang

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:55 WIB

Infrastruktur Berdampak Bagi Masyarakat, Brantas Abipraya Raih Prominent Awards 2026

Infrastruktur Berdampak Bagi Masyarakat, Brantas Abipraya Raih Prominent Awards 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 16:51 WIB

Intip Deretan Warna Baru Vespa LX 150 dan Koleksi Helm Resmi Piaggio Indonesia

Intip Deretan Warna Baru Vespa LX 150 dan Koleksi Helm Resmi Piaggio Indonesia

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 16:50 WIB

Ubek-ubek Kantor BPN Mojokerto, KPK Amankan Gepokan Amplop Berisi Uang Pemohon Tanah

Ubek-ubek Kantor BPN Mojokerto, KPK Amankan Gepokan Amplop Berisi Uang Pemohon Tanah

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 16:46 WIB

Jelang Timnas Indonesia vs Singapura Besok, Gavin Lee Tak Ciut Hadapi Tekanan Suporter Garuda

Jelang Timnas Indonesia vs Singapura Besok, Gavin Lee Tak Ciut Hadapi Tekanan Suporter Garuda

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:45 WIB

Menkeu, Gubernur BI hingga Danantara Kumpul di DPR, Dasco: Satukan Arah Kebijakan

Menkeu, Gubernur BI hingga Danantara Kumpul di DPR, Dasco: Satukan Arah Kebijakan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 16:42 WIB

×