Sebagian Anak Derita Penyakit Serius karena Corona Covid-19, Ini Alasannya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 19 Maret 2020 | 16:32 WIB
Sebagian Anak Derita Penyakit Serius karena Corona Covid-19, Ini Alasannya!
Ilustrasi anak-anak. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona Covid-19 bisa menyerang semua orang. Tetapi, beberapa orang termasuk dalam kategori paling rentan, seperti lansia, orang dengan penyakit bawaan dan terlalu muda.

Dalam hal ini, bayi, balita dan anak-anak sangat berisiko mengembangkan gejala terinfeksi virus corona Covid-19. Sebuah studi baru yang diterbitkan online dalam jurnal Pediatrics pun mengungkapkan hal demikian.

Meskipun persentasi kasus anak-anak dengan corona Covid-19 yang parah sangat kecil, yakni hanya ada 6 persen dari 2.143 kasus adalah anak di bawah 18 tahun. Tapi, mereka menderita penyakit serius dan mengalami masalah pernapasan parah akibat virus corona Covid-19.

Para peneliti dilansir dari Fox News, telah memeriksa kasus corona Covid-19 yang menyerang anak-anak di China, lalu melaporkannya ke Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China pada awal Febuari 2020.

Mereka membawa sampel dari sepertiga kasus positif virus corona Covid-19 untuk tes di laboratorium, seperti rontgen dada, tes darah dan mencari tahu asal mula anak terinfeksi virus corona Covid-19.

Ilustrasi anak-anak (shutterstock)
Ilustrasi anak-anak (shutterstock)

Sekitar setengah dari anak-anak mengalami gejala ringan, seperti demam, kelelahan, batuk, kemacetan dan mual atau diare. Lebih dari sepertiga anak, yakni sekitar 39 persen merasakan sangat kesakitan dan menunjukkan gejala tambahan seperti pneumonia atau masalah paru-paru tanpa sesak napas.

Lalu, sekitar 4 persen anak-anak tidak mengalami gejala virus corona Covid-19 sama sekali. Gejala corona Covid-19 paling para pada kelompok kecil yang terdiri dari 125 anak.

Sebanyak 13 anak dari kelompok itu berada dalam kondisi kritis dan berada di ambang kegagalan pernapasan atau organ. Lalu, anak-anak lain yang digolongkan mengalami gejala parah karena memiliki masalah pernapasan parah.

Meskipun penelitian ini menyimpulkan bahwa anak-anak umumnya menunjukkan gejala kurang parah daripada orang dewasa dan lebih tua. Anak-anak tetap termasuk dalam kategori orang yang paling berisiko tertular virus corona Covid-19.

Peneliti menduga mungkin reseptor di paru-paru yang mengikat virus corona Covid-19 jadi kurang berkembang pada anak-anak dibandingkan orang dewasa. Karena itulah anak-anak lebih rentan virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkait Corona Covid-19, Psikolog: Orangtua Cemas Anak Ikut Cemas

Terkait Corona Covid-19, Psikolog: Orangtua Cemas Anak Ikut Cemas

Health | Kamis, 19 Maret 2020 | 16:21 WIB

Pandemi Corona Masih Berjalan, Warga Disarankan Tunda Perjalanan Mudik

Pandemi Corona Masih Berjalan, Warga Disarankan Tunda Perjalanan Mudik

Health | Kamis, 19 Maret 2020 | 15:56 WIB

Virus Corona Bisa Hidup di Plastik, Mungkinkah Bisa Bertahan di Pakaian?

Virus Corona Bisa Hidup di Plastik, Mungkinkah Bisa Bertahan di Pakaian?

Health | Kamis, 19 Maret 2020 | 16:19 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB